Iki Radio - Di tengah kekhidmatan peringatan ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat menyisihkan waktu untuk berdoa bagi warga yang sedang menghadapi bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatra.
Ajakan tersebut disampaikan Prabowo saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). “Marilah kita mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” ujar Prabowo.
Ajakan doa yang disampaikan Prabowo dari Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan juga berlangsung di tengah proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Di tengah peringatan hari kemerdekaan, solidaritas terhadap warga terdampak bencana menjadi bagian dari semangat kebersamaan untuk memastikan mereka dapat kembali menjalani kehidupan dan bangkit dari dampak bencana.
Pesan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah menangani dampak bencana di sejumlah wilayah. Di NTT, sebanyak 4.925 paket sembako bantuan Presiden telah tiba untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Bantuan dikirim menggunakan pesawat Hercules dan tiba di dua wilayah, yakni Maumere, Kabupaten Sikka, serta Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (16/8/2026).
Pengiriman melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik ke sejumlah daerah yang membutuhkan penanganan.
Sebanyak 4.925 Paket Bantuan Disebar ke Tujuh Kabupaten NTT
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 1.725 paket tiba di Maumere. Sebanyak 1.000 paket langsung dialokasikan bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka, sedangkan 725 paket diperuntukkan bagi Kabupaten Ende.
Sementara itu, sebanyak 3.200 paket tiba di Labuan Bajo untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.
Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus 2026.
Pemanfaatan jalur udara dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang memerlukan dukungan logistik secara cepat dan terkoordinasi.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026).
Penyaluran bantuan menjadi bagian dari respons pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah kabupaten di NTT.
Selain NTT, perhatian pemerintah juga diarahkan pada pemulihan wilayah Sumatra yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir Desember 2025.








