Iki Terbaru/Paling Greeess

Wali Kota Tidore Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Kerja di Awal 2026

Iki Radio - Mengawali 2026, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk terus meningkatkan disiplin kerja guna memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan arahan saat memimpin Apel Gabungan Awal 2026 di halaman Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Senin (5/1/2026)

Hal tersebut disampaikan Muhammad Sinen saat memimpin apel gabungan perdana ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Tidore, Senin (5/1/2026).

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin merupakan hal yang mutlak bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta non-ASN sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Tahun baru harus punya semangat baru. Jadikan pekerjaan kalian sebagai hobi sehingga segala pekerjaan yang dilakukan terasa mudah untuk diselesaikan dengan baik, karena di pundak kita semua ada tanggung jawab yang begitu besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Tidore,” kata dia.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik pada tahun sebelumnya dan menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru.

“Di bawah kepemimpinan saya dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, saya mengajak kita semua untuk terus memiliki semangat baru dan meninggalkan segala hal yang tidak baik di tahun 2025. Mari kita sambut tahun 2026 dengan hidup baru, semangat baru, dan terus melakukan yang terbaik untuk daerah ini,” ujar dia.

Apel gabungan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tidore, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, para asisten Sekda, staf ahli Wali Kota, camat, kepala sekolah se-Pulau Tidore, serta seluruh ASN, PPPK, dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

 

Walikota Batam Tekankan Integritas dan Kinerja ASN di Awal Kerja 2026

Iki Radio - Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya pembaruan kinerja, penguatan integritas, serta penghapusan ego sektoral di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (5/1/2026).

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan amanat saat memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (5/1/2026)

Apel perdana tahun kerja 2026 itu dihadiri Wakil Wali kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta pejabat dan pegawai di lingkungan Pemko Batam.

Dalam amanatnya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah atas kinerja yang telah ditunjukkan, khususnya dalam penanganan persoalan sampah dan pengurangan titik banjir di sejumlah wilayah.

“Terima kasih kepada para camat, Dinas Bina Marga, dan tim teknis lainnya. Banjir memang masih menjadi tantangan, tetapi dengan kerja bersama, beberapa titik sudah mulai terurai,” ujarnya.

Amsakar juga menekankan pentingnya disiplin dan moralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyoroti masih adanya persoalan integritas pada akhir 2025 yang berdampak pada citra institusi pemerintah.

“Jangan sampai pengabdian puluhan tahun rusak oleh satu kesalahan. Pada 2026 ini, siapa pun yang masih menyimpang harus segera meluruskan diri. ASN bukan kelompok elit yang minta dilayani, melainkan pelayan masyarakat,”ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa di era media sosial, sanksi sosial dari publik dapat berdampak lebih besar dibandingkan sanksi administratif. Oleh karena itu, ASN diminta menjaga sikap, perilaku, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Memasuki tahun kerja 2026, Amsakar meminta seluruh pegawai lebih berorientasi pada kinerja nyata. Menurutnya, pimpinan lebih menghargai hasil kerja yang berdampak langsung daripada laporan formalitas tanpa substansi.

“Yang dibutuhkan bukan sekadar tampil, tetapi kinerja. Jadikan awal tahun ini sebagai momentum untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota menyerahkan penghargaan kepada ASN Berprestasi, Berakhlak, dan Terdisiplin, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi pegawai dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun.

Menutup arahannya, Amsakar menegaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah menghentikan ego sektoral dan bekerja sebagai satu tim. Ia menilai tidak ada dinas yang lebih penting dari yang lain dalam pelayanan publik.

Selain itu, ia menginstruksikan percepatan proses tender infrastruktur untuk mendorong pergerakan ekonomi daerah. Penataan sumber daya manusia dan pengelolaan persampahan juga diminta segera diselesaikan.

“Jaga kekompakan, perkuat kebersamaan, dan saling mendukung demi kemajuan Kota Batam,” tambahnya.

 

Dinilai Efektif, Diapendikbud Madiun Terus Kembangkan MASTER CETE

Iki Radio - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diapendikbud) Kabupaten Madiun komitmen akan terus melakukan pengembangan program Masyarakat Terdidik Cerdas dan Terampil (MASTER CETE), di tahun 2026.



