Iki Terbaru/Paling Greeess

Komisi II DPRD Gorontalo Tinjau Ketersediaan BBM

Iki Radio - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Isimu, guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Selasa (24/3/2026).

Kunjungan yang dipimpin  oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, itu turut dihadiri oleh jajaran anggota Komisi II.

Rombongan melakukan pemantauan lapangan secara langsung, meliputi kondisi antrean kendaraan, ketersediaan stok, hingga mekanisme distribusi yang dijalankan oleh pengelola SPBU dan PT Pertamina (Persero).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyatakan  kondisi ketersediaan BBM di SPBU Isimu masih dalam kategori aman dan terkendali.

Tidak ditemukan lonjakan antrean signifikan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami di lapangan, ketersediaan BBM masih cukup dan tidak ada lonjakan antrean yang signifikan. Harga juga masih stabil, belum ada kenaikan meskipun di tengah dinamika global,” ujar Ridwan Monoarfa saat ditemui di lokasi kunjungan.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan menyoroti langkah strategis yang diambil Pertamina dengan menyisihkan 2.000 liter dari total 8.000 liter pasokan BBM harian.

Alokasi khusus tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) guna mendukung produktivitas petani di daerah itu.

“Kami mengapresiasi langkah Pertamina yang tetap mengalokasikan sekitar 25 persen dari total distribusi untuk sektor pertanian. Ini sangat penting agar aktivitas pertanian tetap berjalan dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, politisi tersebut menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara masyarakat, khususnya para sopir dan pengguna BBM, dengan pihak Pertamina.

Menurutnya, akses pelaporan yang mudah dan transparan dapat menjadi instrumen penting untuk mencegah terjadinya antrean panjang yang kerap dipicu oleh miskomunikasi terkait jadwal distribusi.

Dengan kondisi pasokan yang stabil dan harga yang terjaga saat ini, diharapkan seluruh aktivitas masyarakat Gorontalo dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan akibat kelangkaan BBM. 

Artis Kirana Larasati Tak Sengaja Lebaran 2026 di Prancis

Iki Radio - Artis cantik Kirana Larasati kembali menjalani momen Lebaran yang berbeda dari kebanyakan orang.

Di saat banyak orang berkumpul bersama keluarga, Kirana justru merayakan Hari Raya Idul Fitri jauh dari Tanah Air.

Tak disangka, tahun ini Kirana Larasati menghabiskan momen spesial tersebut di Prancis.

Keberadaannya di luar negeri bukan tanpa alasan, melainkan karena tengah menempuh pendidikan.

Ternyata, ini bukan kali pertama Kirana melewatkan Lebaran tanpa keluarga.

Dalam dua tahun terakhir, ia memang tidak merayakan Idul Fitri bersama orang-orang terdekatnya.

Jika pada tahun sebelumnya Kirana sempat membawa rombongan tur menyelam, kini suasananya benar-benar berbeda.

Ia memilih fokus pada pendidikan hingga harus merelakan momen kebersamaan dengan keluarga.

Dua tahun belakangan ini, Kirana Larasati tak berkumpul dengan keluarga di momen lebaran. 

Jika tahun lalu dia membawa rombongan tur menyelam, tahun ini aktris berambut panjang itu justru berada di Prancis untuk bersekolah.

Meski jauh dari keluarga, pengalaman Lebaran di luar negeri tentu menjadi cerita tersendiri bagi Kirana Larasati.

“Saya sedang nggak bisa kumpul dengan keluarga karena tahun kemarin saya bawa tur menyelam dan kalau tahun ini, saya lupa banget, saya ambil sekolah lagi ke Prancis,” ujar Kirana Larasati saat ditemui di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Kirana Larasati mengaku lupa tanggal sehingga dia mengambil sekolah menyelam di momen Idul Fitri.

Beruntung, Kirana Larasati mendapat izin dari keluarga untuk tetap berangkat dan absen di momen lebaran bersama sanak saudara.

“Saya lupa tanggalnya. Jadi saya ambil aja tanpa menyadari bahwa itu tanggal lebaran,” kata Kirana Larasati.

“Tapi karena sudah terlanjur ya sudah semoga keluarga mengerti. Punten, izin,” imbuhnya.

