Iki Terbaru/Paling Greeess

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia dan Jerman Perkuat Kemitraan

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin penuh ketidakpastian.

“Ini kehormatan besar bagi kami,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Jerman yang terus berkembang serta menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun mendatang.

Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan. Ia juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk harapan agar proses penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dapat segera mencapai kesepakatan substantif.

“Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” katanya.

Di bidang ekonomi, Indonesia juga mengundang Jerman untuk memperluas investasi pada sektor-sektor strategis, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, industri semikonduktor, rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, serta pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah menyambut baik berbagai program kerja sama yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk program Partnering in Business with Germany. Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun ini.

Dalam sektor ketenagakerjaan, Prabowo mengapresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Pemerintah Indonesia juga berharap peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman dapat diperluas, termasuk pada sektor teknologi tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo dan Presiden Steinmeier juga menyepakati pentingnya penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur diplomasi dan perundingan guna menjaga perdamaian serta stabilitas global.

Prabowo menilai Jerman memiliki peran strategis yang semakin penting dalam tatanan global dan Eropa. Karena itu, Indonesia berharap kemitraan dengan Jerman dan Uni Eropa terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan dunia di masa depan.

“Kami membutuhkan kemitraan yang baik dengan Jerman dan dengan Eropa. Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting,” pungkasnya.

Sambut 1 Suro 1448 H, Bupati Madiun Ajak Masyarakat dan Pesilat Jaga Kondusivitas Wilayah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan 1 Suro atau bulan Muharram 1448 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Apel Aman Suro pada Senin (15/6/2026). 

Apel siaga tersebut digelar sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dari berbagai elemen budaya dan perguruan pencak silat yang menjadi tradisi tahunan di wilayah Madiun.

Menurut Bupati Hari Wuryanto, menciptakan situasi yang aman dan kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan butuh sinergi dari seluruh warga.

“Jadi, tadi sudah ada Apel Aman Suro ya. Kami berharap pada seluruh masyarakat, keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan tanggung jawab Pak Polisi sama Pak TNI saja, tapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Hari Wuryanto, Senin (15/6/2026).

Ia optimistis bahwa modal sosial berupa semangat kebersamaan dan kerukunan yang selama ini terjalin erat di Kabupaten Madiun akan mampu menangkal segala potensi gangguan keamanan selama perayaan tahun baru Islam tersebut.

Lebih lanjut, Bupati berharap momentum bulan Suro kali ini bisa mengubah wajah perayaan yang selama ini kerap diwarnai kekhawatiran. Pemerintah daerah ingin memutar roda ekonomi masyarakat melalui pelibatan sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Kami berharap tahun baru ini kita sambut dengan riang gembira, meningkatkan UMKM yang ada. Jadi tidak hanya itu, stigma yang dulu (negatif) akan kita hilangkan,” tegasnya.

Sebagai daerah yang memegang predikat Kampung Pesilat Indonesia, Kabupaten Madiun setiap tahunnya memang menjadi magnet bagi ribuan pesilat dari berbagai penjuru. Menanggapi potensi pergerakan massa yang besar ini, Bupati meminta komitmen kuat dari seluruh anggota perguruan pencak silat.

“Karena potensi Kabupaten Madiun selaku Kampung Pesilat Indonesia, kami berharap teman-teman para pesilat bisa menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Madiun,” tuturnya.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama jajaran TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan di lapangan.(ir)

Hijrah Tak Hanya Soal Ibadah, Wabup Balangan Dorong Perubahan Gaya Hidup

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/6/2026).


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah sebagai upaya memperbaiki diri, termasuk dalam mengelola keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kita memaknai semangat hijrah sebagai perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi global, Akhmad Fauzi mengajak masyarakat menerapkan konsep "hijrah finansial" dengan lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Ia mendorong warga untuk mengurangi belanja daring yang tidak diperlukan dan lebih mengutamakan produk UMKM maupun pedagang lokal.

"Mari kuatkan ekonomi di banua dengan saling menghidupi lewat belanja di UMKM dan pedagang lokal Balangan. Insyaallah, dengan saling menghidupi, rezeki kita akan terus berputar," ajaknya.

Kegiatan menyambut Tahun Baru Islam tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, istigfar, selawat, zikir, serta tausiah yang disampaikan Syekh Abdus Shabour Al Kayyaali Ar Rifa'ie dari Istanbul, Turki.

Dalam tausiahnya, Syekh Abdus Shabour mengingatkan bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak perkembangan peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah tidak hanya menyelamatkan dakwah Islam, tetapi juga menjadi awal terbentuknya masyarakat Islam yang kuat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan pusat peradaban melalui pembangunan Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan musyawarah umat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Semangat Gotong Royong Sambut HUT ke-242

Iki Radio - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar di tingkat kecamatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Rangkaian kegiatan tersebut dinilai mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Agung, keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Pekanbaru yang lebih maju dan harmonis.

