Iki Terbaru/Paling Greeess

Indonesia Siap Hadapi El Nino dengan Stok Pangan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Iki Radio - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan Indonesia dalam kondisi siap menghadapi potensi dampak El Nino, dengan dukungan stok pangan yang mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.

Mentan Andi Amran Sulaiman saat meninjau Gudang Beras Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Kementan)

Mentan Amran mengakui bahwa dampak cuaca ekstrem panas mulai dirasakan dan berpotensi memengaruhi produksi pertanian. Namun, pemerintah telah memiliki pengalaman dalam menghadapi kondisi serupa pada tahun-tahun sebelumnya.  

“Itu El Nino Godzilla kan katanya kering 6 bulan. Tapi, sepertinya masih lebih tinggi dulu El Nino yang dulu, 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman tahun 2015, 2023, 2024,” kata Mentan Amran usai meninjau gudang Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026).

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional saat ini berada dalam posisi sangat kuat. Stok beras pemerintah yang tersimpan mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, menyentuh angka 4,5 juta ton di awal April 2026.  

“Sekarang stok kita tertinggi selama merdeka. 4,5 juta. Insya Allah 10 hari, 20 hari ke depan itu 5 juta,” tegasnya.

Selain stok di gudang pemerintah, Mentan Amran juga mengungkapkan ketersediaan pangan yang tersebar di sektor lain serta potensi produksi yang sedang berjalan.  

“Yang kedua adalah yang ada di Horeka (hotel, restauran, kafe/katering) sesuai data kita yang kelola itu 12,5 juta ton. Kemudian standing crop kita yang ditanam sekarang siap panen, itu 11 juta ton. Berarti sudah 23 juta ton,” jelasnya.

Dengan total ketersediaan tersebut, ia memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka waktu yang panjang, bahkan melampaui periode puncak kekeringan.  

“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman. Sedangkan kekeringan 6 bulan. Berarti aman kan?” ujar Mentan.

Mentan Amran juga menekankan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk memperkuat sistem produksi, mulai dari peningkatan pompanisasi hingga optimalisasi lahan rawa.  

“Aku tambah pompanisasi. Ya, mudah-mudahan 40 ribu. Jadi, semakin kuat. Jadi, enggak usah khawatir El Nino karena pertahanan kita kuat. Karena kita sudah ada pompanisasi, sudah ada irigasi, kemudian oplah tanah rawa yang kita tanami dulu, kita perbaiki irigasinya, tanam 1 kali, jadi 2 kali, 3 kali,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, karena pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi yang terukur.  

“Jadi, sudah aman. Pangan aman,” tegasnya.

Di sisi lain, Mentan Amran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk petani, aparat, dan media.  

“Petani Indonesia, pahlawan pangan Republik ini, kepada TNI, Polri, Kejaksaan, seluruh yang membantu masyarakat tani sehingga beras kita melimpah. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh media,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Mentan Amran menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi potensi krisis global.  “Beras kita melimpah. Kita syukuri ya, inilah buah gagasan besar Bapak Presiden. Beliau membuat gagasan besar, kita kolaborasi di bawah, bekerja bersama-sama, sehingga hasilnya hari ini kita nikmati, di saat geopolitik memanas, Alhamdulillah kita tenang-tenang saja, harga pangan baik, bahkan kita syukur dan melimpah,” pungkasnya.

 

Presiden Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit Penjaga Perdamaian yang Gugur di Lebanon

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Prosesi penghormatan dilaksanakan di tempat persemayaman di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Sabtu (4/4/2026).

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di tempat persemayaman di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Sabtu, 4 April 2026.

Dengan penuh rasa hormat, Presiden memberikan penghormatan kepada tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia, yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon. Prosesi penghormatan oleh Presiden berlangsung khidmat dengan diiringi doa bagi para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Presiden Prabowo turut menghampiri keluarga yang ditinggalkan satu per satu untuk berinteraksi dan menguatkan mereka. Kepada para keluarga, Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa, serta penghormatan atas pengabdian para personel TNI yang gugur tersebut.

Penghormatan terakhir pun diberikan Kepala Negara kepada ketiga jenazah sebelum pengusungan jenazah menuju tempat dilaksanakannya upacara persemayaman. Upacara tersebut rencananya akan dilaksanakan sebelum ketiga jenazah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.

Ketiga jenazah personel pasukan perdamaian Indonesia yang gugur tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB. 

Sebelumnya, pada Kamis (2/4/2026), telah dilaksanakan upacara pelepasan dan penghormatan kepada ketiga personel tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon yang dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL.

