Iki Radio - Festival Ketan kembali digelar di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun. Festival Ketan IV membuktikan bahwa pembangunan berbasis kearifan lokal mampu menghasilkan dampak nyata. Ketan yang dahulu hanya dipandang sebagai pangan lokal kini menjelma menjadi daya tarik wisata, penggerak UMKM, dan sumber kebanggaan masyarakat Darungan.
Memasuki tahun keempat, festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kuliner, tetapi juga simbol identitas desa sekaligus penggerak budaya dan ekonomi masyarakat.
Ribuan warga memadati Balai Desa Darungan untuk menikmati beragam olahan ketan, mulai dari kudapan tradisional hingga kreasi modern.
Antusiasme warga menegaskan bahwa ketan bukan lagi sekadar pangan sehari-hari, melainkan ikon yang menyatukan tradisi, inovasi, serta peluang usaha.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyebut Festival Ketan sebagai bukti kekuatan kuliner lokal yang mampu berkembang menjadi motor ekonomi desa.
“Ketan adalah identitas Darungan. Dari sinilah kita melihat bagaimana potensi sederhana bisa diolah menjadi kekuatan budaya dan promosi wisata,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya mengarahkan festival ini sebagai motor ekowisata.
“Festival ini tidak boleh hanya berhenti sebagai pesta tahunan. Ketan Darungan bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Lumajang sebagai destinasi kuliner, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi keluarga,” katanya.













