Iki Radio - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan capaian penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang menunjukkan peningkatan pergerakan penumpang sekaligus penurunan angka kecelakaan lalu lintas.
Hal tersebut disampaikan dalam penutupan Posko Pusat
Angkutan Lebaran Terpadu yang digelar secara daring dan luring, Senin
(30/3/2026).
Menhub menyebut, total penumpang angkutan umum selama
periode Lebaran 2026 mencapai 23,54 juta orang atau meningkat 10,87 persen
dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan terjadi pada seluruh moda transportasi.
Secara rinci, angkutan jalan meningkat 11,64 persen,
angkutan laut naik 9,86 persen, angkutan udara tumbuh 6,97 persen, kereta api
meningkat 10,13 persen, dan angkutan penyeberangan mencatat kenaikan tertinggi
sebesar 15,36 persen.
Selain itu, pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026
tercatat mencapai 143,92 juta orang, meningkat 2,53 persen dari tahun
sebelumnya.
Untuk mobilitas kendaraan, jumlah kendaraan keluar dari
wilayah Jabodetabek mencapai 2,96 juta unit atau naik 4 persen. Distribusinya
didominasi pergerakan ke arah timur (51,5 persen) menuju Jawa Tengah, DI
Yogyakarta, dan Jawa Timur, disusul arah barat (26,5 persen) ke Banten dan
Sumatera, serta arah selatan (22 persen) ke Bogor dan Sukabumi.
Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Jabodetabek tercatat
sebanyak 2,70 juta unit atau turun tipis 0,4 persen dibandingkan tahun
sebelumnya. Pergerakan didominasi dari arah timur sebesar 48 persen, diikuti
barat 28,3 persen dan selatan 23,5 persen.
Menhub Dudy Purwagandhi juga menyampaikan kelancaran lalu
lintas selama periode mudik dan arus balik. Kecepatan rata-rata kendaraan dari
Jakarta menuju Semarang saat mudik mencapai 81,60 km per jam, sedangkan saat
arus balik dari timur ke barat tercatat 81,36 km per jam.
Dari sisi ketepatan waktu layanan, moda transportasi
menunjukkan kinerja yang bervariasi. Angkutan darat mencatat ketepatan waktu
74,93 persen, laut 96,99 persen, udara domestik 76,15 persen, kereta api
antarkota 96,90 persen, kereta api perkotaan 98,90 persen, dan penyeberangan
94,74 persen.
Angka Kecelakaan Menurun
Dalam aspek keselamatan, data periode posko 13–29 Maret
2026 menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 3.517 kejadian atau
turun 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan signifikan juga terjadi pada tingkat fatalitas
korban meninggal dunia yang turun 31,19 persen, serta korban luka berat yang
menurun 13,80 persen.
Menhub menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja
bersama lintas sektor, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah,
operator transportasi, hingga aparat penegak hukum. “Capaian ini patut kita
syukuri, namun juga harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan agar
pelayanan transportasi semakin aman, lancar, dan selamat,” ujar Dudy.
Pemerintah menilai kolaborasi antar pemangku kepentingan
menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama
periode mudik dan arus balik Lebaran.












