Iki Radio - Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, terlihat antusias mengikuti kegiatan pembuatan anyaman berbahan baku rotan.
Selain sebagai pembekalan keterampilan bagi warga binaan, melalui kegiatan ini juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan bermanfaat bagi peserta.
Warga binaan dibekali pengetahuan dasar hingga teknik lanjutan pembuatan anyaman rotan yang berkualitas dan memiliki daya jual. Hasil karya warga binaan nantinya dipasarkan oleh mitra kerja sama, sehingga mampu menciptakan rantai produksi yang berkelanjutan.
“Kegiatan anyaman rotan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membangun etos kerja dan tanggung jawab. Dengan adanya kerja sama dengan pihak ketiga, warga binaan mendapatkan pengalaman kerja sekaligus upah premi yang bermanfaat bagi mereka,” ujar Kabid Giatja Lapas Kelas I Madiun, Nurma Yuliati.
Selain memperoleh keterampilan, warga binaan yang mengikuti kegiatan ini juga mendapatkan upah berupa premi sesuai dengan hasil dan produktivitas kerja. Hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas hasil anyaman yang dibuat.
“Kami merasa dihargai karena hasil kerja kami memiliki nilai dan bisa menghasilkan premi. Keterampilan ini sangat berguna sebagai bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” ujar salah seorang warga binaan Lapas Madiun.
Lapas Kelas I Madiun berharap melalui berbagai kegiatan
yang diselenggarakan bagi warga binaan, mampu dikembangkan. Sehingga kelak
mereka dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap
berkontribusi positif.(ir)













