Kebakaran Hebat di Garasi Damri Bandung: 10 Bus Ludes, 13 Rumah Warga Ikut Terdampak

BANDUNG, Iki Radio — Kebakaran hebat melanda garasi bus Damri yang berlokasi di Jalan Kebon Kawung, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (8/11/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 10 unit bus serta merembet ke 13 rumah warga yang terletak tepat di sekitar area garasi.

Kapolsek Cicendo, AKP Darno, mengonfirmasi bahwa berdasarkan data sementara, terdapat 10 unit bus yang hangus terbakar. Bus-bus yang berada di area parkir dekat permukiman tersebut diketahui sudah dalam kondisi tidak beroperasi.

"Sampai saat ini yang bisa kami laporkan bahwa sudah ada 10 unit bus yang terbakar," ujar AKP Darno di lokasi kejadian, Minggu (8/11/2026).

Dampak kebakaran tidak hanya melahap area garasi, tetapi juga menjangkau bangunan rumah tinggal di pemukiman padat penduduk sekitarnya. "Kalau rumah warga yang terdampak, sesuai dengan keterangan dari Bu RT, itu ada 13 (rumah)," lanjutnya.

Hingga Minggu malam pukul 18.21 WIB, petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berjuang melakukan proses pendinginan di lokasi. Kepulan asap hitam tebal masih membumbung tinggi dari area garasi tempat bangkai bus terbakar.

Mengenai pemicu kebakaran, polisi menduga titik awal api berasal dari salah satu unit bus yang terparkir. Kendati demikian, kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti munculnya percikan api tersebut.

"Sementara dari bus, cuma sekali lagi nanti mohon waktu, nanti kita *update* untuk sumber apinya," jelas Darno.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini. Namun, satu warga dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan asap pekat dan langsung mendapatkan penanganan medis dari tim medis ambulans di lokasi.

Setelah proses pendinginan oleh Diskar PB Kota Bandung rampung sepenuhnya, pihak kepolisian akan memasang garis polisi di sekeliling lokasi kejadian. Tim INAFIS Polrestabes Bandung diturunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Dukung Iki Radio

Via Saweria
close
Pasang Iklan Disini