Iki Terbaru/Paling Greeess

Kian jadi Favorit, Penumpang Pesawat Bandara Banyuwangi Meningkat

Iki Radio - Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan wisata. Ini terlihat dari aktivitas penerbangan udara di Bandara Internasional Banyuwangi. Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Banyuwangi meningkat.

Salah satunya selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Periode angkutan libur Lebaran berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

“Tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Holik, Jumat (3/4/2026).

Selain jumlah penumpang, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama masa angkutan Lebaran.

Bandara Banyuwangi mencatat total 95 pergerakan penerbangan selama periode tersebut. Angka ini naik sekitar 44 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 66 penerbangan.

Volume kargo juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo yang ditangani mencapai 4,3 ton.

“Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton,” ujar Holik.

Menurut Holik, peningkatan lalu lintas penerbangan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus membaik, sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” imbuhnya.

Selama periode angkutan Lebaran, bandara juga mencatat waktu puncak pergerakan penumpang.

Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut terdapat lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dengan total kargo mencapai 1,023 ton.

Sementara puncak arus balik berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026. Saat itu tercatat tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dengan volume kargo sekitar 580 kilogram.

Holik menyebut kelancaran operasional bandara selama periode Lebaran tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, hingga petugas ground handling dan komunitas bandara.

“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” kata Holik.

“Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman, dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud,” tambahnya.

Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa transportasi udara. (*)

Bupati Siak Apresiasi Peran Bumkam Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

Iki Radio - Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengapresiasi sejumlah Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) di Kabupaten Siak yang dinilai mampu memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian dan peternakan, sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat kampung.

Selain itu, Afni menegaskan pentingnya pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung kelompok usaha yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta pemenuhan gizi warga.

“Kita ingin memastikan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis bersumber dari petani dan peternak kita sendiri di Siak,” kata Afni saat mengunjungi sejumlah Bumkam di Kabupaten Siak, Jumat (3/4/2026).

Afni juga meminta setiap Satuan Pelayanan Pemanfaatan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wajib menyerap hasil produksi kelompok usaha di setiap kecamatan.

“Lihatlah budidaya ayam petelur yang dikelola Bumkam Kampung Paluh ini, telurnya baru dan besar-besar. Ini kan sumber protein bagi anak-anak kita. Nanti melalui kemitraan BUMDes dan dapur MBG, kita minta mereka ambil hasil produksi BUMDes dan UMKM kita,” ujar dia.

Usai meninjau usaha ayam petelur, Afni melanjutkan kunjungan ke Kampung Koto Ringin. Di wilayah tersebut, potensi hortikultura terlihat dominan melalui budidaya cabai merah dan cabai rawit.

Selain itu, kampung ini juga memiliki sentra budidaya semangka serta aktivitas nelayan tangkap yang dinilai siap memasok kebutuhan sayur, buah, dan protein ikan segar untuk dapur-dapur MBG.

Sementara di Kampung Benteng Hulu, inovasi pertanian modern ditunjukkan melalui budidaya hidroponik selada dan pakcoy yang melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kampung ini juga konsisten memproduksi jagung manis dan semangka berkualitas tinggi.

“Cobalah tengok hasil panen cabai merah dan hijau di Koto Ringin. Saya senang seperti ini. Orang kan bilang dana desa dikorupsi, tetapi di Kabupaten Siak tidak. Ini bukti bahwa dana desa di Siak tidak dikorupsi,” kata Afni.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola program nasional harus berjalan optimal tanpa mengesampingkan potensi lokal.

“Mari kita kawal bersama. Jangan sampai ada dapur Makan Bergizi Gratis yang menolak produk UMKM atau hasil tani dari kampung kita sendiri. Kita harus mandiri pangan dan memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tangan warga Siak,” tegas dia.

Melalui integrasi tersebut, program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penguatan Bumkam di Kabupaten Siak.

