Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Top. Show all posts
Showing posts with label Top. Show all posts
Top

Dewi Perssik Menangis Haru Saat Anaknya Lolos Pendidikan Akademi Militer di Magelang

Iki Radio - Dewi Perssik kembali menjadi sorotan publik dalam momen haru saat anaknya, Gabriel Felice, dinyatakan lolos Pendidikan Akademi Militer di Magelang. Penyanyi sekaligus presenter yang akrab disapa Depe itu tak kuasa menahan air mata ketika melihat putranya resmi diterima sebagai taruna.

Momen haru tersebut terekam saat Dewi menghadiri upacara pelantikan yang secara khusus diadakan untuk calon Taruna atau prajurit Taruna di Akademi Militer (Akmil). Ia tampak berdiri di barisan orang tua siswa.

Ketika acara pelantikan usai, Depe langsung mencari dan menghampiri anaknya di antara barisan siswa Akmil dan Akpol lainnya. Ia datang bersama sang ibunda terkasih, nenek Gabriel.

Dewi kemudian memeluk Gabriel dengan erat setelah upacara selesai. Pelukan itu berlangsung cukup lama, seolah menjadi simbol dari perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama.

Dalam momen tersebut, Dewi mengatakan bahwa tangisnya adalah bentuk syukur yang tak bisa ia bendung. Ia merasa perjuangan Gabriel menembus ketatnya seleksi militer adalah hadiah besar yang tak ternilai.

Dewi Perssik mengaku sangat bangga melihat sang anak berhasil menjadi Taruna AAL, selain bangga, ia mengakui suasana berubah menjadi haru biru.

Dewi Perssik pun menceritakan kisah di balik tangisannya itu.

"Iya senang banget, nangis aku loh lihat anak sekarang berseragam (militer)," kata Dewi Perssik ketika ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, akhir pekan lalu.

Momen saat melihat Gabriel mengenakan seragam taruna untuk pertama kalinya menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Dewi. Ia menyebut seragam itu bukan hanya simbol kebanggaan, tetapi juga komitmen besar untuk bangsa dan negara.

Dewi mengatakan bahwa ia selalu bangga dengan apa pun yang dicapai Gabriel. Namun kali ini, rasa bangganya terasa jauh lebih besar karena perjuangan yang ditempuh sangat panjang dan penuh rintangan.

Dewi juga tak lupa memberikan doa dan pesan khusus untuk putranya itu. Pesan tersebut ia sampaikan dengan suara yang penuh rasa sayang dan kebanggaan mendalam.

“Proud of you mas Gabriel bismilah barokallah… anakku.. tarunaku yang tangguh, berbaktilah kepada bangsa dan negara, serta membahagiakan keluarga ya sayang. Semoga Allah melindungi langkahmu dan mempermudah urusanmu ya nak,” tutur Dewi penuh haru.

Ia kemudian memberikan sebuah pesan penting yang selalu ia tekankan sejak awal.

“Pesan mama hanya satu.. jangan pernah tinggalkan sholat di manapun berada ya sayang.. love you so much mas Gabriel, selalu jaga nama baik ortu ya anakku soleh,” lanjutnya.

Perjalanan Gabriel menuju Akademi Militer juga menjadi inspirasi bagi banyak orang tua. Banyak yang menilai bahwa keberhasilan ini adalah bukti bahwa kasih sayang dan dukungan orang tua dapat mengubah masa depan anak.

Bagi Dewi sendiri, momen ini menjadi salah satu pencapaian paling membahagiakan dalam hidupnya. Ia berharap Tuhan selalu menjaga langkah Gabriel selama menjalani pendidikan dan karier militernya kelak.

Dengan penuh haru, Dewi menutup pesannya bahwa ia hanya ingin melihat anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa. Ia siap mendukung apapun yang menjadi jalan hidup Gabriel kedepannya. (*)

Top

Catatan Kecil, Kenal Lebih Sigit Budiarto, Plt. Sekda Kabupaten Madiun

Iki Radio - Nama Sigit Budiarto, tentu sudah tidak asing lagi di Kabupaten Madiun. Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, pria kelahiran 14 Juni 1975 ini telah banyak memberikan kontribusi serta dedikasinya pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun.

