Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Agustus 2026 Ini, Yolla Yuliana Dapat Pengalaman Berbeda

Iki Radio - Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin malam (17/8/2026) lalu.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8/2026).(fotokemenpora.go.id)


Yolla tampak antusias saat ikut parade bersama Menpora Erick Thohir, Wamenpora Taufik Hidayat, bintang Timnas Indonesia Ivar Jenner, CdM Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu, hingga legenda renang Indonesia Richard Sam Bera.

Momen ini menjadi pengalaman perdana bagi Yolla berada di tengah rmenyapa ribuan warga yang memadati sepanjang rute parade. Yolla dan Ivar Jenner tampil dengan membawa semangat olahraga dan generasi muda Indonesia dalam momentum perayaan kemerdekaan dengan senyum dan semangat.

“Seru banget, ini kan baru pertama kali aku ikut parade 17 Agustus, melihat antusias masyarakat luar biasa sekali,” ujar Yolla, Kamis (19/8/2026).

Bagi Yolla, hadir di tengah perayaan bersama tokoh olahraga dan sesama atlet nasional memberikan kesan mendalam. Dia pun memaknai momentum Hari Kemerdekaan ini sebagai ajang untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air sekaligus refleksi untuk melangkah ke depan.

“(Makna kemerdekaan) yang pasti kita sebagai warga Indonesia bangga dengan negara kita, dan ingin yang lebih baik lagi. Semoga HUT ini Indonesia bisa lebih maju,” jelasnya.

Kehadiran para tokoh olahraga dan atlet berprestasi tersebut menambah semarak Karnaval HUT ke-81 RI, yang disambut sorak-sorai dan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi perayaan. 

 

Kejuaraan Dunia 2026: Tampil Taktis, Jonatan Christie Tundukkan Wakil Jerman di Babak 64 Besar

Iki Radio — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses melewati laga perdana Kejuaraan Dunia 2026 dengan hasil manis. 



Pemain yang menempati unggulan ketiga tersebut mengamankan kemenangan di babak 64 besar usai menundukkan wakil Jerman, Matthias Kicklitz, pada Selasa (18/8/2026).

Berlaga di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Jonatan tampil dominan sejak awal gim pertama. 

Pemain yang akrab disapa Jojo ini langsung melesat memimpin 3-0 memanfaatkan rentetan kesalahan yang dilakukan lawan.

Meski demikian, Kicklitz yang menduduki peringkat 99 dunia memberikan perlawanan yang ulet. Kualitas pukulan serta ketahanan defense pemain Jerman tersebut sempat menyulitkan dan memangkas jarak skor menjadi 7-9.

Merespons perlawanan lawan, Jonatan bergerak cepat mengubah strategi dengan menaikkan tempo permainan. Kombinasi netting tipis dan dropshot presisi di area depan net terbukti ampuh mengecoh pergerakan Kicklitz.

Usai interval, kontrol permainan sepenuhnya berada di tangan Jonatan hingga unggul 14-8. Laga sempat menyajikan adu serangan cepat dan reli sengit yang menghibur penonton, namun taktik matang Jonatan memastikan langkah mulusnya ke babak berikutnya.

Merdeka Run 2026 Dibuka Hari Ini, Kemenpora Ajak Masyarakat Berolahraga Rayakan HUT ke-81 RI

Iki Radio - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak seluruh elemen masyarakat mengikuti Merdeka Run 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran ajang lari bertajuk “Bangun, Bergerak, Merdeka” tersebut dibuka mulai Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB melalui situs resmi Merdeka Run.



Merdeka Run 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan jarak tempuh 8 kilometer dan titik start di Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora menyebut ajang tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama keluarga, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Selain kegiatan lari, rangkaian Merdeka Run 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, festival kuliner, atraksi drone, serta penampilan para musisi.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui www.merdekarun.id.

Kemenpora juga mengimbau calon peserta untuk mengikuti perkembangan informasi terkait Merdeka Run 2026 melalui akun Instagram @merdekarun_indonesia dan @kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir mengatakan Merdeka Run 2026 dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ajang lari tersebut digelar secara gratis dan terbuka bagi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pengusaha, figur publik, selebritas, masyarakat umum hingga awak media.

Menurut Menpora, Merdeka Run menjadi bagian dari momentum untuk mensyukuri perjalanan Indonesia selama 81 tahun kemerdekaan sekaligus memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa.

Ia menilai Indonesia terus berkembang dan semakin diperhitungkan di dunia, tidak hanya dalam aspek geopolitik dan ekonomi, tetapi juga melalui berbagai karya anak bangsa.

“Karya anak Indonesia seperti film, musik, olahraga dan bidang lain terus menjadi sebuah perhitungan di situasi global saat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan tersebut tidak terlepas dari kreativitas masyarakat Indonesia. Karena itu, Merdeka Run diharapkan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Ini tentu berkat masyarakat Indonesia yang terus berkreativitas. Merdeka Run juga menjadi bagian untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.