Kirana Larasati kembali mengambil sekolah menyelam. Dia menjalani masa pembelajaran tersebut selama 3 minggu.

“Sekolah diving lagi. Sesimpel itu. Agak lama nih tiga minggu,” tutup Kirana Larasati.

Kirana Larasati sejak beberapa tahun lalu mendalami dunia selam.

Bahkan, belum lama ini, Kirana Larasati mendapat rekor dari MURI sebagai penyelam Indonesia perempuan pertama di kedalaman lebih dari 127 meter. 

Pantau Arus Balik, Kapolres Madiun Patroli Kendarai R2

Iki Radio - Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun melaksanakan patroli menggunakan kendaraan roda dua (R2), Selasa (24/3/2026).

Menyasar sejumlah titik strategis arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Madiun, Polres Madiun ingin memastikan, kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran 2026.

"Patroli ini kami lakukan untuk memastikan secara langsung kondisi arus balik di wilayah Kabupaten Madiun tetap aman dan lancar," ujar Kapolres Madiun.

Tidak hanya melakukan pemantauan arus lalu lintas, Kapolres juga mengecek kesiapan personel yang bertugas di lapangan.

"Kami juga ingin memastikan kehadiran anggota di lapangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan,” lanjutnya.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua, Kapolres bersama rombongan dapat menjangkau titik-titik rawan kemacetan secara lebih fleksibel dan cepat.

Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam) Widas Saradan dan Pos Pam Terpadu Dumpil, yang merupakan jalur utama perlintasan pemudik dari arah Surabaya menuju Madiun maupun sebaliknya.

Kapolres menegaskan pentingnya respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas, baik berupa kepadatan kendaraan maupun kecelakaan lalu lintas.

"Seluruh personel harus mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat serta memberikan imbauan secara persuasif kepada pengguna jalan," tambahnya.

Dari hasil pemantauan secara umum, arus lalu lintas di kawasan Pos Pam Widas Saradan maupun Pos Pam Terpadu Dumpil masih dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kemacetan panjang maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk," pungkasnya.

Sinergi antara petugas di lapangan dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh pemudik tiba di tujuan masing-masing dengan selamat.(hms/IR)

Paska Lebaran, Belum Ada Rencana WFH, ASN Madiun Langsung Halal Bihalal

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun belum merencanakan penerapan work from home (WFH) atau work from anywere (WFA), bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur dan cuti bersama lebaran 2026.

Meski, wacana penerapan WFH atau WFA saat ini dinilai sebagai salah satu opsi untuk penghematan energi, ditengah krisis sebagai dampak adanya konflik di kawasan timur tengah.

"Tidak ada rencana untuk penerapan WFH atau WFA," ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, Selasa (24/3/2026).

Sehingga pada hari pertama masuk setelah lebaran, seluruh ASN masuk seperti biasa.

"Karena masih suasana lebaran, jadi masuk langsung Halal bi Halal," lanjutnya.

Sementara itu diketahui hari ini (24/3/2026) merupakan hari terakhir libur dan cuti bersama lebaran 2026 bagi ASN.(sw/IR)

Dicibir Soal THR Rp15 Ribu, Dewi Perssik Sebut Total Dana yang Dikeluarkan Rp900 Juta

Iki Radio - Pedangdut Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah aksinya membagikan THR kepada warga di kampung halamannya di Jember menuai beragam komentar dari netizen.


Tak hanya memberikan uang tunai, perempuan yang akrab disapa Depe itu juga membagikan beras kepada warga. Untuk setiap orang, bantuan yang diberikan berupa uang Rp15 ribu dan beras 5 kilogram.

THR tersebut dibagikan kepada ribuan warga di lingkungan tempat tinggal keluarganya di Jember sebagai bentuk kepedulian Depe menjelang Lebaran.

Saat mendapat cibiran karena nominal uang yang dianggap kecil, Depe menjelaskan total dana yang ia keluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

"Mereka yang bagi, saya tahunya cuma ngasih uang di Jember Rp900 juta. Saya enggak kasih tahu mereka kasih berapa. Ternyata dihitung sama bapak RT, bapak RW, bapak camat, bapak TNI, bapak polisi dihitung satu orangnya adalah (beras) 5 kilogram dan plus Rp15 ribu cukup, ini merata. Oh ya udah kalau memang sekiranya cukup ya udah," pungkas Dewi Perssik dalam siaran langsung di akun TikTok-nya, dilansir TRIBUNTRENDS.COM, Senin (23/3/2026).