Sigit Budiarto, pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang kini Badan Pengembangan Pegawai dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun. Selain itu, anak seorang petani di dusun Notopuro, Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng , Kabupaten Madiun ini, juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Madiun.

Banyak inovasi saat Lulusan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang ini menjabat sebagai Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun.

Salah satunya peluncuran buku Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2020-2021. Buku tersebut berisi perencanaan pembangunan khususnya sektor politik, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan. 

Buku ini dapat digunakan sebagai alat ukur pencapaian visi misi dan bisa dipakai sebagai bahan kepala daerah dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan.

Sukses dengan berbagai inovasi di Bakesbangpoldagri, Sigit Budiarto dipercaya Pemerintah Kabupaten Madiun sebagai nahkoda pada Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun.

Dengan mengusung transformasi digital, setelah Identitas Kependudukan Digital (IKD), Dispendukcapil Kabupaten Madiun langsung gencar dengan beragam layanan digital. Yakni dengan mengusung Dispendukcapil Go Digital di tahun 2023.

Dari transformasi layanan itu, membawa Dispendukcapil Kabupaten Madiun berada di urutan ke 7 terbaik se Jawa Timur, dan 30 terbaik secara nasional. Salah satu layanan Dispendukcapil Kabupaten Madiun adalah LELADI SESAMI (Keliling Melayani Aminduk Setiap Sabtu dan Minggu), MASMEDI (15 Menit Jadi), SENOPATI (Sistem Online Pelayanan Kependudukan Terintegrasi) dan berbagai inovasi lainnya.

Bukan hanya di birokrasi, Sigit Budiarto juga aktif diberbagai kegiatan organisasi. Diantaranya PCNU Kabupaten Madiun, dan pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun.

Dan per tanggal 1 Desember 2025 ini, selain sebagai Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto juga dipercaya sebagai Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun.(*)

Top

Della Sabrina, Istri Irfan Hakim Resmi Lulus S2 dengan Predikat Memuaskan, Perjuangannya Tuai Pujian Publik

Iki Radio - Kabar membanggakan datang dari keluarga presenter Irfan Hakim. Sang istri, Della Sabrina Indah Putri, berhasil menamatkan pendidikan S2 Akuntansi Syariah di Institut Agama Islam Tazkia.

Prestasi akademik Della menuai perhatian publik karena ia menempuh pendidikan sembari mengurus keluarga. Seperti diketahui, Della adalah ibu dari lima anak dan tetap mampu menyelesaikan studi tepat waktu.

Dalam unggahan yang beredar, Della terlihat memberikan pernyataan penuh haru usai dinyatakan lulus. Ia mengatakan pencapaiannya bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk keluarganya di rumah.

“Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai seorang ibu dari lima orang anak,” ujar Della dalam pidatonya.

“Selama menjalani perkuliahan ini, MasyaAllah rasanya seperti roller coaster,” tambah Della.

Ia mengaku banyak tantangan yang harus dilalui selama berkuliah di tengah kesibukan sebagai ibu. Namun Della tetap bersyukur semuanya dapat terlewati dengan baik.

“Saya bisa lulus juga, dan Alhamdulillah tepat waktu,” lanjut Della penuh rasa haru. Kalimat itu langsung mendapat tepuk tangan dari para hadirin yang menyaksikan prosesi wisudanya.

Di sisi lain, Irfan Hakim juga turut menyampaikan rasa bangganya di hadapan publik. Sang presenter menceritakan bahwa ia melihat sendiri perjuangan istrinya selama menjalani studi S2.

“Saya menjadi saksi mata bagaimana istri saya bekerja keras,” kata Irfan dalam kesempatan yang sama. Ia menggambarkan perjalanan akademik sang istri sebagai proses yang sangat menantang.

“Memang tidak mudah, bukan hanya istri saya, pasti Anda pun tidak mudah,” ujar Irfan memberi apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang lulus bersamaan. Ucapannya menuai respons positif karena dinilai sangat suportif.

Irfan kemudian menegaskan bahwa pencapaian Della bukan sekadar gelar. Menurutnya, keberhasilan sang istri adalah bukti bahwa seorang ibu juga bisa meraih mimpi sambil menjalankan tanggung jawab keluarga.

