Pengurus APMMJ Dikukuhkan, Bupati Madiun Dorong UMKM Naik Kelas

Iki Radio – Pengurus Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ) Kabupaten Madiun masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Rabu (17/6/2026). 

Pengukuhan dilakukan Ketua Umum APMMJ Pusat, Bakti Abriyanto.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum bagi pelaku UMKM di Kabupaten Madiun untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan daya saing produk mereka di pasar yang lebih luas.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar legitimasi organisasi, melainkan tanggung jawab strategis untuk membawa UMKM Kabupaten Madiun "naik kelas". 

Bupati Hari Wuryanto mendorong agar pelaku UMKM tidak hanya terpaku pada proses pengemasan saja, melainkan mengelola operasional dari hulu hingga hilir, mencakup produksi hingga distribusi produk.

"Harapannya, teman-teman anggota APMMJ tidak hanya mengemas saja, tapi mulai dari hulu sampai hilir dikerjakan. Mulai dari produksi, pengemasan, termasuk distribusi, semua dilakukan," ujar Bupati.

Selain peningkatan kualitas produksi, Bupati Madiun menekankan pentingnya adaptasi teknologi digital bagi pelaku usaha. Menurutnya, di era saat ini, digitalisasi pemasaran adalah suatu keharusan agar produk UMKM dapat menembus pasar yang tidak terbatas.

Pemerintah Kabupaten Madiun pun berkomitmen penuh memberikan dukungan, termasuk dalam hal legalitas usaha. 

Bupati menjelaskan bahwa segala kebutuhan perizinan seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), PIRT, hingga sertifikasi Halal dan BPOM telah difasilitasi melalui Mall Pelayanan Publik dan instansi terkait.

"Semua sudah ada di Mall Pelayanan Publik, mulai dari NIB, insyaallah kita fasilitasi. Yang masih kecil PIRT juga akan siap di Dinas Kesehatan. Kemudian, BPOM kita sudah ada, Loka POM di sini," jelas Bupati.

Bupati Madiun juga mengimbau seluruh pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, untuk memprioritaskan penggunaan produk lokal dalam setiap kegiatan. Langkah ini diambil sebagai strategi agar anggaran daerah tetap berputar dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

"Kita harus utamakan produk-produk dari Kabupaten Madiun. Bekerja sama dengan teman-teman Kabupaten Madiun supaya dana dengan keterbatasan fiskal ini, anggaran itu selalu terus berputar di Kabupaten Madiun," pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, pelatihan yang berkelanjutan, dan kemauan pengurus untuk terus berinovasi, Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis dapat mewujudkan ekosistem UMKM yang berkualitas, berdaya saing global, dan mampu menyejahterakan masyarakat.(ir)

close
Pasang Iklan Disini