Iki Terbaru/Paling Greeess

Momen Bahagia Pasutri di Cirebon, Putri Pertama Lahir 1 Januari 2026 Pukul 00.01 WIB

Iki Radio - Menit pertama Tahun 2026 menjadi momen yang tak akan pernah dilupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Di saat pergantian tahun baru saja bergulir, tepat pukul 00.01 WIB, tangis bayi perempuan memecah keheningan dan menjadi penanda kebahagiaan ganda bagi pasangan ini.

Putri pertama pasangan Ahmad Sodiq dan Wismi Ayundaningsih itu lahir secara normal dan dalam kondisi sehat pada Kamis (1/1/2026) dini hari di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon.

Bayi mungil tersebut lahir dengan berat badan 2.895 gram dan panjang tubuh 48 sentimeter.

Tak hanya menjadi bayi yang menyambut awal Tahun 2026, kehadiran sang buah hati juga bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahan pertama kedua orang tuanya.

Dua perayaan istimewa pun menyatu dalam satu momen yang sama.

Masih terbaring di atas ranjang persalinan, Wismi Ayundaningsih tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya.

Ia mengaku tak pernah menyangka akan melahirkan tepat di malam pergantian tahun.

“MasyaAllah, berkah ya di tahun 2026 ini. Gak nyangka melahirkan di malam pergantian tahun ini. MasyaAllah spesial banget,” ujar Wismi dengan mata berkaca-kaca, Kamis (1/1/2026).

Wismi menyebut kelahiran putri pertamanya itu sebagai kado terindah dalam perjalanan rumah tangganya.

“Kelahiran ini juga kado anniversary pernikahan ke yang 1 tahun. Ini putri pertama. Alhamdulillah lahiran normal, kebetulan saja tepat di malam pergantian tahun,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan doa dan harapan untuk sang buah hati yang lahir di awal tahun baru.

“Harapannya, mudah-mudahan anak saya, putri kecil saya membawa keberkahan, keberuntungan dan menjadi anak yang soleha,” jelas dia.

Hal senada disampaikan sang ayah, Ahmad Sodiq. 

Ia mengaku momen tersebut menjadi pengalaman emosional yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

“MasyaAllah, berkah ya di tahun 2026 ini. Gak nyangka melahirkan di malam pergantian tahun ini. MasyaAllah spesial banget,” kata Ahmad.

Menurutnya, kehadiran putri pertamanya di detik pertama tahun baru menjadi anugerah luar biasa bagi keluarganya.

“Kelahiran ini juga kado anniversary pernikahan ke yang 1 tahun. Ini putri pertama, alhamdulillah lahiran normal. Mudah-mudahan anak kami membawa keberkahan dan menjadi anak yang soleha,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon mengungkapkan proses persalinan berjalan lancar meski berlangsung di momen pergantian tahun.

Pasien diketahui datang sejak sore hari dan mulai merasakan kontraksi menjelang tengah malam.

Perawat perinatologi RS Pelabuhan Cirebon, Adeh Susilawati, mengatakan tanda-tanda persalinan mulai jelas sekitar pukul 23.00 WIB.

“Ibu ini kebetulan lahir spontan di jam 00.01. Dede bayinya perempuan dengan berat badan 2.895 gram, panjang badannya 48 sentimeter,” ucap Adeh.

Ia menambahkan, proses persalinan berlangsung normal dengan pendampingan tenaga medis.

“Secara normal lahirannya alhamdulillah. Sebelumnya mules-mules dahulu, sudah dipimpin, sudah diinduksi, kebetulan pas lahir di jam 00.01 WIB-nya. Tadi dokter Deni yang menanganinya,” jelas dia.

Adeh mengaku pihak rumah sakit juga turut terharu dengan momen langka tersebut.

"Ya gak nyangka juga kami pihak rumah sakit dengan adanya masyarakat yang melahirkan di jam 00.01 ini,” katanya.

Kelahiran bayi perempuan di menit pertama Tahun 2026 itu pun menjadi simbol harapan baru, tak hanya bagi kedua orang tuanya, tetapi juga bagi awal perjalanan tahun yang baru.

sumber :tribuncirebon

Libur Tahun Baru 2026, Ribuan Warga Padati Pantai Ujungnegoro Batang

Iki Radio - Libur Tahun Baru 2026 dimanfaatkan ribuan warga untuk berwisata ke kawasan pantai di Kabupaten Batang. Sepanjang Pantai Sigandu hingga Pantai Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, dipadati pengunjung sejak Kamis pagi.

Dua anggota Polres memantau pengunjung wisatawan berkunjung di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang.