Turut hadir dalam prosesi penghormatan tersebut yakni Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.

Di tengah suasana penuh penghormatan, bangsa ini kembali diingatkan bahwa perdamaian dunia tidak datang tanpa pengorbanan. Tiga prajurit TNI tersebut telah menunaikan tugas mulia tertinggi seorang tentara, berjuang hingga titik terakhir demi kemanusiaan.

Mereka gugur, namun jasa dan semangatnya akan terus hidup di setiap langkah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. 

 

Pengurus Baru Dilantik, PDGI Madiun Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Daerah

Iki Radio - Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun, masa bakti 2025 – 2030 resmi dilantik. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Sabtu (4/4/2026).

Pelantikan Pengurus Baru PDGI Cabang Madiun, masa bakti 2025 - 2030 di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Sabtu (4/4/2026)

PDGI Madiun yang meliputi wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan, menyatakan siap untuk mengabdi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

“PDGI Madiun akan senantiasa bersinergi dengan pemerintah, terutama Pemkab Kabupaten Madiun, Kota Madiun, juga Pemkab Magetan,” ujar Ketua PDGI Madiun, masa bakti 2025 – 2030, drg. M. Danang Subeqi usai pelantikan.

Dikatakan, program-program yang akan dilakukan pasti akan disinergikan dengan program yang sudah dilakukan di pemerintah, dengan inovasi-inovasi dari kedokteran gigi yang terbaru.

Saat ini, PDGI Madiun memiliki 196 anggota yang tersebar di Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Magetan. Peningkatan mutu layanan dan pelatihan-pelatihan akan terus dilakukan.

‘Kita mempunyai majelis-majelis etik yang di mana itu mengawasi etika tentang pelayanan dan juga kinerja dari teman-teman sejawat,” tambahnya.

Ketua pengurus wilayah PDGI Jawa Timur, drg. Farid Amirudin menekankan, pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat utamanya masalah kesehatan gigi dan mulut.

“Semoga sinergi yang terjalin dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat di wilayah Madiun dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto, berharap agar keberadaan PDGI di Madiun ini dapat selaras dengan program pemerintah, utamanya masalah kesehatan gigi dan mulut.

“Kesehatan gigi dan mulut ini juga penting dalam proses menyehatkan masyarakat kita. Awal dari pencernaan itu diawali dari gigi. Ya, jadi kami berharap kegiatan-kegiatan preventif tadi yang sudah kami sampaikan betul-betul dilaksanakan oleh pengurus yang baru ini kepada masyarakat,” kata Bupati Hari Wuryanto.

Berbagai fasilitas dan sarana kesehatan yang ada di Kabupaten Madiun, diharapkan dapat menjadi sarana bagi PDGI dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kita ada Puskesmas, ada rumah sakit, ada Posyandu, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh pengurus PDGI Kabupaten Madiun ini. Sehingga ke depan ya kesehatan masyarakat ini bisa terjaga,” tambahnya.

Bupati Hari Wuryanto menilai sosialisasi kepada masyarakat bagaimana supaya cara menggosok gigi, merawat gigi, dan bagaimana makanan-makanan yang seharusnya dimakan perlu ada sosialisasi.

“Kadang-kadang anak-anak kan saat ini tidak peduli. Ya ini yang kita harapkan tindakan-tindakan preventif yang dilaksanakan tadi, sosialisasi harus dilakukan oleh teman-teman PDGI melalui Puskesmas, melalui Rembuk Desa yang dilaksanakan termasuk di Posyandu, karena sekarang ada Posyandu Interaktif seluruhnya bisa disampaikan,” imbuhnya.

Acara pelantikan pengurus baru PDGI Madiun ini, juga dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal, yang dihadiri seluruh anggota dan dokter gigi senior dari wilayah Madiun dan sekitarnya.(sw/IR)

 

Pengurus Wilayah PDGI Jawa Timur

 


Mengucapkan Selamat & Suksee Pelantikan Pengurus Baru PDGI Cabang Madiun, masa bakti 2025 - 2030

Stok Beras Nasional Cetak Rekor 4,4 Juta Ton, Dirut Bulog Sidak Harga di Pasar Wonokromo

Iki Radio - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Wonokromo, Sabtu (4/4/2026) pagi. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Ahmad Rizal didampingi Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, serta melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengelola pasar, TNI dari Kodam V/Brawijaya, hingga dinas terkait seperti koperasi, UMKM, dan pertanian.