Pasalnya setelah melakukan uji coba program MASTER CETE di tiga lokasi pada Desember 2025 lalu, program yang digagas Dispendikbud Kabupaten Madiun ini banyak mendapat respon positif. 

"Setelah uji coba (program MASTER CETE) kita terus evaluasi. Dan Alhamdulillah responnya semua positif," ujar Kepala Dispendikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, saat ditemui di Pendopo Ronggo Djumeno belum lama ini.

Agus Sucipto, Kepala Diapendikbud Kabupaten Madiun

Kata Agus, melalui program MASTER CETE banyak manfaat yang bisa diambil.

"Siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan melalui pendekatan secara langsung di lapangan. Dan dapat mempraktekan langsung dalam kehidupan sehari hari. Selain itu siswa akan lebih mengenal tempat tempat yang ada di Kabupaten Madiun," lanjutnya.

Bukan hanya dari siswa dan pihak sekolah, namun juga dari pengelola lokasi wisata bahkan masyarakat umum yang menggantungkan penghasilannya di lokasi tersebut.

"Secara otomatis perekonomian akan meningkat. Dan banyak lagi multiplayer efek yang muncul dari pelaksanaan program MASTER CETE ini," jelasnya.

Pada tahap uji coba akhir 2025 lalu, ada tiga lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan program ini. Yakni di Madiun Umbul Square (MUS), Monumen Kresek, dan Waduk Bening Widas.

"Tahun 2026 sudah banyak yang mengajukan untuk program ini. Nanti ada lebih dari 30 titik tempat pelaksanaan MASTER CETE," lanjutnya.

Harapannya dapat meningkatkan mutu pendidikan, sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat ekonomi daerah.

"Untuk visi Kabupaten Madiun bersih sehat dan sejahtera, serta menyiapkan generasi emas 2045," pungkasnya.(iw/IR)

Jejak Duka Diandra, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kembali Dipertemukan

Iki Radio - Mengawali 2026, SCTV menyiapkan sinetron terbaru berjudul Jejak Duka Diandra, mulai tayang pada Selasa, 6 Januari 2026.

Jejak Duka Diandra mempertemukan kembali aktor Rio Dewanto dengan Michelle Ziudith setelah keduanya sukses memukau pemirsa lewat sinetron pada 2012 silam dengan Kota Paris sebagai latar.

Sinetron Jejak Duka Diandra akan mengetengahkan rajutan konflik bertubi-tubi yang menguras emosi pemirsa. Tidak hanya kemampuan akting para pemain yang menyita perhatian pemirsa, pemilihan latar lokasi yang berbeda juga akan menjadi daya tarik sinetron.

"SCTV optimis penayangan sinetron Jejak Duka Diandra di awal tahun 2026 ini akan langsung memikat perhatian pemirsa. Kami mengapresiasi pemirsa yang tidak sabar menantikan penayangan sinetron Jejak Duka Diandra sejak video promo diunggah di sosial media SCTV dengan beragam komentar positif”, ungkap Banardi Rachmad selaku Deputy Director Programmming SCTV.

Kisah cinta Diandra (Michelle Ziudith) dan Dimitri (Rio Dewanto) yang semula indah, seketika berubah drastis setelah Yunita (Baiti Syaghaf), saudara tiri Diandra mengaku mencintai Dimitri.

Dimitri terjebak dalam situasi sulit akibat ulah adik, Jupiter (Bizael) yang menuduh Dimitri melecehkan Yunita. Hubungan Dimitri dengan Diandra pun semakin merenggang. Tuduhan lainnya juga harus diterima Dimitri sebagai penyebab insiden kecelakaan seorang wanita.

Posisi Dimitri semakin terpojok setelah Diandra yang diminta sebagai saksi justru tidak berpihak kepadanya hingga Dimitri mendapat sanksi mendekam di balik jeruji besi selama lima tahun.

Lima tahun berlalu, Dimitri hidup bebas dan melanjutkan usaha sang ayah. Dia pun membuka kisah cinta baru dengan Melissa (Tasya Panggabean). Takdir pun berkata lain, pertemuan Dimitri dan Diandra kembali terjadi. Tidak dipungkiri, keduanya sama-sama memendam rindu, namun di saat yang bersamaan Dimitri masih merasakan sakit hati terhadap Diandra.