“Della Sabrina Indah Putri, istri saya tercinta ini bisa menyelesaikan hari ini membuktikan bahwa tanggung jawab dilakukan, tapi cita-cita juga diwujudkan,” tuturnya.

Kalimat itu langsung viral karena dinilai penuh makna dan dukungan emosional.

“Kata-katanya sangat menginspirasi,” tutur salah satu warganet di kolom komentar.

Tak sedikit warganet yang terinspirasi oleh perjalanan akademik Della. Banyak yang memuji kegigihan ibu lima anak itu dalam membagi waktu antara kuliah dan keluarga.

Komentar-komentar positif memenuhi media sosial, terutama dari para ibu yang merasa relate. Mereka mengatakan bahwa perjuangan Della menjadi bukti bahwa usia dan status bukanlah halangan untuk menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, warganet juga menyoroti sikap suportif Irfan Hakim selama istrinya berkuliah. Banyak yang memuji Irfan sebagai sosok suami yang hadir, mendukung, dan memberi ruang untuk pasangannya berkembang.

Moment kelulusan itu pun menjadi inspirasi bagi pasangan muda maupun keluarga Indonesia. Dukungan satu sama lain diyakini menjadi kunci keberhasilan Della meraih gelar akademiknya.

Kini setelah lulus, publik menantikan langkah Della berikutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya. Sebagian warganet berharap Della bisa mengembangkan ilmu akuntansi syariahnya ke bidang yang lebih luas.

Perjalanan panjang Della menuju kelulusan S2 menjadi salah satu kisah inspiratif yang banyak dibicarakan. Kisah ini membuktikan bahwa perempuan bisa tetap berkarya, berprestasi, dan berpendidikan tinggi sambil menjalankan peran sebagai ibu dan istri.

Dengan predikat memuaskan yang ia raih, Della kini berdiri sebagai contoh nyata perempuan tangguh. Perjuangannya membawa pesan bahwa semangat dan ketekunan akan selalu menghasilkan pencapaian yang membanggakan. (*)

Top

Lembaga Sensor Film Indonesia Sebut Banyuwangi Potensial jadi Pusat Industri Sinema

Iki Radio - Kekayaan alam, budaya, dan adat istiadat Banyuwangi yang telah mendunia, membuat kabupaten di ujung timur pulau Jawa itu potensial menjadi pusat industri sinema. 

Hal itu disampaikan Ketua Subkomisi Penyensoran Lembaga Sensor Film (LSF) Hadi Armoto, dalam Literasi Layanan Penyensoran Film dan Iklan Film, serta sosialisasi aplikasi e-SiAS bagi pegiat perfilman di Jawa Timur, di Banyuwangi, Rabu (19/11/2025). Banyuwangi dipilih menjadi tuan rumah lantaran dinilai memiliki potensi besar di dunia perfilman. 

"Banyuwangi mempunyai cerita legenda yang begitu hebat. Alamnya bagus. Budayanya banyak. Jadi jangan ditanya lagi, semuanya sudah mendunia. Banyuwangi bisa jadi pusat industri sinema," kata Hadi.

Hadi mengatakan Banyuwangi telah memiliki semua tolok ukur suatu daerah, yang potensial dieksplorasi dalam karya sinematografi.

Seluruh nilai positif Banyuwangi itu, kata dia, bisa materi dalam dunia sinematografi. Bukan hanya untuk film komersil, potensi Banyuwangi juga layak untuk digarap sebagai film bendek, film dokumenter, dan lain sebagainya.

"Potensinya memang besar banget. Film dokumenter yang saya buat juga berkisah tentang Banyuwangi," ucap dia.

LSF mendorong agar film-film yang berlatar di Banyuwangi bisa digarap secara maksimal. Baik film yang diproduksi oleh sineas-sineas terkenal, sineas komunitas lokal, maupun pemerintah daerah.

Hadi juga mendorong agar film-film yang diproduksi bisa diurus penyensorannya. Saat ini menurut Hadi, pengurusan sensor dipermudah dengan aplikasi e-SiAS, yang membuat pengurusan sensor bisa dilakukan tanpa harus ke Ibu Kota.