“Monitoring ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar tidak terjadi kenaikan harga pangan. Kami ingin memastikan langsung di lapangan bahwa kondisi tetap stabil,” ujar Ahmad Rizal di sela kegiatan.

Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas utama terpantau stabil, bahkan beberapa mengalami penurunan harga. Beras program SPHP masih berada pada harga terkendali. Minyak goreng merek Minyak Kita dijual sekitar Rp15.700 per liter, sementara harga telur ayam turun menjadi Rp29.000 per kilogram.

Harga ayam ras juga mengalami penurunan dari kisaran Rp34.000 menjadi sekitar Rp31.000 per kilogram. Namun demikian, terdapat kenaikan pada komoditas daging sapi.

Menanggapi hal tersebut, Bulog akan melakukan penelusuran lebih lanjut hingga ke Rumah Potong Hewan (RPH) guna mengidentifikasi penyebab kenaikan harga.

“Kami akan cek langsung ke RPH untuk mengetahui kendala yang terjadi, sehingga bisa segera diantisipasi,” jelasnya.


Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

Lebih lanjut, Ahmad Rizal menegaskan bahwa kondisi stok pangan nasional dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan, stok beras Bulog saat ini mencapai 4,4 juta ton—angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Ini capaian yang membanggakan. Tahun lalu saat swasembada pangan, stok tertinggi berada di angka 4,2 juta ton. Sekarang sudah melampaui, dan kami prediksi bisa mencapai 5 juta ton pada akhir April atau awal Mei,” ungkapnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Bulog juga tengah menjalankan penugasan penyaluran bantuan pangan kepada sekitar 3,3 juta penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per keluarga.

Terkait distribusi minyak goreng, Ahmad Rizal mengakui adanya keterbatasan pasokan Minyak Kita akibat alokasi Domestic Market Obligation (DMO) yang terbagi ke seluruh provinsi. Untuk itu, Bulog telah mengajukan penambahan kuota guna memperkuat distribusi di daerah.

Dalam kesempatan yang sama, tim juga melakukan pengujian sampel bahan pangan guna memastikan keamanan konsumsi. Hasil sementara menunjukkan komoditas seperti tomat, cabai rawit, sawi, dan wortel negatif dari kandungan pestisida berbahaya maupun formalin. Pengujian terhadap daging dan ayam masih berlangsung.

“Selain harga, kami juga memastikan kualitas pangan aman dikonsumsi. Dari hasil uji sampel, sejauh ini seluruhnya negatif dari zat berbahaya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan stok, serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Dari Ombak hingga Rimba, Perjuangan Memadamkan Karhutla

Iki Radio - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, terus berlangsung di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan.

Tim Manggala Agni yang diterjunkan harus menempuh perjalanan panjang untuk mencapai lokasi kebakaran. Akses menuju titik api tidak mudah, mulai dari perjalanan laut, menyusuri sungai, hingga melintasi jalur darat dengan kendaraan roda dua menuju area terdampak.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan mobilisasi personel dan peralatan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.

“Pemerintah dusun dengan tangan terbuka meminjamkan satu pondok untuk kami menginap,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Selama beberapa hari terakhir, tim tetap bertahan di lokasi untuk memastikan api tidak meluas, khususnya ke kawasan permukiman warga.

Kondisi di lapangan cukup menantang, terutama akibat angin kencang yang berubah arah serta keterbatasan sumber air. Untuk mengatasi hal tersebut, petugas menggunakan kombinasi peralatan, mulai dari pompa air hingga pompa punggung.

Selain pemadaman darat, upaya penanganan juga didukung melalui operasi udara berupa water bombing untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Berdasarkan pemantauan, luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare.

Pemerintah Provinsi Riau juga terus mengintensifkan penanganan karhutla dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana, TNI, Polri, serta Manggala Agni.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan karhutla.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang terus berjibaku di lapangan, termasuk saat libur Lebaran, untuk memastikan api tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat dukungan, termasuk penambahan armada water bombing dan pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah meluasnya dampak asap di wilayah Riau.

Temui Menteri LH, Wali Kota Banjarbaru Pelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu

Iki Radio - Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan keseriusannya dalam membenahi tata kelola lingkungan dengan langkah strategis langsung ke tingkat nasional. 

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama rombongan lurah dan camat se-Kota Banjarbaru bertandang ke kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumat (3/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pertemuan langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, guna memperkuat kinerja pengelolaan sampah sekaligus mendorong lahirnya inovasi pengolahan sampah berbasis pemilahan dari sumbernya.