Pantauan di Pantai Ujungnegoro menunjukkan hampir seluruh warung di tepi pantai dipenuhi wisatawan. Sebagian besar pengunjung datang bersama keluarga, menggelar tikar di bibir pantai sambil menikmati suasana laut. Anak-anak tampak asyik bermain air dan pasir, sementara orang dewasa bersantai di warung-warung sambil menikmati pemandangan.

Lonjakan pengunjung juga berdampak pada area parkir. Bahkan, parkiran Pantai Ujungnegoro dilaporkan penuh hingga meluber ke area parkir Makam Syekh Maulana Maghribi.

Kapolsubsektor Kandeman Polsek Tulis Polres Batang IPDA Sri Widadi mengatakan, aparat kepolisian terus melakukan pengamanan di sejumlah objek wisata, termasuk Pantai Ujungnegoro.

“Kami terus melakukan pengamanan pada beberapa lokasi wisata di Kabupaten Batang, termasuk Pantai Ujungnegoro yang saat ini dipadati banyak pengunjung,” katanya saat ditemui di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, mayoritas wisatawan datang untuk bermain air dan pasir bersama anak-anak, sedangkan orang dewasa memilih duduk santai di warung menikmati suasana pantai.

“Kondisi sampai saat ini aman dan kondusif karena anggota terus memantau dan berkeliling di area wisata. Pihak kepolisian juga bersiaga menghadapi potensi perubahan cuaca,” jelasnya.

Jika terjadi angin kencang atau hujan lebat, petugas akan segera memberikan imbauan kepada pengunjung agar menepi ke daratan guna mengantisipasi gelombang besar.

Salah satu pengunjung, Sunarto mengaku, Pantai Ujungnegoro menjadi tujuan rutin keluarganya setiap libur Tahun Baru.

“Setiap libur tahun baru memang sudah jadi agenda rutin ke Pantai Ujungnegoro bersama keluarga. Pantainya lumayan bagus dan cocok untuk liburan keluarga di Kabupaten Batang,” ujar dia.

Libur Tahun Baru 2026 pun menjadi momen kebersamaan bagi masyarakat Batang dan sekitarnya untuk menikmati wisata alam pantai sambil menyambut awal tahun dengan suasana sederhana dan penuh kebersamaan.

1 Januari 2026, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax dan Dex Series

Iki Radio - PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, secara resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Ilustrasi

Kebijakan tersebut berlaku efektif mulai Kamis (1/1/2026). Dengan demikian, konsumen dapat membeli berbagai varian BBM non-subsidi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding periode sebelumnya.

Berdasarkan keterangan resmi, Kamis (1/1/2026), Kebijakan penurunan harga itu menyasar seluruh produk BBM non-subsidi andalan Pertamina.

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter. Varian dengan oktan lebih tinggi, Pertamax Green 95, juga turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) dibanderol Rp13.400 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp13.750 per liter.

Penyesuaian signifikan juga berlaku untuk BBM jenis diesel. Harga Dexlite terkoreksi dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter. Sedangkan untuk Pertamina Dex, penurunan harga mencapai Rp1.400 per liter, dari sebelumnya Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.

Di tengah penurunan harga BBM non-subsidi tersebut, Pertamina memastikan harga BBM bersubsidi jenis tertentu tetap stabil dan tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite (RON 90) tetap dijual dengan harga eceran Rp10.000 per liter.

Demikian pula dengan Solar Subsidi yang harganya tetap bertahan di level Rp6.800 per liter. Kebijakan itu menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga daya beli masyarakat untuk kategori BBM tertentu.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, mengatakan  penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga jual BBM dari pemerintah.

Proses kalkulasi tersebut mempertimbangkan berbagai faktor eksternal, seperti tren harga rata-rata minyak mentah dunia yang dipublikasikan melalui Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), serta perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

"Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif," tegasnya.

Tanpa Perayaan Meriah, Presiden Prabowo Doa Bersama Warga Tapsel di Malam Tahun Baru

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan doa bersama warga di wilayah terdampak bencana. 

Di tengah suasana sederhana dan penuh kehangatan, Presiden hadir langsung di tengah masyarakat, memanjatkan doa serta menguatkan harapan akan pemulihan dan masa depan yang lebih baik.

Presiden Prabowo menghabiskan malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana, di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Foto: BPMI Setpres

Tanpa pesta meriah atau kembang api, malam pergantian tahun diisi dengan refleksi, ketulusan, dan rasa kebersamaan. 

