Iki Radio - Paska peristiwa pencurian di kantor unit PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar, di Desa Tiron, Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun, PT PNM Cabang Madiun memastikan pelayanan kepada nasabah tetap berjalan normal.
PT PNM Cabang Madiun memastikan seluruh data nasabah aman, sehingga pelayanan tetap bisa dilakukan.
"Seluruh data nasabah aman, jadi pelayanan tidak terganggu," ujar Atep Iyan, Pimpinan PT PNM Cabang Madiun, dikonfirmasi Minggu (29/3/2026).
Atep menjelaskan, paska diketahui adanya peristiwa pencurian itu, dengan membawa rekaman CCTV, pihaknya langsung membuat laporan kepolisian atas kasus tersebut.
"Jadi kami langsung membuat laporan ke kantor pusat dan kepolisian. Saat ini sedang ditangani petugas," jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, belasan handphone yang dicuri oleh pelaku sudah diketahui titiknya.
"Jadi kemarin, Jum'at sore, juga langsung di-track beberapa HP yang dicuri itu, ada yang posisinya di sebuah konter HP di Surabaya, ada juga yang dibuang di Jalan Tol," lanjutnya.
Selain brankas dan belasan HP, ada sepeda motor kantor yang diduga juga akan dibawa pelaku.
"Kunci motor itu sudah keluar semua, namun karena menggunakan kunci ganda dengan rantai dan gembok besar, motor itu tidak jadi dibawa," ungkapnya.
Kata Atep, prosedur keamanan kantor sudah sesuai SOP. Hanya saja titik kumpul barang barang yang dicuri itu, tidak terjangkau kamera cctv.
"Kemarin hasil rekaman cctv hanya pada saat pelaku jalan, lewat begitu saja. Nanti kita evaluasi lagi untuk penempatan kamera cctv. Termasuk juga untuk kantor atau unit lain," pungkasnya.(sw/IR)