Menanggapi komentar miring yang bermunculan, Depe mengaku heran karena niat baiknya justru dipersoalkan.

"Terus Dewi Perssik disalahin lagi? masya Allah heran ya, heran gitu loh. Orang ngasih salah, enggak ngasih salah," kata Depe.

Ia juga menegaskan bahwa uang Rp900 juta yang dibagikan bukan nominal kecil karena diperoleh dari hasil kerja kerasnya sebagai artis.

"Sayang, Rp900 juta itu bukan uang kecil. Rp900 juta itu duit yang dibagi-bagi supaya mereka itu dapat. Itu duit kerja keras. Kalian tidur aku masih nyanyi, kalian tidur aku masih di acara sahur," ungkap Depe.

Depe meminta publik tidak hanya menghitung nominal uang tunai yang diberikan, sebab bantuan tersebut juga disertai beras dengan nilai yang tidak sedikit.

"Inget, jangan uangnya aja dihitung, itu ada berasnya. Itu beras harganya Rp85 ribu, dihitung juga. Berarti satu orang ya Rp100 ribu," tegas Depe.

Mengenai alasan bantuan tidak dibagikan seluruhnya dalam bentuk amplop uang, Depe menyebut teknis pembagian diserahkan kepada panitia setempat karena jumlah penerima mencapai 8.400 orang.

"Mending diamplopin? ya mungkin panitianya keriting tangannya, soalnya (orangnya ada) 8.400. Kamu mau bantuin panitianya? lah kalau Dewi Perssik suruh giniin 8.400 orang ya keriting tanganku gais," imbuh Depe.

Festival Pawai Obor 2026 Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi di Tidore

Iki Radio - Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, didampingi Ketua I TP PKK Kota Tidore Sumiyati Ahmad Laiman, menutup secara resmi Festival Pawai Obor Tahun 2026 di kawasan pantai Kelurahan Seli, Senin (23/3/2026).

Ahmad Laiman menyatakan bahwa Festival Pawai Obor menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat yang masih terjaga.

“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tentunya memberikan apresiasi yang tinggi, karena acara seperti ini sangat penting. Dengan acara ini, menunjukkan gotong royong, kebersamaan untuk merawat budaya yang ada di Kota Tidore Kepulauan,” ujar dia.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi ikon daerah, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata di Tidore Kepulauan.

“Dalam beberapa hari terakhir negara ini sedang menghadapi kondisi geopolitik yang dapat mempengaruhi ekonomi. Untuk itu, dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat mendorong ekonomi dan pendapatan daerah di Kota Tidore Kepulauan,” kata dia.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, meskipun di tengah efisiensi anggaran.

“Kami juga berharap agar komunikasi kita tidak terputus, terus terjalin, sehingga dapat bertukar gagasan dari masyarakat dengan Pemerintah Daerah yang dapat mendatangkan ide-ide baru untuk kemajuan Kota Tidore ke depannya,” tegas dia.

Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, ditampilkan pemutaran film dokumenter karya Rossel Studio berjudul “Besok Tsunami”. Film tersebut diperankan oleh generasi muda Kelurahan Seli sebagai kampanye kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di laut.

Sigap, Polisi Bantu Pemudik Ganti Ban Pecah di Tol Batang-Semarang

Iki Radio - Petugas Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Polres Batang sigap membantu pemudik yang mengalami kendala kendaraan di ruas Tol Batang–Semarang, Senin (23/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat petugas melakukan patroli rutin di KM 361 hingga KM 368. Mereka mendapati sebuah mobil Panther milik pemudik berhenti di bahu jalan.

Kasubsatgas Patroli IPDA Agus Supriyanto menjelaskan, bahwa setelah dilakukan pengecekan, kendaraan tersebut mengalami pecah ban pada bagian belakang kiri.

“Saat patroli, kami melihat ada kendaraan berhenti di pinggir tol. Setelah dicek, ternyata ban belakang kiri mengalami pecah,” jelasnya.

