Menhub: Angkutan Lebaran 2026 Naik 10,87 Persen, Fatalitas Kecelakaan Turun 31,19 Persen

Iki Radio - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan capaian penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang menunjukkan peningkatan pergerakan penumpang sekaligus penurunan angka kecelakaan lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan dalam penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu yang digelar secara daring dan luring, Senin (30/3/2026).

Menhub menyebut, total penumpang angkutan umum selama periode Lebaran 2026 mencapai 23,54 juta orang atau meningkat 10,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan terjadi pada seluruh moda transportasi.

Secara rinci, angkutan jalan meningkat 11,64 persen, angkutan laut naik 9,86 persen, angkutan udara tumbuh 6,97 persen, kereta api meningkat 10,13 persen, dan angkutan penyeberangan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 15,36 persen.

Selain itu, pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 tercatat mencapai 143,92 juta orang, meningkat 2,53 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk mobilitas kendaraan, jumlah kendaraan keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 2,96 juta unit atau naik 4 persen. Distribusinya didominasi pergerakan ke arah timur (51,5 persen) menuju Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, disusul arah barat (26,5 persen) ke Banten dan Sumatera, serta arah selatan (22 persen) ke Bogor dan Sukabumi.

Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Jabodetabek tercatat sebanyak 2,70 juta unit atau turun tipis 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pergerakan didominasi dari arah timur sebesar 48 persen, diikuti barat 28,3 persen dan selatan 23,5 persen.

Menhub Dudy Purwagandhi juga menyampaikan kelancaran lalu lintas selama periode mudik dan arus balik. Kecepatan rata-rata kendaraan dari Jakarta menuju Semarang saat mudik mencapai 81,60 km per jam, sedangkan saat arus balik dari timur ke barat tercatat 81,36 km per jam.

Dari sisi ketepatan waktu layanan, moda transportasi menunjukkan kinerja yang bervariasi. Angkutan darat mencatat ketepatan waktu 74,93 persen, laut 96,99 persen, udara domestik 76,15 persen, kereta api antarkota 96,90 persen, kereta api perkotaan 98,90 persen, dan penyeberangan 94,74 persen.

Angka Kecelakaan Menurun

Dalam aspek keselamatan, data periode posko 13–29 Maret 2026 menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 3.517 kejadian atau turun 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan signifikan juga terjadi pada tingkat fatalitas korban meninggal dunia yang turun 31,19 persen, serta korban luka berat yang menurun 13,80 persen.

Menhub menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, hingga aparat penegak hukum. “Capaian ini patut kita syukuri, namun juga harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan agar pelayanan transportasi semakin aman, lancar, dan selamat,” ujar Dudy.

Pemerintah menilai kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

 

close
Pasang Iklan Disini