Bobol Toko Kelontong, 4 Pelajar Madiun Curi Uang dan Barang Dagangan Senilai Rp 35 Juta

Iki Radio - Empat pelajar di Kabupaten Madiun, terpaksa diamankan petugas kepolisian Polsek Wonoasri Polres Madiun, setelah kedapatan mencuri di sebuah toko kelontong milik Sulastri (70), warga Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri. Aksi pembobolan toko itu dilakukan pada Sabtu (28/3/2026) dini hari. 

Aksi pelaku pencurian terekam kamera cctv

Ke empat pelajar itu masing-masing berinisial AYA, DVR, FAA, dan ALW, berasal dari wilayah Mejayan, Wonoasri, dan Balerejo.

Peristiwan pencurian ini diketahui saat korban akan membuka tokonya pada pagi hari, dan dikejutkan dengan adanya sejumlah barang di dalam toko yang hilang, serta sejumlah uang tunai yang disimpan dalam laci juga diambil pelaku.

Mengetahui ada yang tidak beres pada tokonya, korban lantas meminta tolong pada anaknya untuk mengecek rekaman cctv. Dan diketahui, ada beberapa orang yang masuk kedalam toko dan mengambil sejumlah barang.

Dengan berbekal rekaman cctv tersebut, korban melaporkan peristiwa pencurian itu ke petugas Kepolisisan Sektor Wonoasri.

“Jadi minggu malam sekitar jam 8, saya lapor ke polisi,” kata korban.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat orang pelaku. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya sejumlah slop rokok berbagai merek, dua unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp1,595 juta.

“Para pelaku masuk dengan mencongkel kaca pintu samping, kemudian mengambil barang dagangan dan uang tunai. Setelah itu mereka keluar melalui pintu depan,” kata Kapolsek Wonoasri, AKP Eka Supriyadi, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (30/3/2026).

Untuk proses selanjutnya, kasus pencurian ini kemudian dilimpahkan ke Polres Madiun.

“Penanganan kasus ini kami limpahkan ke Polres Madiun untuk pendalaman dan proses hukum lanjutan,” lanjutnya.

Akibat aksi pencurian ini, korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp35 juta.(sw/IR)

close
Pasang Iklan Disini