Iki Radio - Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Kanigaran menggelar kegiatan Harmoni Ramadan 2026 sebagai upaya memperkuat keimanan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua TP PKK Kecamatan Kanigaran, Anita Roosaria Endah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi antaranggota PKK dan masyarakat, serta mendorong perekonomian keluarga melalui pemberdayaan UMKM, khususnya Warung PKK.
“Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi dalam merencanakan ekonomi keluarga menuju keluarga yang sejahtera.
Anita menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan di Kecamatan Kanigaran telah dimulai sejak 6 Maret 2026 melalui Gerakan PKK Berbagi Takjil Serentak seluruh Kecamatan Kanigaran,” kata Anita di Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada Rabu (11/3/2026)
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di setiap kelurahan dengan total penerima takjil mencapai 5.265 orang. Rinciannya, Kelurahan Kanigaran 2.762 orang, Kebonsari Wetan 410 orang, Kebonsari Kulon 272 orang, Tisnonegaran 180 orang, Sukoharjo 800 orang, Curahgrinting 411 orang, ditambah dari kecamatan 250 orang, Balai Penyuluh KB 50 orang, dan KUA Kecamatan Kanigaran 30 orang.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti pasar murah dan bazar UMKM Warung PKK, hiburan line dance, serta layanan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).
“Ini merupakan kegiatan pertama kami dan dilaksanakan tanpa anggaran APBD. Oleh karena itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” ujar Anita.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Evariani Aminuddin, memberikan apresiasi kepada TP PKK Kecamatan Kanigaran yang berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk pertama kalinya.
“Saya sangat mengapresiasi TP PKK Kecamatan Kanigaran. Memulai sesuatu memang tidak mudah, tetapi ketika berani mencoba maka kreativitas akan tumbuh. Kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain,” ungkapnya.
Menurut Evariani, kegiatan Harmoni Ramadan tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wujud kontribusi sosial PKK dalam meningkatkan spiritualitas masyarakat, khususnya kaum perempuan melalui kegiatan khotmil Al-Qur’an dan kajian keagamaan.
Ia juga menegaskan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan masyarakat. Peran perempuan dalam keluarga dinilai sangat penting, tidak hanya dalam mendukung ekonomi rumah tangga tetapi juga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa perempuan dapat menjadi motor penggerak di masyarakat. Rumah tangga yang berhasil adalah ketika perempuan juga kreatif dan aktif berkontribusi,” tambahnya.
Evariani berharap kegiatan Harmoni Ramadan dapat terus dilaksanakan dan menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi di tingkat kecamatan.
Ia juga berharap Kecamatan Kanigaran dapat berkembang menjadi salah satu kecamatan yang paling kreatif di Kota Probolinggo.