Lisa datang tidak sendiri. Ia sengaja membawa para lurah dan camat sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, serta rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup agar dapat memahami langsung arah kebijakan nasional serta praktik terbaik pengelolaan sampah yang dapat diterapkan hingga ke tingkat kelurahan.

Pada hari pertama kunjungan, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Lingkungan Hidup RI. Setelah itu, rombongan akan dijadwalkan melakukan studi tiru pengelolaan sampah dengan melihat secara langsung implementasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang telah berjalan baik di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Banjarbaru menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting bagi Banjarbaru untuk memperoleh arahan, saran, serta bimbingan langsung dari pemerintah pusat guna mempercepat perbaikan sistem pengelolaan sampah di daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan berbagai analisis untuk mempercepat langkah-langkah perbaikan sebagai tindak lanjut dari surat Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penilaian kinerja pengelolaan sampah.

“Kota Banjarbaru akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah, baik dari aspek pengurangan, pemilahan, pengangkutan hingga pengolahan akhir,” ujarnya.

Menurutnya, hasil pembelajaran dari studi tiru di Kelurahan Rorotan nantinya akan diadopsi dan diterapkan secara bertahap di Kota Banjarbaru, dimulai dari tingkat kelurahan hingga menjadi gerakan kota secara menyeluruh.

“Salah satu target dalam pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru yaitu terwujudnya pemilahan sampah rumah tangga dari sumbernya dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperbaiki tata kelola lingkungan.

Menurutnya, sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan tersebut.

“Kota Banjarbaru tentunya sudah banyak menyandang predikat yang patut dibanggakan. Banjarbaru yang didesain dengan apik sejak zaman penjajahan memiliki karakteristik tata kota yang relatif tertata,”imbuhnya.

Ia menilai Banjarbaru memiliki potensi besar menjadi barometer pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan.

“Mungkin Banjarbaru termasuk kota yang paling baik di Kalimantan. Dengan demografi yang lebih tertata dibandingkan kota lain, mestinya Banjarbaru bisa menjadi barometer penanganan pola lingkungan hidup di Kalimantan Selatan,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kota Banjarbaru memperoleh nilai kinerja pengelolaan sampah sebesar 48,56 dengan rincian sebagai berikut:

Anggaran dan kebijakan: 12,33 dari bobot maksimal 20 (61 persen)

SDM dan fasilitasi: 15,94 dari bobot maksimal 30 (54 persen)

Capaian kinerja pengelolaan sampah: 20,28 dari bobot maksimal 50 (41 persen)

Sementara itu, capaian pengelolaan sampah secara keseluruhan baru mencapai 10,97 persen, masih berada di bawah ambang 25 persen, sehingga Kota Banjarbaru masuk dalam kategori kota dalam pembinaan.

Menyikapi hasil tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk segera melakukan berbagai analisis dan langkah percepatan perbaikan sebagai tindak lanjut dari evaluasi yang diberikan pemerintah pusat.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Pemko Banjarbaru optimistis transformasi sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber dapat segera terwujud, sekaligus menjadikan Banjarbaru sebagai kota yang bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing lingkungan di masa depan.

Kian jadi Favorit, Penumpang Pesawat Bandara Banyuwangi Meningkat

Iki Radio - Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan wisata. Ini terlihat dari aktivitas penerbangan udara di Bandara Internasional Banyuwangi. Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Banyuwangi meningkat.

Salah satunya selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Periode angkutan libur Lebaran berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

“Tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Holik, Jumat (3/4/2026).

Selain jumlah penumpang, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama masa angkutan Lebaran.

Bandara Banyuwangi mencatat total 95 pergerakan penerbangan selama periode tersebut. Angka ini naik sekitar 44 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 66 penerbangan.

Volume kargo juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo yang ditangani mencapai 4,3 ton.

“Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton,” ujar Holik.

Menurut Holik, peningkatan lalu lintas penerbangan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus membaik, sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” imbuhnya.

Selama periode angkutan Lebaran, bandara juga mencatat waktu puncak pergerakan penumpang.

Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut terdapat lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dengan total kargo mencapai 1,023 ton.

Sementara puncak arus balik berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026. Saat itu tercatat tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dengan volume kargo sekitar 580 kilogram.

Holik menyebut kelancaran operasional bandara selama periode Lebaran tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, hingga petugas ground handling dan komunitas bandara.

“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” kata Holik.

“Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman, dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud,” tambahnya.

Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa transportasi udara. (*)

close
Pasang Iklan Disini