Duka Mendalam Porprov XVII Jateng: Atlet Selam Jepara Syabila Rizkia Meninggal Dunia Saat Berlaga

SEMARANG, Iki Radio — Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah diwarnai suasana duka mendalam. Atlet selam putri andalan Kontingen Kabupaten Jepara, Syabila Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia setelah mengalami musibah tenggelam saat berlaga di nomor selam laut 3.000 meter yang digelar di kawasan Awan Costa, Kota Semarang.

Merespons musibah tragis tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian atlet muda berprestasi yang merupakan kebanggaan masyarakat Jepara.

"Terkait dengan Adinda Syabila yang mengikuti kegiatan renang selam laut 3 kilometer, di mana terjadi musibah almarhumah meninggal dunia. Secara teknis, panitia yang tahu tentang peristiwa tersebut, tetapi pada prinsipnya kita doakan bersama semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Ahmad Luthfi, Senin, 26 Oktober 2026.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, peristiwa nahas ini bermula ketika korban tengah mengarungi putaran kedua perlombaan selam laut 3.000 meter.

Pada paruh perlombaan tersebut, tim pendamping sempat melihat Syabila melambaikan tangan. Petugas langsung mendekati korban menggunakan perahu karet untuk memeriksa keadaannya. Namun, saat itu korban memilih untuk tetap melanjutkan pertandingan.

Tak berselang lama, korban kembali melambaikan tangan untuk kedua kalinya. Tim pendamping dengan sigap kembali mendekati posisi korban, tetapi Syabila lagi-lagi memutuskan untuk melanjutkan renangnya menuju garis akhir.

Menjelang garis finis, tim penyelamat (rescue) yang berjaga di perairan kehilangan jejak keberadaan korban. Petugas gabungan bersama tim SAR langsung diterjunkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan darurat di lokasi.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam air dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kendati demikian, setibanya di rumah sakit, nyawa atlet muda tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Kepergian Syabila meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi kontingen, keluarga, serta seluruh masyarakat Kabupaten Jepara. Sebelum insiden memilukan ini terjadi, Syabila sempat tampil gemilang dan mengharumkan nama daerahnya dengan mempersembahkan dua medali emas bagi Kontingen Kabupaten Jepara dari nomor selam kolam 100 meter dan 200 meter bifins putri.

Menyikapi insiden ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta aspek keselamatan dan pengamanan dalam pelaksanaan cabang olahraga selam laut kedepannya.

 

close
Pasang Iklan Disini