Dengan memiliki surat tanda lulus sensor atau STLS, kata dia, film akan memiliki perlindungan hukum.  LSF juga akan menentukan klasifikasi film atau produk serupa lainnya dalam klasifikasi kelompok usia yang tersedia.

Hadi mengatakan, LSF menangani sekitar 42 ribu film setiap tahunnya. Dengan dorongan agar film-film baru dengan berbagai jenis dan genre bisa muncul, ia berharap jumlah tersebut bisa meningkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih dengan dukungan LSF. Menurutnya ini menjadi penyemangat pelaku perfilman lokal Banyuwangi untuk kian kreatíf membuat film-film berkualitas dan lebih memahami mekanisme pengajuan sensor film untuk mendapatkan STLS.  

"Selama ini Banyuwangi telah banyak menjadi lokasi syuting film-film nasional di Indonesia. Dengan dukungan ini, harapannya pelaku film di Banyuwangi kian kreatif dan sesuai dengan regulasi yang ada," kata Ipuk. 

“Kami juga berharap nantinya ada film besar yang dihasilkan dari orang Banyuwangi, syuting di Banyuwangi dan artisnya dari Banyuwangi,” tambah Ipuk. (*)

Top

Berlaku Sistem Antrean Online, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket Nataru

Iki Radio - Mulai hari ini, Minggu (09/11/2025), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi(DAOP) 7 Madiun, membuka layanan penjualan tiket Kereta Api (KA) untuk masa libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, pemesanan tiket bisa dilakukan untuk H-45 keberangkatan.

"Hari ini 9 November 2025, untuk keberangkatan Rabu 24 Desember 2025. Demikian juga besok (Senin, 10 November 2025) untuk keberangkatan Kamis 25 Desember 2025. sudah bisa dipesan, dan seterusnya karena KAI menerapkan pembelian tiket mulai H-45 sebelum keberangkatan," ujarnya, Minggu (09/11/2025).

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi "Access by KAI", website kai.id, serta seluruh kanal resmi pemesanan tiket kereta api lainnya. 

"Kami imbau agar segera melakukan pemesanan tiket, mengingat terdapat libur panjang momentum peringatan hari raya Natal 2025 termasuk libur sekolah dan akhir tahun," lanjutnya.

KAI akan menerapkan sistem antrean virtual jika terjadi lonjakan pemesanan online. Sistem ini juga berlaku untuk pemesanan tiket keberangkatan dari Daop 7 Madiun.(*)

Top

Rail Tour Jawa Timur, Apa Hebatnya?

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun baru baru ini meluncurkan program kolaboratif bertajuk “Rail Tour Jawa Timur.”

Program inisiatif ini menghubungkan KAI dengan 12 pemerintah daerah untuk memperkuat promosi wisata berbasis transportasi kereta api.

Program ini menggandeng Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika di sejumlah daerah.

Mulai Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kota dan Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar.

Lalu apa hebatnya program "Rail Tour Jawa Timur" ini?

Melihat sekilas perjalanan bisnis PT KAI, banyak inovasi yang dilakukan, dalam memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa kereta api. Masih jelas dalam ingatan, bagaimana PT KAI mensterilkan kereta dan stasiun dari aktivitas para pedagang kaki lima (PKL).

Dimulai pada sekitar tahun 2011, secara bertahap PT KAI "membersihkan" PKL yang biasa berjualan didalam gerbong kereta hingga area stasiun. Hingga pada maret tahun 2013, PT KAI secara tegas melarang aktifitas berjualan PKL, dan mensterilkan kereta serta area stasiun dari keberadaan PKL, yang dinilai mengganggu kenyamanan penumpang KA.

Selanjutnya, berbagai inovasi terus dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa KA. Mulai dari sistem tiket, hingga penataan area stasiun, hingga menjadikan KA sebagai pilihan moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat saat ini.

Tidak berhenti disitu, banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa KA, mendorong PT KAI Daop 7 Madiun, kembali berinovasi dengan menggandeng sejumlah Pemerintah Daerah. Yakni dengan memberikan fasilitas bagi sejumlah daerah untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di daerah masing masing.