Presiden Prabowo menyapa anak-anak, berdialog dengan keluarga terdampak, dan duduk bersama warga, menciptakan suasana hangat yang menegaskan bahwa negara hadir, tidak hanya sebagai pelayan publik, tetapi sebagai penguat semangat rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengajak masyarakat untuk terus memanjatkan doa dan tetap memiliki semangat serta keteguhan hati dalam menghadapi masa sulit.  

“Kita tentunya berdoa terus bahwa Yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita. Kita menghadapi kesulitan, musibah, dan tantangan. Tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kuat, dan tegar jiwa kita,” ujar Presiden di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu malam (31/12/2025).

Presiden juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 yang sarat makna dan penuh harapan. 

“Selamat Tahun Baru, Tahun 2026. Semoga Yang Mahakuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” ucapnya.

Doa bersama tersebut menjadi simbol solidaritas dan gotong royong. Di tengah keterbatasan pascabencana, kehadiran Presiden Prabowo memberikan rasa tenang dan penguatan batin bagi masyarakat. 

Lebih dari sekadar pemulihan infrastruktur, pemerintah juga hadir dalam memulihkan semangat dan harapan rakyat.

Malam Tahun Baru 2026 di lokasi terdampak bencana menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah fondasi utama dalam menghadapi tahun yang baru dengan optimisme dan kekuatan bersama. 

Polres Madiun Kota Gerak Cepat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Awal Tahun

Iki Radio - Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota bergerak cepat menangani kasus dugaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia di Jalan Jolorante Nomor 8, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.


Petugas Pamapta III SPKT Polres Madiun Kota bersama anggota piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Polisi mengamankan TKP, barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan Satreskrim dan Unit Identifikasi.

Korban diketahui bernama Verind Wibowo Putra (19), seorang pelajar asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RS Griya Husada Kota Madiun untuk dilakukan visum et repertum.

Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MRA (16), yang masih berstatus pelajar. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan rekan-rekan yang berada di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya menangani perkara ini secara profesional dan transparan.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Saat ini perkara ditangani oleh Satreskrim Polres Madiun Kota dan masih dalam proses pendalaman,” tegas AKBP Wiwin Junianto.

Kapolres menambahkan, dugaan sementara peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman, namun motif dan kronologi lengkap masih terus diselidiki oleh penyidik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian hingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Madiun Kota, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara guna memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan objektif.(hms).

Libur Tahun Baru 2026, RM Pak Poen Kebanjiran Pengunjung

Iki Radio - Libur tahun baru 2026, banyak dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata. Atau mengunjungi tempat tempat yang menawarkan spot spot foto menarik.


Dibangunnya miniatur ikon dunia di jalan Pahlawan Kota Madiun, seperti patung Liberty, Ka'bah, Marlion (patung singa), dan sejumlah bangunan lain, mempunyai daya tarik warga dari sejumlah daerah. Hingga pada libur tahun baru 2026 ini, membuat kawasan Pahlawan Street Centre (PSC) ramai pengunjung.

Tingginya animo masyarakat untuk datang ke Madiun, membawa berkah bagi usaha kuliner di Kota Pendekar (julukan Kota Madiun).


Salah satunya RM. Ayam Jumbo Pak Poen di Jalan Ring Road Barat Kota Madiun. Saat libur tahun baru 2026 ini, rumah makan dengan menu andalan ayam jumbo itu tidak pernah sepi pengunjung.

Sensai makanan lezat dengan harga bersahabat, membuat para pengunjung rela antri untuk menikmati menu pilihannya.

Kartika (40) warga asal Kediri mengaku, setelah berkeliling di Madiun, ia dan keluarganya sengaja mampir untuk makan siang di RM Ayam Jumbo Pak Poen.

"Menunya banyak, rasa enak, dan harganya juga sesuai," katanya, Kamis (1/1/2026).


Hal senada disampaikan Heru Krisanto (43) asal Nganjuk Jawa Timur. Menurutnya lokasi yang mudah dijangkau membuatnya dan keluarga sering mampir di RM. Pak Poen bila bepergian ke sekitar Madiun.

"Kalau ini tadi setelah jalan jalan di Madiun terus lewat sini makan disini (RM Pak Poen). Jalannya mudah, misal dari Madiun atau Magetan, lewat jalan ini (Ring Road) jadi kalau langsung pulang ke Nganjuk lebih mudah," kata Heru.

Di RM Ayam Jumbo Pak Poen ini selain menawarkan khas ayam bakar dan ayam goreng pak poen, juga berbagai pilihan menu lain.(biz/iw/IR)

Kunjungi Madiun, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Bilang Begini

Iki Radio - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025).


Dalam kunjungannya, Trenggono melihat langsung budidaya perikanan di Kabupaten Madiun, yang berada di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bioflok Luworo, Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun,

Disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan gizi masyarakat melalui pengembangan budidaya tematik bioflok.

