Iki Radio – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) berupa kendaraan operasional roda 3 dan roda 4 di Pendopo Ronggo Djumeno, Sabtu (16/5/2026).
Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada 40 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah aktif beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun.
Fasilitas kendaraan tersebut dihadirkan untuk menyokong mobilitas usaha koperasi, terutama pasca-rampungnya pembangunan gerai fisik masing-masing koperasi.
Melalui dukungan logistik yang kuat, pemerintah daerah berharap 40 koperasi ini dapat langsung "tancap gas" menjadi motor penggerak ekonomi warga yang mandiri, tangguh, dan produktif di tingkat desa.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kehadiran aset kendaraan operasional yang baru ini menuntut tanggung jawab serta integritas tinggi dari para pengelolanya.
Ia mengingatkan para Kepala Desa dan Camat agar memastikan manajemen koperasi diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang jujur dan tepercaya, sehingga aset daerah tersebut tidak disalahgunakan.
“Kita rawat bersama-sama. Pak Kepala Desa dan Pak Camat adalah sebagai salah satu anggota pengawas di KDKMP. Mari kita awasi dengan baik, mudah-mudahan generasi kita yang melaksanakan ini bisa menjalankan koperasi ini dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkap Bupati Hari Wuryanto.
Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemkab Madiun tidak hanya memberikan bantuan fisik, melainkan juga berfokus pada peningkatan kapasitas pengelola.
Bupati menyebutkan bahwa pihaknya akan mengintegrasikan tata kelola koperasi dengan berbagai sektor ekonomi strategis.
“Kita kerja sama dengan Dinas Koperasi, latihan-latihan untuk peningkatan kapasitas SDM-nya akan kita bantu. Kita juga akan integrasikan dengan sektor-sektor ekonomi lainnya supaya KDKMP ini nanti menjadi salah satu penggerak ekonomi di desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, keberadaan KDKMP ini diharapkan mampu membangun kolaborasi solid dengan 52 SPPG yang ada di Kabupaten Madiun, khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan dan pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0803 Madiun, Letkol Inf. I Nyoman Adhi Saputra menjelaskan bahwa pendistribusian sarana dan prasarana penunjang koperasi ini akan dilakukan secara bertahap mengingat proses logistik pengiriman yang membutuhkan waktu.
“Kekurangannya ini pengirimannya bertahap karena keterbatasan akomodasi pengiriman sarana angkutnya. Bertahap kendaraannya, motor roda tiganya, gerobaknya, dan yang lain-lainnya itu, termasuk AC dan perangkat pendukung yang lain,” pungkasnya.(ir)