“Kami ingin kereta api bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata itu sendiri,” kata Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, saat peluncuran program "Rail Tour Jawa Timur", Kamis, (30/10/2025) lalu.

Saat itu dijelaskan, Rail Tour Jawa Timur memiliki empat poin yang menjadi fokus utama, diantaranya :  

  • Promosi digital terintegrasi melalui kanal resmi Kominfo, Dispar, dan KAI untuk memperkuat publikasi lintas platform.
  • Penyelenggaraan event tematik seperti wisata edukasi, budaya, dan festival kuliner untuk menarik minat wisatawan. 
  • Branding stasiun dengan ikon khas setiap kota untuk menonjolkan identitas lokal sejak wisatawan tiba di stasiun.
  • Penyediaan transportasi lanjutan dan pemandu wisata yang disiapkan pemerintah daerah untuk memudahkan akses ke destinasi.

"Kolaborasi ini membuka ruang bersama untuk meningkatkan dampak ekonomi wisata dan memperluas layanan transportasi,” lanjutnya.

Kampanye publik ini dikemas dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api" ini diharapkan ada sinergi antara KAI dan pemerintah daerah sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di Jawa Timur.

"Melalui “Rail Tour Jawa Timur” bisa menjadi model kolaborasi nasional antara BUMN dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis transportasi publik yang berkelanjutan," pungkasnya.

Jadi inilah hebatnya, PTKAI Daop 7 Madiun yang tidak hanya berfikir tentang bisnis perkeretaapian, namun juga ada upaya yang dilakukan guna meningkatkan potensi sejumlah daerah dari sektor pariwisata, yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Top

Biodata Profil Lengkap Audy Maulidyna, Aktris Muda Pemeran Lidya di Sinetron Asmara Gen Z

Iki Radio - Sinetron Asmara Gen Z menjadi salah satu tontonan yang tengah populer di kalangan remaja Indonesia. Tayang di SCTV dan diproduksi oleh SinemArt, sinetron ini menampilkan kisah penuh intrik dan konflik khas generasi muda.

Salah satu karakter yang menarik perhatian penonton adalah Lidya Calista, yang diperankan dengan apik oleh aktris muda Audy Maulidyna.

Audy sukses memerankan karakter Lidya sebagai sosok kakak tiri Zara yang rumit dan emosional. Dalam cerita, Lidya merupakan anak dari pernikahan kedua sang ibu yang kemudian ikut pindah ke luar negeri bersama orang tuanya.

Kisah keluarga ini menjadi salah satu elemen penting dalam dinamika drama Asmara Gen Z, dan Audy berhasil memberikan nuansa kuat pada karakter tersebut.

Tak hanya berakting, Audy Maulidyna juga menunjukkan bakat lain di bidang musik. Ia ikut menyumbangkan suara dalam soundtrack sinetron tersebut lewat lagu “Tarian Asmara”, berkolaborasi dengan para pemain lainnya.

Kemampuannya bernyanyi sekaligus berakting membuatnya semakin menonjol di industri hiburan tanah air.

Perjalanan Karier Audy Maulidyna

Audy Maulidyna bukan nama baru di dunia hiburan. Gadis asal Palembang ini mulai dikenal publik sejak mengikuti ajang Gadis Sampul 2018, sebuah kompetisi bergengsi yang telah melahirkan banyak artis papan atas Indonesia. Dari sinilah langkah awal kariernya di dunia entertainment dimulai.

Ketertarikannya terhadap dunia seni peran sudah muncul sejak usia 15 tahun. Setelah sempat vakum sejenak, Audy kembali aktif di dunia hiburan dan mulai meniti karier aktingnya secara serius. Ia memulai debut akting dalam web series “Code Helix” (2022), di mana ia berperan sebagai Desi, sosok perempuan dengan karakter kuat dan cerdas.

Tahun yang sama, Audy mendapat kesempatan tampil di sinetron “Garis Cinta”. Di sinetron ini, ia memerankan karakter Nenden, tokoh yang berhasil mencuri perhatian karena emosinya yang intens dan gaya aktingnya yang natural. Sejak itu, Audy mulai diperhitungkan sebagai salah satu bintang muda dengan potensi besar di industri sinetron Indonesia.