OTW halal, Fadly Faisal Gugup Mesra dengan Maudy Effrosina: Aneh aja

Iki Radio - Pasangan kekasih Fadly Faisal dan Maudy Efforsina disatukan di proyek series yang sama berjudul OTW Halal. Meskipun di dunia nyata sebagai pasangan kekasih, Fadly Faisal mengaku gugup saat beradegan mesra dengan Maudy Efrosina.

Fadly Faisal menyebut bahwa dirinya gugup di beberapa adegan bersama Maudy Effrosina. Bahkan, kakak kandung Fuji Utami itu menyebut terkadang merasa aneh saat beradegan mesra dengan Maudy Efforsina.

“Lebih awkward di beberapa adegan, aneh aja,” kata Fadly Faisal ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Fadly Faisal menyadari bahwa adegan yang dijalaninya dengan Maudy Effrosina masih terbilang wajar. “Padahal sebenernya biasa aja,” imbuhnya.

Sementara itu, Maudy Effrosina menyebut tak ada tantangan yang berarti untuk menghidupkan chemistry dengan Fadly Faisal. Itu karena dia sudah merasa nyaman dengan sang kekasih.

“Apa ya chemistry mungkin udah nyaman kali ya,” imbuhnya.

Dalam series OTW Halal sendiri, Fadly Faisal memerankan tokoh sebagai anak pesantren. Dia digambarkan sebagai pria dengan penampilan religius.

Fadly Faisal menyebut cukup sulit untuk menghidupkan karakter yang diperankannya. Pasalnya, karakter tersebut berbeda dengan kepribadiannya di kehidupan nyata.

“Lebih susah jaga karakter sebagai santri kalem soalnya beda sama Fadly Faisal,” tutup Fadly Faisal.

OTW Halal menceritakan kehidupan seorang wanita malam bernama Renata / Elsi (Maudy Effrosina). Di tengah perjalanan hidupnya, Elsi bertemu dengan sosok pria bernama Rafi (Fadly Faisal).

Rafi merupakan seorang anak pesantren dengan penampilan yang religius. Keduanya pun kemudian dekat.

OTW Halal mulai tayang di Viu pada 3 April 2026. Selain Fadly Faisal dan Maudy Effrosina, OTW Halal juga dibintangi oleh Richelle Skornicki, Megan Domani, Hannah Al Rashid hingga Dahlia Poland.(*)

Hebat, Penyerapan Gabah/Beras Bulog Jatim, Capai 400 Ribu Ton

Iki Radio - Capaian penyerapan gabah / beras oleh Perusahaan umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Jawa Timur, sangat membanggakan.

Sampai dengan 1 April 2026, Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, telah menyerap lebih dari 400 ribu ton setara beras.

Keberhasilan dalam capaian serapan gabah ini, hasil dari sinergitas Bulog bersama sejumlah pihak lain.

“Strateginya kita memang kebetulan kita sangat dibantu dari Bapak-Bapak TNI, Babinsa, kemudian Babinkamtibmas, kemudian PPL juga seperti itu. Kemudian Dinas Pertanian juga sangat intens. Dan memang kebetulan tahun ini kan cuaca juga sangat mendukung,” ujar Pimpinan Bulog Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, di Madiun, Selasa (31/3/2026) lalu.

Harapannya Bulog dapat menjaga ketahanan pangan yang menjadi program prioritas nasional.(sw/IR)

#Mengantarkankebaikan

Agar Semua Bisa Beli, Bulog Bakal Buat SPHP Kemasan 2 Kg

Iki Radio - Perum Bulog berencana menambah variasi kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jika sebelumnya hanya tersedia kemasan 5 kilogram (kg), Bulog akan membuat kemasan kecil 2 kg.

Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan pengecekan langsung stok beras SPHP di sejumlah pasar jelang lebaran 2026 lalu.


Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan daya beli masyarakat kecil.

