MADIUN, Iki Radio – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Bulan Guru Nasional 2026. Panduan komprehensif ini mencakup pedoman kegiatan, identitas visual, hingga aturan ketat penggunaan logo Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November 2026.
Mengusung tema utama “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, panduan ini dirancang sebagai acuan resmi bagi pemerintah daerah, satuan pendidikan, unit pelaksana teknis (UPT), serta berbagai pemangku kepentingan dalam menyemarakkan rangkaian peringatan tahun ini.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, dalam pengantarnya mengajak seluruh elemen pendidikan untuk berpartisipasi secara aktif, kreatif, dan bermakna.
"Kami mengajak seluruh Lintas Unit Utama, UPT
Kemendikdasmen, dan Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan kegiatan dalam
rangka memperingati dan memeriahkan Rangkaian Bulan Guru Nasional 2026 secara
kreatif, bermakna, dan berkesan, serta mendorong dan melibatkan partisipasi
publik dalam memberikan apresiasi kepada guru," ujar Nunuk.
Filosofi Mendalam di Balik Logo HGN 2026
Logo resmi HGN 2026 tidak sekadar
berfungsi sebagai identitas visual semata, melainkan sarat akan makna
filosofis yang menggambarkan perjalanan panjang serta dedikasi dunia pendidikan:
Bentuk Hati Berwarna Emas: Melingkupi sosok guru, menyimbolkan kasih sayang, ketulusan, pengabdian, dan dedikasi tinggi dalam mendidik serta membimbing peserta didik, sekaligus merefleksikan visi Indonesia Emas 2045.
Sosok Guru yang Dominan: Menggambarkan peran pendidik sebagai pembimbing, fasilitator, sekaligus penggerak utama transformasi pendidikan.
Elemen Buku Terbuka: Menjadi lambang sumber ilmu pengetahuan yang menjadi landasan kokoh bagi guru dan murid untuk terus berkembang.
Tiga Sosok Murid Berwarna Warni: Merepresentasikan jenjang pendidikan dari dasar hingga menengah, dengan figur dinamis yang menggambarkan semangat belajar sepanjang hayat dan cita-cita generasi muda.
Angka 81 pada Elemen Lingkaran: Menandai tonggak sejarah 81 tahun perjalanan Hari Guru Nasional sejak berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945 hingga 25 November 2026.
Selain itu, pemilihan kombinasi warna seperti biru (kepercayaan dan profesionalisme), abu-abu (netralitas dan kedewasaan), serta merah muda (energi dan antusiasme belajar) dirancang untuk memperkuat pesan dan karakter visual secara keseluruhan.
Ketentuan Penggunaan Identitas Visual
Guna menjaga konsistensi dan kejelasan informasi, Kemendikdasmen menetapkan aturan ketat terkait tata letak dan publikasi logo:
- Integritas Logo: Dilarang mengubah warna, proporsi, maupun susunan elemen logo.
- Ruang Kosong (Quiet Zone): Wajib menyediakan ruang kosong di sekeliling logo minimal setara dengan tinggi huruf "H" pada kata HARI.
- Penempatan pada Media Lanskap: Logo HGN dapat ditempatkan di bagian kanan atas berdampingan dengan logo Kemendikdasmen di sebelah kiri, atau diletakkan di tengah bidang sebagai elemen utama (seperti pada bumper video).
- Tipografi: Menggunakan keluarga huruf Poppins untuk seluruh materi publikasi—Poppins Black/ExtraBold untuk judul, Poppins Bold untuk subjudul, dan Poppins Regular untuk teks isi.
Rangkaian Agenda Bulan Guru Nasional 2026
Peringatan Bulan Guru Nasional 2026 akan diisi dengan berbagai agenda utama yang berlangsung dari Oktober hingga Desember 2026. Beberapa di antaranya meliputi:
- Anugerah GTK dan Apresiasi GTK (Kategori Transformatif & Dedikatif)
- Kampanye “Bangga Menjadi Guru”
- Peluncuran Studio Guru
- Wisuda Akbar PKA S-1/D-IV
- Puncak Peringatan Hari Guru Nasional melalui upacara nasional pada 25 November 2026.
Melalui penerbitan panduan ini, Kemendikdasmen berharap perayaan Hari Guru Nasional 2026 tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan mampu memperkuat penghormatan terhadap profesi guru, memperluas praktik baik pendidikan, serta mendorong kolaborasi nyata demi mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa.
Download Panduan Bulan Guru Nasional 2026