Kebencian Dimitri semakin memuncak setelah mengetahui bahwa Diandra telah memiliki seorang anak. Suatu ketika, Diandra sangat membutuhkan biaya besar untuk pengobatan sang anak. Dimitri pun menawarkan sebuah pernikahan kontrak seharga Rp 10 Miliar kepada Diandra.

Akibat situasi yang mendesak, Diandra menerima tawaran Dimitri agar dapat membiayai seluruh pengobatan buah hatinya. Pernikahan yang dijalani Diandra tidak seindah yang dibayangkan.

Dimitri sengaja bermesraan dengan Melissa di hadapan Diandra demi membalaskan rasa sakit hatinya. Bahkan Dimitri tidak pernah menyentuh Diandra sejak awal pernikahan mereka. Dimitri terus berupaya menyiksa batin Diandra. Namun keteguhan hati Diandra membuat Dimitri sedikit goyah dan memicu rasa cintanya muncul kembali setelah sekian lama terkubur.

Sinetron Jejak Duka Diandra tayang mulai Selasa, 6 Januari 2026 setiap hari pukul 21.30 WIB di SCTV.

Bukan Lagi Pilot! Dewi Perssik Blak-blakan Soal Pria Mentereng yang Mengisi Hatinya

Iki Radio - Teka-teki mengenai siapa sosok pria yang tengah dekat dengan pedangdut Dewi Perssik akhirnya mulai menemui titik terang. 

Dewi Persik (Foto : @dewiperssik9)

Setelah sempat santer dikabarkan menjalin hubungan serius dengan seorang pilot, penyanyi yang akrab disapa Depe ini akhirnya buka suara soal status hubungannya.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik sempat menjalin hubungan dekat dengan Rully yang berprofesi sebagai pilot. Namun baru-baru ini, pemilik goyang gergaji itu menegaskan kalau pria yang kini ada di sisinya bukan lagi berprofesi sebagai pilot.

Saat ditanya mengenai kelanjutan hubungannya dengan sosok pilot yang selama ini dikenal publik, Depe menjawab dengan tegas.

"Ya pasti bukan pilot ya, bukan ya. Bukan," tegas Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.

Dikabarkan tak lagi menjalin hubungan dengan pilot, Dewi Perssik rupanya sudah memiliki pengganti. Pria yang mengisi hati sang biduan pun punya profesi tak kalah mentereng.

Isu mengenai kedekatan Depe dengan pria dari kalangan militer mencuat saat rekan-rekan pembawa acaranya mulai menggoda Depe dengan istilah "Loreng". Tak membantah, Depe justru menanggapi godaan tersebut dengan tawa dan candaan.

"Ah iya sayangku, ya Allah. Makanya kan yang (seragam) hijau katanya. Kamu menyehatkan badan. Bayam, brokoli sehat," canda Depe merujuk pada warna seragam TNI yang identik dengan warna hijau.

Meski masih menyebut hubungannya saat ini sebagai "sahabat", Depe tak menampik bahwa pria tersebut adalah sosok yang spesial.

"Yang pastinya loreng-loreng itu ya sahabat aku gitu," tambahnya.

Restu Sang Anak dan Keluarga

Sinyal bahwa hubungan ini sudah melangkah ke arah serius semakin kuat saat Depe menyinggung soal restu keluarga dan putranya, Gabriel. Menurut Depe, keluarganya sudah memberikan dukungan penuh atas apa pun pilihan hatinya.

"Pokoknya doakan yang terbaik, ya pasti keluarga mendukung semuanya," tuturnya.

Bahkan, sang putra, Gabriel, disebut-sebut sudah sangat memahami posisi ibunya. Depe merasa beruntung karena Gabriel bukan tipe anak yang mengatur-atur urusan asmara sang bunda.

"Anak aku itu pengertian sekali. Menerima, legowo. Jadi men-support, pokoknya yang terbaik buat mamanya," jelas Depe.

