Iki Radio - Menteri Koordinator Bidang Pangan bersama Menteri Perdagangan memastikan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) tetap stabil selama HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) Idulfitri 2026.
Hasil pemantauan langsung di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026), serta data SP2KP menunjukkan tren penurunan harga pada sejumlah komoditas seperti beras, gula, Minyakita, bawang merah, cabai, kedelai, dan bawang putih. Harga Minyakita tercatat turun sekitar 7,5% menjadi Rp15.800 per liter.
Sementara itu, daging sapi, ayam ras, dan telur ayam ras mengalami dinamika harga dan tetap dalam pengawasan. Ketersediaan pangan terpantau aman, dengan stok beras, jagung, ayam, telur, dan sayuran dalam kondisi cukup.
Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan pemerintah terus memantau langsung kondisi pasar.
“Stok pangan banyak dan aman. Meski ada fluktuasi harga, pemerintah akan terus intervensi melalui pasar murah dan pemantauan harian,” ujar Zulkifli di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Di tengah dinamika global, termasuk potensi konflik, ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Mayoritas kebutuhan dipenuhi dari produksi dalam negeri sehingga tidak terdampak signifikan.
Pemerintah memastikan stok cukup, distribusi lancar, dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.