"Melalui kegiatan yang dilaksanakan di setiap kecamatan, saya melihat tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan," kata dia usai menghadiri kegiatan Masak Besar Kecamatan Sukajadi, Minggu (14/6/2026).

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah program yang dilaksanakan Kecamatan Sukajadi. Selain mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur.

Dalam kegiatan itu, masyarakat bergotong royong memasak bersama sebagai simbol kebersamaan. Hidangan yang disiapkan kemudian dinikmati bersama dan dibagikan kepada anak yatim serta kaum duafa.

"Seluruh warga Sukajadi berkumpul untuk memasak bersama, menikmati kebersamaan, dan berbagi kepada sekitar 200 anak yatim serta kaum duafa. Ini merupakan bentuk rasa syukur yang patut diapresiasi," ujar Agung.

Atas inisiatif tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Kecamatan Sukajadi yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Agung menilai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan memiliki nilai positif karena mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.

"Semua kegiatan di kecamatan menarik. Yang paling penting adalah nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yakni meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan," kata dia.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

BPBD Lumajang Minta Warga Tetap Waspada, Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga

Iki Radio - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan kesiapsiagaan dan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Level III (Siaga).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan dampak terhadap masyarakat maupun permukiman akibat aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru yang sempat disertai awan panas guguran (APG) pada Sabtu malam (13/6/2026) menjadi pengingat pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana secara terukur dan tidak berlebihan.

“Kesadaran masyarakat untuk mengikuti rekomendasi yang telah ditetapkan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko bencana. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan informasi resmi,” ujar Isnugroho di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan 14 Juni 2026 pukul 12.00–18.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru masih terekam melalui sejumlah kegempaan vulkanik. Status gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu tetap berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi yang tidak berubah.

Isnugroho menjelaskan setiap informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru selalu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta berbagai unsur terkait guna memastikan kondisi lapangan dapat dipantau secara berkelanjutan.

Selain melakukan pemantauan, BPBD juga terus memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, literasi kebencanaan menjadi salah satu modal penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Pemahaman mengenai potensi risiko, jalur evakuasi, dan langkah mitigasi akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Saat ini masyarakat diimbau tetap mematuhi rekomendasi PVMBG, antara lain tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sesuai radius yang telah ditetapkan, tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar pada aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Isnugroho menegaskan masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga dengan mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan.

Melalui penguatan kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap rekomendasi kebencanaan, serta pemanfaatan informasi resmi sebagai rujukan utama, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko sekaligus memperkuat budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang.

Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Hampir Rampung, Progres Sudah 75 Persen

Iki Radio - Pemerintah pusat telah membangun Sekolah Rakyat di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 75 persen. 

Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Banyuwangi ini berada di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Saat ini sekolah rakyat di Banyuwangi sementara menempati dua lokasi, yakni di Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin, dan di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar.  

"Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak," ujar kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Sekolah tersebut berdiri di atas lahan 7 hektar milik Pemkab Banyuwangi dan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional. Kawasan pendidikan tersebut mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD, SMP, SMA masing-masing dua lantai, asrama putra-putri tiap jenjang, serta rusun guru. Kemudian ada gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur. Lengkap dengan kantin SD, kantin SMP, kantin SMA, dan guest house.

Selain itu, tersedia lapangan lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, TPS, Green House, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi limbah dapur, parkir mobil, parkir motor, gerbang dan signage.

"Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak," ujar Ipuk.

Manajemen Konstruksi proyek, Johansyah, mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni mendatang.

Menurutnya, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar, terdiri atas 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan 9 rombel SMA.

"Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai," kata Johan. (*)

Kementerian PU Tuntaskan 51,56 Km Jalur Pansela di Tulungagung

Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) berhasil menyelesaikan seluruh ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sepanjang 51,56 kilometer (km).

Salah satu ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Foto: Humas Kemen PU)


Pekerjaan pamungkas pada ruas Brumbun–Sine Lot 1A sepanjang 9,53 km dan Lot 1B sepanjang 3,88 km rampung pada akhir Mei 2026, setelah sebelumnya sempat menghadapi tantangan teknis berupa penanganan longsor di beberapa titik.

Dengan selesainya ruas Brumbun–Sine, Tulungagung kini menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur yang seluruh jalur Pansela-nya telah tersambung penuh setelah Kabupaten Pacitan. Ruas ini membentang dan terhubung dari perbatasan Kabupaten Trenggalek di sisi barat hingga Kabupaten Blitar di sisi timur.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan Pansela merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Pulau Jawa.

"Pansela diharapkan menjadi jalur alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa. Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir," ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Terhubungnya Pansela di koridor Tulungagung secara langsung mempermudah akses wisatawan menuju berbagai destinasi pesisir unggulan. Beberapa di antaranya adalah Pantai Sine yang terkenal dengan panorama teluk dan aktivitas nelayannya, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun, hingga objek wisata alam Kedung Tumpang.