"Mohon maaf, masyarakat kan ada yang sangat-sangat minim tidak punya uang, harus beli dengan ukuran yang 2 kg," kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Kata Rizal, kapasitas pemesanan oleh pengecer juga ditingkatkan signifikan. Dari sebelumnya maksimal 2 ton per pemesanan, kini pengecer dapat memesan lebih dari 4 ton.

Selain itu, Bulog juga membuka jalur baru dengan melibatkan distributor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kemudian tahun lalu tidak dibuka penyaluran melalui distributor, di tahun ini diizinkan disalurkan melalui distributor BUMD," lanjutnya.

Pola penyaluran beras SPHP juga mengalami perubahan. Jika pada 2025 dilakukan secara bertahap (on-off), tahun ini distribusi dilakukan sepanjang tahun tanpa jeda.

"Target penyaluran tahun lalu 1,5 juta ton, target tahun ini 825 ribu ton, mengalami penurunan, karena mengikuti pagu anggaran dari Kementerian Keuangan," pungkasnya.


Kementerian PU Bangun Stadion Sudiang di Makassar untuk Perkuat Olahraga Nasional

Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui penyediaan infrastruktur berstandar internasional.

Stadion berkapasitas sekitar 27.000 penonton ini dibangun di Kawasan Olahraga Sudiang dengan konsep full single seat dan dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ikon baru di Kota Makassar.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. “Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berstandar internasional. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Stadion Sudiang dirancang memenuhi standar FIFA dengan berbagai fasilitas modern, antara lain lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED dengan tingkat terang 1.500 lux, ruang ganti atlet, serta sistem penyiraman otomatis dan sistem drainase yang optimal guna mendukung kenyamanan dan mitigasi potensi genangan.

Pembangunan stadion dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan dengan kontraktor pelaksana Waskita–Adhi (KSO), menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp637,15 miliar.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal plumbing (MEP) pada bangunan utama stadion yang mencakup tribun utara, barat, selatan, dan timur, lapangan sepak bola, serta infrastruktur dan lanskap kawasan.

Pembangunan Stadion Sudiang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Hingga 1 April 2026, pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan tahap persiapan dan pematangan lahan.

Kementerian PU optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga serta melahirkan generasi atlet unggul Indonesia.

Ke depan, Stadion Sudiang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

 

52 CPNS Kota Palangka Raya Terima SK Pengangkatan

Iki Radio - Wali kota Palangka Raya melalui Wakil Wali kota Achmad Zaini secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 52 Calon Pegawai Negeri ipil (CPNS) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengucapkan selamat kepada para CPNS yang kini resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Sebagai ASN, saudara memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pahami peran dan fungsi sebagai pelayan publik dan jaga integritas serta etika profesi,” ujar Zaini.

Zaini juga menekankan pentingnya kompetensi di era saat ini. ASN dituntut untuk terus belajar dan terus mengembangkan diri agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.

“Kita berada di zaman yang menuntut kompetensi bukan jabatan semata. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan berinovasi,” tambahnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing ASN di unit kerja mereka. Kinerja ASN akan dinilai secara objektif melalui sistem prestasi dan sistem karier.

"Dengan demikian, Saya harapkan ASN nantinya dapat bekerja dengan penuh integritas, meningkatkan profesionalisme serta memastikan program pemerintah berjalan maksimal sehingga berdampak positif bagi masyarakat," tambah Zaini. 

 

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Laut Tenggara Bitung, BNPB: Warga Sempat Panik

Iki Radio - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB.

Kerusakan bangunan Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pascagempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang pada Kamis (2/4/2026)/ (dok. BPBD Maluku Utara)

Berdasarkan data pemutakhiran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer. Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya.

Keterangan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (2/4/2026), menyatakan bahwa gempa juga dirasakan kuat di Kota Ternate, yang menyebabkan masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.

Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan, masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB. Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak.

Dampak awal yang berhasil dihimpun menunjukkan adanya kerusakan ringan hingga sedang di wilayah Kota Ternate. Sebanyak satu unit tempat ibadah (gereja) di Kecamatan Pulau Batang Dua dilaporkan terdampak. Selain itu, dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan mengalami kerusakan.