Menpora menjelaskan, Merdeka Run 2026 diprioritaskan bagi warga negara Indonesia. Namun, penyelenggara tetap membuka kesempatan bagi warga negara asing (WNA) yang ingin berpartisipasi.

Keterbukaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terbuka dalam pergaulan global.

Melalui Merdeka Run 2026, Kemenpora berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan secara inklusif melalui kegiatan olahraga, kreativitas, UMKM, hiburan, serta interaksi masyarakat.

 

SEA V Cup 2026 , Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Filipina

Iki Radio - Tim nasional bola voli putri Indonesia gagal meningkatkan rapor di SEA V Cup setelah finis di peringkat ketiga. Asa untuk merebut tempat kedua gagal setelah kekalahan dramatis dari Filipina.



Timnas voli putri Indonesia tumbang di tangan Filipina dalam hari terakhir leg kedua SEA V Cup 2026 pada Minggu (9/8/2026) di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand.

Pertandingan yang alot gagal dimenangi anak asuh Marcos Sugiyama dkk. hingga takluk dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33).

Indonesia sebenarnya cukup diuntungkan setelah mengistirahatkan sebagian besar pemain inti dalam laga kontra Thailand kemarin.

Kemenangan reverse sweep atas Vietnam pada hari pertama menjadi modal bagi Indonesia untuk finis di dua besar lagi sejak terakhir kali pada 2019.

Mediol Stiovanny Yoku kembali bareng Arsella Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Tisya Amallya Putri, dan libero Indah Guretno Dwi Margiani.

Adapun dua penghalau andalan Maradanti Namira Tegariani dan Chelsa Berliana Nurtomo kembali tampil bareng sejak awal.

Filipina tak mau kalah dengan line-up Julia De Guzman, Ejiya Laure, Dell Palomata, Alyssa Solomon, Mhicaela Belen, Thea Gagate, dan libero Dawn Mancandili-Catindig.

Walau dengan bekal kemenangan beruntun di SEA Games 2025 dan leg pertama SEA V Cup 2026, Indonesia mendapat perlawanan sangat sulit dari Filipina.

Set pertama menjadi milik Filipina setelah serangan Indonesia dibuat buntu dengan blok yang sangat rapat.

Tim Alas telah mencatat 4 blok sejak momen berbalik unggul dan menjauh di 11-13. Para Srikandi kemudian kehilangan kepercayaan diri.

Indonesia kecolongan 12 poin beruntun sampai 11-22. Upaya time out dan pergantian setter-opposite dari pelatih Marcos Sugiyama tidak membuahkan hasil.

Blok lagi, yang ketujuh, Filipina memenangkan set pertama dengan skor 25-13 melalui halauan De Guzman terhadap spike Azzahra Dwi Febyane alias Gendis.

Indonesia masih berada dalam posisi mengejar pada set yang kedua. Butuh waktu lama sampai poin disamakan lagi di 14-14.

Walau blok Filipina lebih sedikit, para pemain Merah Putih kalah gesit dalam perebutan bola di area depan net dalam situasi free ball.

Indonesia mendapatkan momentum sebelum technical time out melalui bola jangkit Chelsa yang mengubah skor menjadi 16-15. Keunggulan dirawat habis-habisan.

Kesalahan blocker Filipina, Palomata, karena menginjak garis tengah memberi Tisya dkk. kesempatan untuk bernapas dengan kemenangan 25-23 pada set kedua.

Indonesia panas lebih cepat pada set ketiga. Ketertinggalan di awal dapat dibalikkan tepat sebelum technical time out dengan 8-7.

Namun, eror yang banyak dilakukan Indonesia, 10 poin pada set ini, memberi Filipina kesempatan untuk berbalik unggul hingga 13-9 dan akhirnya menang 19-25.

Indonesia masih rentan membuat kesalahan pada awal set keempat, utamanya saat melakukan servis. Selain timing blok juga belum prima.

Filipina unggul jauh di 7-11. Arsela menjadi lakon kebangkitan Indonesia dengan poin beruntun dari posisi 2 untuk membalikkan situasi di 13-12 lalu 16-15.

Indonesia mendapatkan set point dengan dua kesempatan di 24-22. Akan tetapi, poin kemenangan set tidak kunjung terjadi.

Set poin berlangsung lama dan melelahkan. Filipina berbalik unggul dan Indonesia mengubahnya lagi. Sayangnya, Indonesia kalah dengan skor 31-33.

Arsela menjadi pencetak poin terbanyak dalam laga bersama dengan Solomon dari kubu Filipina. Medi Yoku menyusul dengan 18 poin.

Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Piala AFF 2026 Usai Imbang Lawan Singapura

Iki Radio — Tim nasional Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB, mengubur impian Skuad Garuda melaju ke fase gugur sekaligus memperpanjang dahaga gelar di kompetisi sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut sejak edisi perdana 1996.