Sebagai informasi, JLS di Provinsi Jawa Timur dikenal memiliki bentang alam yang eksotis, mulai dari perbukitan, tebing karst, hingga panorama langsung ke Samudra Hindia. Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur memanjang dari ruas Panggul, Sendangbiru, Jarit, Puger, hingga Glenmore dengan total panjang mencapai 628,39 km.

Secara nasional, Kementerian PU terus memacu pembangunan Jalan Pansela Jawa yang ditargetkan tersambung sepanjang lebih dari 1.500 km melintasi lima provinsi, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Aksesibilitas yang semakin prima ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan serta menghidupkan usaha masyarakat lokal di sektor kuliner, jasa wisata, perdagangan, dan perikanan.

Dekranas Bangun Ekosistem Informasi Terpadu bagi Perajin Indonesia

Iki Radio - Di era ketika informasi bergerak lebih cepat daripada produk yang dipasarkan, kualitas komunikasi menjadi faktor penting dalam menentukan daya jangkau sebuah organisasi. Menyadari hal itu, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mulai memperkuat tata kelola komunikasi digital melalui standardisasi pembuatan konten hingga penguatan platform informasi resmi terpadu.

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian saat membuka Sosialisasi Standardisasi Pembuatan Konten Dekranas di Rumah Kriya Asri, Kamis (11/6/2026) 


Langkah tersebut menjadi salah satu strategi Dekranas untuk memperluas promosi produk kerajinan Indonesia sekaligus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik memiliki kualitas, akurasi, dan standar yang seragam.

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan media sosial dan platform digital kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, organisasi yang ingin menjangkau publik secara luas harus mampu menghadirkan informasi yang kredibel, menarik, dan mudah dipahami.

“Tidak ada satu orang pun saat ini yang tidak memanfaatkan perangkat digital untuk memperoleh informasi. Karena itu publikasi melalui media sosial menjadi sangat penting untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan program Dekranas,” ujar Tri saat membuka Sosialisasi Standardisasi Pembuatan Konten Dekranas di Rumah Kriya Asri, Kamis (11/6/2026).

Menurut Tri, peran media saat ini semakin strategis dalam membentuk opini publik dan menjadi sarana kontrol sosial. Di tengah melimpahnya informasi dari berbagai kanal digital, organisasi dituntut mampu menyampaikan informasi yang berbasis data dan memiliki standar komunikasi yang jelas.

Ia menilai standardisasi konten menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini masih terdapat perbedaan kualitas dokumentasi dan penyajian informasi dari berbagai bidang maupun mitra Dekranas.

“Kadang yang diterima hanya foto tanpa keterangan yang memadai. Bahkan ada dokumentasi yang belum menggambarkan substansi kegiatan secara utuh. Padahal publik membutuhkan informasi yang lengkap dan mudah dipahami,” katanya.

Melalui standardisasi tersebut, setiap bidang di lingkungan Dekranas diharapkan memiliki pedoman yang sama dalam menyiapkan berita, foto, video, maupun materi publikasi lainnya. Dengan demikian proses penyebarluasan informasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan profesional.

Selain memperkuat kualitas konten, Dekranas juga tengah mempercepat transformasi digital melalui pengembangan website resmi yang lebih modern dan terintegrasi. Platform tersebut diharapkan menjadi pusat informasi mengenai program kerja, kegiatan, serta promosi produk kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

Tri menilai keberadaan website dan media sosial yang dikelola secara profesional akan memperkuat peran Dekranas sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor kerajinan nasional.

Menurutnya, Dekranas memiliki posisi penting untuk menghubungkan berbagai program kementerian dan lembaga dengan para perajin di seluruh daerah. Melalui komunikasi yang lebih terstruktur, berbagai program pembinaan, pendampingan, maupun promosi produk kerajinan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

“Kita harus memanfaatkan ruang digital untuk menyebarluaskan informasi mengenai program dan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kerajinan. Dengan begitu semakin banyak perajin yang dapat memperoleh manfaat dari berbagai program pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh pengurus dan mitra Dekranas untuk aktif berbagi informasi terkait program yang berpotensi mendukung pengembangan kerajinan nasional. Sinergi tersebut dinilai penting mengingat Dekranas bekerja bersama berbagai kementerian dan lembaga dalam memperluas pembinaan terhadap pelaku usaha kerajinan.

Melalui penguatan standar konten, pengembangan website, serta optimalisasi media sosial, Dekranas berharap promosi kriya dan wastra Indonesia dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing produk kerajinan nasional di pasar domestik maupun global.

“Semoga Dekranas terus maju dan semakin berperan dalam membantu pemerintah memajukan kerajinan nasional,” kata Tri.

close
Pasang Iklan Disini