Sementara itu, di Kota Bitung, pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Berdasarkan pemantauan sistem peringatan dini, telah terdeteksi gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil, yakni sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. Meskipun relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.

Sehubungan dengan hal tersebut, BNPB menghimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap menjauhi pantai dan tidak kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

 

Gempa M 7,6 di Sulut dan Malut, BNPB: Satu Warga Meninggal Dunia

Iki Radio - Seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di antara reruntuhan Gedung KONI, Lapangan Olahraga Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB.

Bangunan mengalami kerusakan akibat gempa di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026). (Foto: Dok. BPBD Kota Ternate)

"Korban segera dievakuasi oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar. Kerusakan Infrastruktur di Ternate dan Sekitarnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keteranganya, Kamis (2/4/2026)

Berdasarkan laporan perkembangan kaji cepat di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan infrastruktur juga teridentifikasi, meliputi satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, serta dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan.

Guncangan gempa bumi yang dirasakan sangat kuat di wilayah Kota Bitung dan Kota Ternate dengan durasi sekitar 10 hingga 20 detik telah menimbulkan kepanikan masyarakat. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait di berbagai daerah saat ini terus melakukan monitoring, asesmen, serta koordinasi penanganan darurat.

Tsunami di Bawah Satu Meter

Fenomena gempa bumi ini juga memicu terjadinya tsunami dengan level ketinggian bervariasi di sejumlah wilayah. Adapun ketinggian tsunami di Halmahera Barat tercatat mencapai 0,3 meter, Bitung 0,2 meter, Sidangoli 0,35 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, dan Belang 0,68 meter.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa waktu tiba gelombang dapat berbeda dan gelombang pertama tidak selalu menjadi yang terbesar. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi area berisiko.

Gempa Susulan

Hasil monitoring lanjutan BMKG mencatat 11 aktivitas gempa susulan (aftershock) hingga pukul 06.50 WIB, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,5. Dua gempa susulan signifikan terjadi pada pukul 06.07 WIB (M 5,5) dan pukul 06.12 WIB (M 5,2), yang tidak berpotensi tsunami.

BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap tenang namun waspada. “Segera menjauhi pantai dan muara sungai, serta melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi apabila merasakan gempa kuat atau menerima peringatan resmi,” demikian imbauan BNPB.

Masyarakat juga diminta untuk membantu kelompok rentan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.

Pendataan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Informasi mengenai dampak gempa bumi ini akan diperbarui secara berkala.

 

Marciano Norman Berduka atas Korban Gempa, Doakan Masyarakat Sulut dan Malut Tetap Kuat

Iki Radio - Gempa tektonik berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada pukul 06.48 WITA, disertai sedikitnya 29 gempa susulan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Dampak gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, salah satunya GOR Robert Wolter Mongisidi di Manado. Reruntuhan kanopi Gedung Hall B dilaporkan menimpa seorang warga pelaku UMKM, Deice Lahia (69), yang kemudian meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan konfirmasi dari pengurus KONI, wilayah Maluku Utara tidak mencatat adanya kerusakan fasilitas olahraga maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, dalam siaran persnya Kamis (2/4/2026), menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia berharap masyarakat, khususnya insan olahraga yang terdampak, diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi ini serta kondisi segera pulih.

Di tengah situasi tersebut, Sulawesi Utara tetap dijadwalkan menjadi tuan rumah PON Bela Diri II/2026. Sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan antara lain anggar, hapkido, kick boxing, kurash, muaythai, tinju, yongmodo, dan IBCA MMA.

Pengurus KONI Sulawesi Utara memastikan sebagian besar fasilitas olahraga dalam kondisi aman dan tidak terdampak signifikan, sehingga persiapan ajang olahraga nasional tersebut diharapkan tetap dapat berjalan sesuai rencana.

 

close
Pasang Iklan Disini