Membutuhkan poin penuh untuk mengamankan tiket semifinal, Indonesia gagal mengamankan kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil seri ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan 7 poin. Posisi puncak dihuni oleh Vietnam yang mengoleksi 10 poin, diikuti Singapura di tempat kedua dengan 8 poin.

Usai pertandingan, Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pendukung dan pecinta sepak bola Tanah Air atas kegagalan tersebut.

"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA Asian Cup yang terdepan," ujar Rizky Ridho.

Gelandang bertahan Skuad Garuda itu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tanpa henti dari para suporter, seraya berharap bisa memberikan hasil manis pada turnamen mendatang.

"Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan," tambahnya.

Pasca-kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia tidak bisa berlama-lama meratapi hasil. Skuad Garuda dijadwalkan kembali berjuang dalam ajang bergengsi edisi perdana FIFA ASEAN Cup yang bakal bergulir mulai 23 September 2026.

Berbeda dengan Piala AFF, kejuaraan baru ini berada langsung di bawah naungan resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday. Status ini memberi keuntungan tersendiri karena laga akan berimbas langsung pada perolehan poin ranking dunia FIFA, sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memanggil para pemain yang kini merumput di klub-klub Eropa.

 

Gubernur Banten Tekankan Kolaborasi dalam Pembinaan Atlet Muda

Iki Radio - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat melepas Tim Banteng Banten FC U-17 yang akan mewakili Provinsi Banten pada Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup III 2026 di Jawa Timur, di Kantor Gubernur Banten, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Andra, pembinaan usia dini menjadi fondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar regenerasi atlet sepak bola berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di tingkat nasional.

"Saya berharap para pemain Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia," kata dia.

Andra menilai banyaknya kompetisi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding atlet.

Ia mencontohkan negara-negara yang memiliki budaya kompetisi sejak usia muda sehingga mampu melahirkan pemain berkualitas.

Selain itu, Gubernur menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penyelenggaraan Soekarno Cup apabila Banten ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurut dia, Banten memiliki sejumlah stadion yang memadai untuk menggelar kompetisi sepak bola tingkat nasional.

"Semoga Tim Banteng Banten mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Provinsi Banten, serta membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang Soekarno Cup III," kata dia.

Sementara itu, CEO Banteng Banten, Revy Khoemaini, mengatakan tim akan bertolak ke Surabaya pada 10 Agustus 2026 dan mengikuti kompetisi hingga 24 Agustus 2026.

Tim yang diperkuat 25 pemain dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten itu menargetkan prestasi terbaik pada turnamen yang diikuti 16 tim perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia.

 

Layak Tampil di Piala Dunia 2030, Presiden Prabowo Minta PSSI Susun Blueprint Timnas Indonesia

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto menilai Tim Nasional Indonesia sudah sangat layak untuk tampil di panggung Piala Dunia 2030. Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Kepala Negara meminta PSSI segera menyusun cetak biru (blueprint) sebagai panduan pembangunan sepak bola nasional yang terarah dan berkelanjutan dari kelompok usia dini hingga level senior.

Pesan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui sambutan yang dibacakan oleh Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Meski menembus Piala Dunia 2030 bukanlah pekerjaan mudah, Presiden menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar harus berani memasang target tinggi.

“Saya memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030. Bukan hal yang mudah, tetapi kita harus berupaya semaksimal mungkin,” ujar Erick Thohir saat membacakan amanat Presiden Prabowo.

Target besar ini sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo saat menerima Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Hambalang pada 19 Juni 2026 lalu.

Pemerintah memastikan dukungan total menjelang bergulirnya Kualifikasi Piala Dunia 2030, yang mencakup pengalokasian dana serta peningkatan fasilitas pendukung secara memadai. Pembinaan usia dini dan SDM, dengan melakukan pencarian bakat merata di seluruh daerah agar setiap anak bangsa mendapat kesempatan membela Garuda. Dan kebijakan strategis untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional.

Presiden mengingatkan bahwa prestasi kelas dunia tidak bisa dibangun secara instan.

“Tidak ada kemenangan tanpa disiplin. Tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kemajuan sebuah bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa misi menuju Piala Dunia 2030 tidak bisa hanya menjadi beban pemerintah dan PSSI semata. Seluruh ekosistem—mulai dari klub, akademi, pelatih, pemain, suporter, pemda, dunia usaha, hingga media—harus bergerak selaras.

Bagi Presiden, sepak bola bukan sekadar urusan skor pertandingan, melainkan alat pemersatu bangsa yang merekatkan seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, agama, dan latar belakang.

“Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia mampu mencapai cita-cita besar tersebut. Bukan hanya lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat dan disegani dunia,” tutupnya.

close
Pasang Iklan Disini