Iki Radio - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun, melibatkan tim Komunikasi Bersahaja (KOBER) dalam pengawasan implementasi gerakan Selamat ASRI (Selasa Jum'at Aman Sehat Resik dan Indah), di seluruh tingkatan satuan pendidikan.
Kepala Dispendikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto menuturkan, gerakan Selamat ASRI di sekolah, sebagai bentuk implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2026, tentang Gerakan Selasa Jumat Bersih.
Gerakan Selamat ASRI ini diterapkan di semua satuan pendidikan, mulai dari PAUD sampai SMP. Kegiatan ini dinilai relevan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Madiun, "BERSAHAJA" yaitu Bersih, Sehat dan Sejahtera.
"Pelaksanaan gerakan "Selamat Asri" ini bukan sebuah hal baru, melainkan maksimalisasi program yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, disesuaikan dengan karakteristik masing masing sekolah.
"Kami membebaskan semua satuan pendidikan untuk mengekspresikan dan merealisasikan gerakan "Selamat Asri" sesuai dengan kebutuhan yang ada," lanjutnya.
Sedangkan guna memastikan program berjalan maksimal, Diapendikbud membentuk Tim KOBER (Komunikasi Bersahaja) untuk melakukan monitoring.
"Monitoring ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan kesuksesan dan efektivitas program," imbuhnya.
Gerakan Selamat ASRI yang digagas Pemkab Madiun ini, merupakan tindaklanjut program nasional Gerakan ASRI, yang dicanangkan presiden Prabowo.
Harapannya kembali meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap kebersihan dan pelestarian lingkungan.(ir)