Mengetahui kondisi tersebut, petugas langsung memberikan bantuan dengan mengganti ban yang rusak menggunakan ban cadangan milik kendaraan tersebut.

IPDA Agus menuturkan, pihaknya telah menyiapkan peralatan di kendaraan patroli guna mengantisipasi kejadian serupa selama masa arus mudik Lebaran.

“Peralatan sudah kami siapkan di mobil patroli, sehingga apabila ada kejadian seperti ini bisa segera kami bantu,” terangnya.

Ia menambahkan, pada saat kejadian, pengemudi sempat kebingungan mencari bantuan karena kondisi lalu lintas di ruas tol tersebut cukup ramai dengan kendaraan yang melintas.

Berkat kesigapan petugas, proses penggantian ban dapat dilakukan dengan cepat sehingga kendaraan kembali dalam kondisi aman untuk melanjutkan perjalanan.

“Setelah selesai, kendaraan dapat kembali melanjutkan perjalanan mudik bersama keluarga,” tegasnya.

Polres Batang mengimbau kepada para pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, pemudik juga diharapkan segera menghubungi petugas apabila mengalami kendala di jalan guna mendapatkan bantuan dengan cepat.

“Langkah sigap ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026,” pungkasnya.

Usai Lebaran, Pemkab Madiun Berangkatkan 438 Peserta Balik Gratis ke Surabaya dan Jakarta

Iki Radio - Usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Madiun memberangkatkan 438 peserta program balik gratis ke Surabaya dan Jakarta, Senin (23/3/2026).

Pemberangkatan dilakukan dari Halaman Pendopo Ronggo Djumeno, dengan melibatkan sedikitnya sembilan armada bus.

"Total seluruhnya 438. Terdiri dari 350 orang untuk jurusan Caruban–Surabaya dengan 7 bus. Kemudian jurusan Caruban–Jakarta kuotanya 88 orang dengan 2 bus,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto.

Peserta program balik gratis yang diberangkatkan ini, sebelumnya telah mendaftar dengan melampirkan KTP dan KK sebagai persyaratan, melalui sistem online.

"Program ini diprioritaskan bagi warga Kabupaten Madiun, yang mudik saat lebaran," lanjutnya.

Dengan program balik gratis ini, diharapkan dapat membantu masyarakat warga Kabupaten Madiun yang merantau didaerah lain, yang memiliki keterbatasan biaya untuk bisa berlebaran di kampung halaman.

"Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hendak kembali bekerja di perantauan. Selain itu, langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya guna menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar,” tambahnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan program balik gratis ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Madiun pada masyarakat.

"Ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami membantu agar arus balik lancar dan beban ekonomi masyarakat berkurang," ujar Bupati.

Bupati Hari Wuryanto juga berpesan agar mereka yang kembali ke perantauan dapat menjaga nama baik Kabupaten Madiun, dan sekaligus mempromosikan potensi Kabupaten Madiun di daerah tempatnya bekerja.

"Saya berpesan kepada para peserta, tolong jaga nama baik Kabupaten Madiun di perantauan. Tunjukkan kinerja yang baik di tempat kerja masing-masing,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati Hari Wuryanto juga merencanakan pada tahun tahun yang akan datang, program angkutan gratis ini bisa dikembangkan dengan moda transportasi kereta api, melalui stasiun Caruban.

Bupati mengaku saat ini sudah menjalin komunikasi dengan PT. KAI sebagai operator layanan transportasi kereta api.

"Kami sudah berbicara dengan PT KAI. Harapannya, nanti pada bulan Oktober ada keputusan agar kereta api bisa berangkat dari Stasiun Caruban," paparnya.

Dengan menggunakan sarana transportasi kereta api, akan dapat menambah kapasitas peserta.

"Menggunakan kereta api akan lebih efektif, tepat waktu, dan memiliki kapasitas angkut yang lebih besar,” imbuhnya.

Pemberangkatan program balik gratis ini, dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi jajaran Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Saya berterima kasih sekali pada Pak Bupati dan Pemkab Madiun. Saya sangat terbantu dengan adanya program ini," kata Agus salah seorang peserta tujuan Jakarta.

