ACEH, Iki Radio — Banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 130 sentimeter melanda dua gampong atau desa di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya Sungai Lae Soraya dan Krueng Trumon Raya yang merendam permukiman warga serta akses jalan utama.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, Mudatsir, menyampaikan bahwa total warga yang terdampak akibat bencana ini mencapai 674 jiwa.
"Hingga saat ini kami mencatat sebanyak 674 jiwa terdampak banjir yang melanda dua gampong di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan," ujar Mudatsir, dikutip Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Aceh Selatan, dua desa yang mengalami dampak paling parah meliputi:
Gampong Lhok Raya: Tercatat sebanyak 560 jiwa dari 159 keluarga terdampak.
Gampong Cot Bayu: Tercatat sebanyak 114 jiwa dari 38 keluarga terdampak.
Akibat luapan air tersebut, permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter. Sementara itu, genangan air di badan jalan terpantau lebih tinggi, yakni berkisar antara 70 hingga 130 sentimeter sehingga mengganggu mobilitas warga.
Sebagian warga memilih untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman demi menghindari risiko susulan. Mako Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Aceh menjadi salah satu titik posko pengungsian utama.
Sebanyak 124 jiwa dari 37 keluarga asal Gampong Lhok Raya kini ditampung di posko pengungsian Mako Kompi Brimob. Sementara sebanyak 37 jiwa dari 6 keluarga asal Gampong Cot Bayu memilih untuk mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat, lembaga pendidikan, dan sejumlah lokasi alternatif lainnya.
Hingga kini, tim BPBD Kabupaten Aceh Selatan masih terus berada di lapangan untuk melakukan asesmen lanjutan, memantau perkembangan debit air, serta memastikan penanganan darurat bagi seluruh masyarakat yang terdampak berjalan dengan lancar.