“Ini menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi masyarakat, jadi kita bangun budidaya tematik bioflok. Kalau di Madiun ini lele, proteinnya kita sudah ukur, protein paling bagus,” ujarnya di Madiun.

Bioflok adalah sistem budidaya ikan yang memanfaatkan gumpalan bakteri alga jamur untuk mengolah limbah organik menjadi pakan alami kaya protein bagi ikan.

Diharapkan, hasil dari budidaya ikan di Kabupaten Madiun ini mampu menjadi pemasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini di Kabupaten Madiun ada empat desa yang mendapatkan alokasi budidaya ikan lele ini. Yaitu Desa Luworo, Desa Ngale, Desa Buduran, dan Desa Garon. 

“Setiap titik lokasi terdapat 24 kolam termasuk bibit, ini akan mendukung untuk kegiatan SPPG, sehingga KDMP itu akan tetap beroperasional dengan baik. Oleh karena itu, sementara ini kita bangun gerai dan tahun depan jadi,” kata Bupati Madiun saat mendampingi Menteri Trenggono.

Harapannya agar budidaya tematik bioflok ini dapat terus berkembang dengan dukungan dari media dan masyarakat.

"Yang membudidayakan ada, yang membeli ada, yang memanfaatkan ada, sehingga generasi kita menjadi generasi yang hebat,” lanjut Bupati.

Bupati meminta, ada dukungan dari media dan masyarakat agar bisa terus mengembangkan budidaya bioflok ini dengan baik.(iw/IR)

Refleksi Akhir Tahun, Bupati Banyuwangi: Saling Menguatkan di Tahun Baru

Iki Radio - Pergantian tahun dijadikan sebagai momentum refleksi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025). Dalam momen tersebut, Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk saling menguatkan di tahun mendatang.

“Mari kita berefleksi, muhasabah bersama, dengan segala keterbatasan dan tantangan yang ada, tidak ada kata lain selain saling menguatkan di antara kita samua untuk menghadapi tahun yang baru ini,” ajak Bupati Ipuk.

Malam refleksi itu, juga diisi dengan panjatan doa oleh para kiai. Di antaranya oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Banyuwangi KH. Muhaimin Asymuni, KH. Zainullah Marwan, KH. Hasan Thoha, KH. Toha Muntoha, KH. Achmad Wahyudi dan Gus Riza Azizy.

“Salah satu bentuk saling menguatkan tersebut adalah dengan mendoakan sebaik-baiknya satu sama lain. Terkhusus, untuk kebaikan Banyuwangi,” ungkap Ipuk.

Di kesempatan itu, Ipuk juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada segenap warga Banyuwangi serta seluruh stakeholder pembangunan yang telah bersama-sama berkolaborasi dan bergotong royong dalam memajukan daerah. Berkat kerja keras semua pihak berbagai capaian telah berhasil diraih oleh daerah di tahun 2025.

Diantaranya kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat, tercermin dari kemiskinan daerah mencapai angka terendah, menyisakan 6,13 persen penduduk miskin. Ekonomi yang tumbuh positif, di mana di Triwulan 2 mencapai 5,85%, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Jawa Timur. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi meningkat dari 74,30 pada tahun 2024 menjadi 75,17 pada tahun 2025.

Keberhasilan ini selaras dengan berbagai prestasi membanggakan yang diraih diantaranya Penghargaan Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2025 sebagai Kabupaten Terbaik Satu Kategori Best Smart Branding Innovation dari Kementerian Komdigi, Penghargaan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik Nasional dari Kementerian Dalam Negeri hingga menjadi Kabupaten Terinovatif untuk ke-8 kalinya secara berturut-turut sejak 2018.

“Prestasi bukanlah tujuan akhir. Ia adalah pengingat bahwa tanggung jawab kita justru semakin besar, tantangan ke depan tidaklah semakin ringan. Dinamika global, perubahan iklim, transformasi digital, ketidakpastian ekonomi, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi,” ujar Ipuk.

Di momen tersebut, Ipuk juga mengajak warga Banyuwangi untuk meningkatkan empati terutama dengan banyaknya peristiwa bencana yang menimpa negeri tercinta. Karena tidak semua orang menutup tahun dengan kegembiraan. 

Ipuk secara khusus tersambung online dengan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan duka dan keprihatinan atas bencana yang menimpa keluarga Banyuwangi di wilayah tersebut.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga Ikawangi di Aceh dan Sumatera selalu dilindungi Allah dan segera pulih,” pungkasnya.  (*)

close
Pasang Iklan Disini