Menunggu Waktu yang Tepat

Meski sudah memberikan banyak kode, Dewi Perssik masih enggan terburu-buru untuk memperkenalkan sosok "Loreng" ini ke hadapan publik. Ia memilih untuk menjalani proses yang ada dan menyerahkan semuanya kepada takdir.

Saat ditanya apakah hubungan ini akan berakhir di pelaminan pada tahun baru mendatang, Depe hanya meminta doa terbaik.

"Apa kata Allah aja. Ada waktu yang direncanakan dan pasti nanti ada saatnya," pungkasnya.

Apakah sosok "Loreng" ini merupakan jawaban atas pencarian cinta sang Diva Dangdut? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

BPJPH Buka Kuota 1,35 Juta Sertifikasi Halal Gratis 2026 bagi UMK

Iki Radio - Kabar gembira di awal tahun 2026 ini bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di seluruh Indonesia. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia kembali membuka kuota Sertifikasi Halal Gratis atau SEHATI Tahun 2025.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan

Kuota sebanyak 1,35 juta sertifikat halal gratis tersebut merupakan bentuk fasilitasi pemerintah bagi pelaku UMK di seluruh Indonesia untuk memperoleh sertifikat halal melalui pendampingan sertifikasi halal dengan skema pernyataan pelaku usaha atau Self Declare.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengatakan bahwa pembukaan kuota SEHATI tahun 2026 merupakan bagian dari kehadiran pemerintah dalam mewujudkan perlindungan bagi masyarakat atas ketersediaan produk halal. Juga, sebagai bentuk kemudahan bagi UMK dalam melaksanakan sertifikasi halal produknya, sehingga agar semakin berdaya saing dan kompetitif di pasaran, baik domestik maupun global.

“Alhamdulillah, mulai hari ini pegiat usaha mikro dan kecil sudah bisa kembali mendaftar produknya untuk disertifikasi halal secara gratis menggunakan kuota sebanyak 1,35 juta sertifikat halal gratis yang kami siapkan tahun ini. Bagi UMK yang memenuhi kriteria sertifikasi halal self declare, silakan bersegera untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam siaran pers, Sabtu (3/1/2026).

Pada kesempatan ini, Ahmad Haikal Hasan memberilan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas terwujudnya program SEHATI tahun 2026. Program ini sebagai afirmasi nyata pemerintah bagi penguatan sektor UMK yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional.

Program SEHATI ini, lanjut Babe Haikal, dipastikan memberikan sejumlah keuntungan bagi pelaku UMK dalam proses sertifikasi halal.

Pertama, UMK memperoleh kemudahan karena mendapatkan pendampingan dari para Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang saat ini berjumlah lebih dari 111 ribu orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kedua, pelaku UMK juga tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun dari proses pengajuan hingga memperoleh sertifikat halal. Melalui sertifikasi halal gratis ini, para pelaku UMK juga menjadi lebih tertib administrasi dalam menjalankan usahanya.

Satu hal, menurut Haikal, yang tak kalah penting, dengan mendapatkan sertifikat halal, maka produk UMK memiliki nilai tambah (added value) secara ekonomi dan semakin berdaya saing di pasaran, sehingga dapat memperluas pemasararannya dan meningkatkan omzet usahanya.

"Dengan bersertifikat halal, maka UMK kita menjadi lebih tertib halal, yang mana ini adalah kunci untuk kita menjadi pusat halal dunia." tegas Babe Haikal.

Untuk mengoptimalkan program SEHATI, BPJPH juga telah berkoordinasi dengan Balai dan Loka Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan juga Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) di seluruh Indonesia. Hal tersebut agar para pihak memedomani Keputusan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Nomor 1 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Tahun 2026, yang selengkapnya dapat diunduh melalui bpjph.halal.go.id.

Selain itu BPJPH juga berkoordinasi dengan Komite Fatwa Produk Halal yang merupakan bagian dari ekosistem penyelenggara layanan sertifikasi halal skema self declare.

Pelaku UMK yang ingin mendapatkan sertifikat halal gratis melalui program SEHATI 2026 ini dapat mendaftarkan produknya melalui Sistem Informasi Halal atau SIHALAL melalui website ptsp.halal.go.id dengan mengikuti panduan dan ketentuan yang berlaku.

Sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 146 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Layanan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil yang Didasarkan atas pernyataan Halal Pelaku Usaha Mikro dan Kecil yang selengkapnya dapat diunduh melalui bpjph.halal.go.id. 

Anggaran Rp47 Miliar, Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 48 Sekolah di Medan

Iki Radio - Pemerintah memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025.

Peresmian sekolah penerima bantuan revitalisasi di Kota Medan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: TangkapLayar /Youtube Kemendikdasmen)

Hal itu ditandai dengan peresmian sekolah penerima bantuan revitalisasi di Kota Medan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Minggu (4/1/2026), yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional pembangunan sumber daya manusia unggul.

Dalam arahannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan strategi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang aman, layak, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Program ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden, yakni pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas melalui pendidikan bermutu.

“Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk mendukung revitalisasi dan pembangunan 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2025, lebih dari 85 persen pekerjaan telah rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” ujar Abdul Mu’ti.

Khusus Provinsi Sumatra Utara, program revitalisasi mencakup 897 satuan pendidikan dengan total anggaran sekitar Rp852,49 miliar. Dari jumlah tersebut, 349 sekolah telah selesai 100 persen, sementara sisanya berada pada tahap penyelesaian akhir dan ditargetkan tuntas pada awal 2026.

Untuk Kota Medan, pemerintah menetapkan 48 satuan pendidikan sebagai penerima bantuan revitalisasi tahun 2025, terdiri atas jenjang PAUD hingga SMK dan SLB. Total nilai pembangunan mencapai Rp47,4 miliar, dengan progres penyelesaian mencapai 94 persen, dan sebagian besar sekolah telah siap digunakan untuk pembelajaran semester berjalan.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pembelajaran melalui penyaluran Interactive Flat Panel (IFP). Di Sumatra Utara, sebanyak 17.073 papan interaktif digital telah didistribusikan ke sekolah-sekolah, sementara di Kota Medan tercatat 2.047 unit telah diterima dan digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Mendikdasmen menambahkan, pemerintah memberikan perhatian khusus bagi sekolah-sekolah terdampak bencana hidrometeorologi. Kementerian telah menerbitkan kebijakan pembelajaran adaptif, termasuk fleksibilitas kurikulum dan asesmen, agar proses belajar mengajar tetap berlangsung meski sarana prasarana belum sepenuhnya pulih.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu dari lima program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Ia menegaskan kesiapan daerah dalam memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, termasuk di wilayah terdampak banjir dan longsor.

Ke depan, pemerintah pusat memastikan program revitalisasi akan terus diperluas. Pada 2026, revitalisasi direncanakan menyasar sedikitnya 71.000 satuan pendidikan secara nasional, seiring komitmen Presiden dalam mempercepat pemerataan akses dan mutu pendidikan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Gratis, Disnakerin Kabupaten Madiun Buka Pendaftaran Sertifikasi Halal

Iki Radio - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, membantu sertifikasi Halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Madiun.


Melalui laman media sosial resmi @disnakerinmadiunkab disampaikan untuk tahun 2026 ini pendaftaran sertifikasi Halal ini sudah dapat dilakukan di kantor Disnakerin Kabupaten Madiun.

Sertifikasi Halal adalah pengakuan resmi bahwa produk usaha mikro dan kecil memenuhi standar syariat Islam. Tujuannya adalah memberikan kepercayaan konsumen dan akses pasar lebih luas.

Pemerintah memberikan target kuota gratis untuk sertifikasi Halal hingga 1,35 juta UMKM di tahun 2026. 

Sertifikat Halal ini dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) setelah diverifikasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan penetapan MUI. 

Kenapa Penting?
Sejak 17 Oktober 2024, sertifikasi halal menjadi wajib bagi produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia.

Melalui sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim di Indonesia yang besar, dan membuka peluang bersaing lebih luas di pasar domestik dan global. 

Dalam mengurus sertifikasi Halal UMKM di Disnakerin Kabupaten Madiun tidak dipungut biaya (Gratis/Self Declare).

Siapkan Dokumen data usaha (NIB, NPWP, KTP) dan informasi produk (bahan baku, proses produksi).

Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung ke Kantor Disnakerin Kabupaten Madiun.(*)
close
Pasang Iklan Disini