Selain angkutan gratis, Pemkab Madiun juga membagikan bingkisan dan oleh oleh untuk peserta program balik gratis.(sw/IR)

 

Pospam Kapal di Sigandu Batang Jadi Ikon Unik Pengamanan Lebaran

Iki Radio - Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2026 di kawasan Pantai Sigandu, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tampil berbeda dan menarik perhatian masyarakat. Posko tersebut didesain menyerupai replika kapal, menjadi ikon pengamanan sekaligus simbol identitas masyarakat pesisir.

Pospam ini tampak mencolok dengan hiasan lampu yang menyala terang, menciptakan suasana hangat bagi para pemudik yang melintas. Desain tersebut tidak hanya menghadirkan nilai estetika, tetapi juga mengandung makna filosofis.

“Bentuk kapal dipilih sebagai representasi karakter masyarakat pesisir Batang, khususnya di kawasan Sigandu. Desain kapal ini mencerminkan identitas masyarakat Batang, terutama warga pesisir,” kata Kapospam Sigandu Iptu Widyo Susilo saat ditemui di Pos Sigandu, Kabupaten Batang, Senin (23/3/2026).

Dijelaskannya, sejak didirikan dua hari sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat, pospam tersebut telah diisi oleh 14 personel yang berjaga secara bergantian selama 24 jam. Keberadaan pospam dinilai strategis mengingat kawasan Pantai Sigandu merupakan salah satu destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.

“Selain itu, wilayah ini juga menjadi akses menuju sejumlah objek wisata lain seperti Batang Dolphin Center dan wisata dayung di Klidang Lor. Pengamanan dilakukan secara penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di titik-titik keramaian,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem pengamanan dibagi dalam beberapa regu yang masing-masing terdiri dari empat personel di bawah pengawasan perwira pengendali. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengamanan tetap optimal selama periode arus mudik dan balik.

“Meski kerap menjadi objek foto warga karena tampilannya yang unik, fungsi utama pospam sebagai pusat pengamanan tetap menjadi prioritas,” tuturnya.

Dengan konsep yang menggabungkan unsur kearifan lokal dan fungsi pelayanan, Pospam Sigandu diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melintas di wilayah tersebut.

“Keberadaan pospam ini menjadi simbol komitmen aparat dalam menjaga keamanan sekaligus menghadirkan sentuhan humanis di tengah momentum Lebaran 2026,” ujar dia.

Meriah, Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor Batang Berhadiah 90 Juta

Iki Radio - Lomba Dayung Tradisional Desa Klidang Lor kembali digelar meriah di Sungai eks Sungai Sambong, Kabupaten Batang, Minggu (22/3/2026). 

Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi tahunan yang terus menarik perhatian masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Ketua panitia Egi Elan Viantono mengatakan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi dengan total 236 peserta yang mengikuti 512 nomor tanding. Peserta datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bekasi, hingga Cilacap.

“Untuk total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp90 juta. Dari sisi sarana, panitia menyediakan enam unit perahu atau total 12 perahu untuk menunjang perlombaan. Selain itu, tahun ini terdapat penambahan dua perahu baru dari Pemerintah Kabupaten Batang sebagai bentuk pembaruan fasilitas,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, bahwa perahu baru ini sangat membantu karena sebagian perahu lama kondisinya sudah tua.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa bantuan dua perahu tersebut merupakan realisasi dari janji yang disampaikan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, dua perahu yang kami janjikan sudah bisa dimanfaatkan pada lomba hari ini,” tuturnya.

Ia berharap, dukungan tersebut dapat semakin meningkatkan kualitas penyelenggaraan serta menarik minat masyarakat lebih luas.

Menurutnya, Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi event berskala nasional. Namun, masih diperlukan berbagai pembenahan, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan publikasi.

“Kami punya komitmen untuk menjadikan event ini sebagai agenda nasional yang mampu menarik lebih banyak peserta dan pengunjung,” harapnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana menambah armada pengerukan sungai guna menjaga kondisi Sungai Sambong, terutama saat musim hujan.

Faiz juga menegaskan, lomba dayung tradisional bukan sekadar ajang hiburan, tetapi merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Ini adalah akar budaya masyarakat Klidang Lor yang harus tetap hidup dan bisa dinikmati hingga generasi mendatang,” pungkasnya.

close
Pasang Iklan Disini