Karier Akting dan Proyek yang Pernah Dibintangi

Audy terus mengembangkan kariernya di dunia peran. Setelah sukses lewat Garis Cinta, ia kembali dipercaya membintangi sejumlah FTV di SCTV, seperti Robinhoodwati Damagenya Gak Ada Obat (2023), Istri yang Termakan Sumpah (2023), Romeo dan Juliet dari Baturraden (2024), hingga Durhaka Demi Pura-Pura Kaya (2024).

Semua peran tersebut menunjukkan kemampuannya dalam membawakan karakter beragam — mulai dari protagonis hingga antagonis.

Selain di FTV, Audy juga muncul di sinetron “Pondok Putri” (2024) yang menambah daftar panjang karya televisinya. Namun puncak perhatian publik datang ketika ia memerankan Lidya Calista di Asmara Gen Z, sinetron yang tayang di SCTV sejak 2025.

Dalam sinetron tersebut, karakter Lidya digambarkan sebagai gadis yang kompleks dan emosional. Ia adalah kakak tiri Zara yang tumbuh dengan konflik batin karena situasi keluarga yang tidak harmonis. Peran ini dianggap cukup menantang bagi Audy, namun ia berhasil membawakannya dengan ekspresi dan emosi yang meyakinkan.

Fakta Menarik tentang Audy Maulidyna

Di balik kesuksesannya, Audy Maulidyna memiliki sejumlah fakta menarik. Ia disebut-sebut pernah mengikuti casting online oleh SinemArt pada tahun 2021, yang menjadi pintu masuknya ke proyek-proyek besar televisi.

Selain itu, penampilannya yang elegan dan wajah cantiknya sering membuat netizen menyebut Audy mirip dengan Anya Geraldine maupun Putri Tanjung. Banyak juga yang menganggapnya memiliki kemiripan dengan tokoh Lidya di sinetron Layangan Putus karena aura dan karakter yang kuat.

Tak hanya di layar kaca, Audy juga aktif di media sosial. Akun Instagram-nya, @audymaulidyna, kerap membagikan potret kesehariannya, pemotretan, hingga momen di balik layar syuting. Ia juga aktif di TikTok dengan akun @audymaulidynaa, di mana ia berinteraksi dengan penggemar dan menunjukkan sisi ceria serta kreatifnya.

Biodata Lengkap Audy Maulidyna

  • Nama Lengkap: Nyanyu Annisa Maulidyna
  • Nama Panggung: Annisa Maulidyna
  • Tahun Lahir: 2003
  • Asal: Palembang, Sumatera Selatan
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Profesi: Aktris
  • Tinggi Badan: 160 cm
  • Instagram: @audymaulidyna
  • TikTok: @audymaulidynaa
  • Daftar Filmografi:
  • Asmara Gen Z (SCTV, 2025) – sebagai Lidya Calista
  • Pondok Putri (SCTV, 2024)
  • Durhaka Demi Pura-Pura Kaya (FTV SCTV, 2024)
  • Jeratan Kades Lintah Darat (FTV SCTV, 2024)
  • Romeo dan Juliet dari Baturraden (FTV SCTV, 2024)
  • Robinhoodwati Damagenya Gak Ada Obat (FTV SCTV, 2023)
  • Istri yang Termakan Sumpah (FTV SCTV, 2023)
  • Garis Cinta (Sinetron, 2022) – sebagai Nenden
  • Code Helix (Web Series, 2022) – sebagai Desi

Dengan bakat akting yang kuat, penampilan menawan, dan kemampuan bernyanyi, Audy Maulidyna semakin membuktikan diri sebagai salah satu aktris muda berbakat Indonesia. Perannya sebagai Lidya di Asmara Gen Z menjadi bukti bahwa ia mampu menghadirkan karakter kompleks dengan kedalaman emosi yang memikat penonton.

Seiring semakin banyaknya tawaran peran dan proyek baru, karier Audy di dunia hiburan diprediksi akan terus bersinar. Ia menjadi sosok yang layak diperhitungkan di industri sinetron dan hiburan Tanah Air.***

close
Pasang Iklan Disini