Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Sempat Unggul Diawal Laga, Timnas U-17 Kalah 1-3 Dari Zambia

Iki Radio - Tim Nasional U17 harus menelan kekalahan atas Zambia 1-3, Rabu dinihari (05/11/2025).

Tim asuhan Nova sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke 12, melalui tendangan Gholy.


Namun pada menit ke 35, pemain Zambia Nyirongo mampu menyamakan kedudukan 1-1. Hanya berselang dua menit setelah gol pertama, Nyirongo kembali mampu merobek gawang Imdonesia pada menit ke 37.


Hingga pada menit ke 43, Mwale mencatatkan namanya di papan skor.

Kedudukan 1-3 untuk Zambia, bertahan hingga akhir pertandingan.

Bupati Ipuk Buka Kejurprov Voli U-19 di Banyuwangi

Iki Radio - Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U-19 di GOR Tawangalun Banyuwangi. 

Kejurprov yang digelar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) ini diikuti 38 tim dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Ajang tersebut berlangsung pada 27 Oktober hingga 3 November 2025.

Pembukaan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Senin (27/10/2025). Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan dukungan para suporter dan pelajar yang memadati tribun.

Bupati Ipuk menyampaikan rasa bangga karena Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami,” kata Ipuk.

Ia mengatakan, kejuaraan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dan melahirkan atlet voli profesional yang nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Selamat bertanding. Tunjukkan bahwa kalian bukan hanya pemain. Kalian adalah masa depan kebanggaan daerah dan bangsa,” kata Ipuk.

Ajang ini melengkapi deretan kegiatan pembinaan generasi muda yang terus digelar Banyuwangi. Mulai Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Geopark Downhill, Jagoan Banyuwangi, Smart Gasing, hingga Gandrung Sewu yang sukses memukau ribuan penonton.

“Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selalu berkomitmen dalam pengembangan minat dan bakat generasi muda. Baik di bidang olahraga, seni, maupun bidang lainnya,” kata Ipuk.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menuturkan, Kejurprov ini diikuti 22 tim putra dan 16 tim putri se-Jatim.

“Ini dengan harapan mencari bibit-bibit atlet untuk dipersiapkan ke Kejurnas nantinya. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan sukses,” ujar Rama.

Bupati Ipuk bersama Kapolresta juga memberikan semangat langsung kepada tim tuan rumah Lare Osing Banyuwangi yang ikut bertanding.

“Banyuwangi menerjunkan dua tim, baik putra dan putri. Kita berharap bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” harap Rama yang juga Ketua Umum PBVSI Banyuwangi.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kejuaraan ini tak hanya memupuk semangat olahraga, tetapi juga memberi dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata.

“Dengan hadirnya para atlet, ofisial, dan orang tua, tentu menumbuhkan iklim pariwisata serta menggerakkan UMKM di Banyuwangi,” imbuhnya. (*)

Jonatan Christie Raih Gelar Juara, Fajar - Fikri Runner Up Denmark Open 2025

Iki Radio - Jonatan Christie menang atas Shi Yu Qi dalam final Denmark Open 2025 di Jyske Bank Arena, Minggu (19/10) malam waktu Indonesia.

Jonatan kembali bertemu Shi Yu Qi yang merupakan rival lama di kancah badminton dunia. Sebelumnya, kedua tunggal putra andalan Indonesia dan China itu sudah 16 kali bertemu.

Jonatan yang menang sembilan kali atas Shi Yu Qi banyak membuat kesalahan sendiri pada awal gim pertama, berupa pengembalian yang melebar atau pukulan yang membuat kok menyangkut di net.

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan Shi Yu Qi menunjukkan kemampuan mengembangkan permainan dengan baik sehingga meraih lima poin beruntun.

Jonatan berusaha merespons, namun konsistensi permainannya belum optimal. Tunggal putra peringkat enam dunia itu pun kalah 13-21 pada gim pertama.

Geliat kebangkitan Jonatan terlihat pada gim kedua. Jonatan tampak bisa mendikte permainan Shi Yu Qi dan membukukan keunggulan 5-0.

Tak mau tertinggal lebih jauh dari Jonatan, Shi Yu Qi yang pernah menjadi kampiun di Denmark Open pada tiga tahun silam berupaya keluar dari tekanan.

Shi Yu Qi bisa meraih poin dan mendekati angka yang dikumpulkan Jonatan, namun skor bukan berarti menjadi imbang karena Jonatan juga bisa membukukan poin dan memimpin 11-6 pada interval gim kedua.

Jonatan berupaya mempertahankan ritme permainan yang membuat Shi Yu Qi kelimpungan. Shi Yu Qi yang kerap membuat kesalahan sendiri membuat poin Jonatan terus melaju kencang.

Selain memanfaatkan kesalahan Jonatan, Shi Yu Qi belum bisa menemukan formula tepat untuk meredam pebulutangkis tunggal putra nomor satu Indonesia itu.

Jonatan menang 21-15 pada gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Angin kebangkitan Jonatan masih terasa pada gim ketiga. Permainan jebolan PB Tangkas itu terus membuat Shi Yu Qi tertekan dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.

Sama seperti pada gim kedua, Jonatan sempat unggul 5-0 atas Shi Yu Qi pada gim ketiga. Jarak lima angka terjaga sampai skor 9-4. Shi Yu Qi kemudian bisa membenahi performanya.

Jonatan berupaya tetap meladeni Shi Yu Qi dan kemudian memimpin 11-8 pada interval gim.

Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, Jonatan mencoba terus menekan Shi Yu Qi. Sebaliknya Shi Yu Qi juga melakukan segalanya.

Shi Yu Qi pun mendekat ketika mengumpulkan 12 poin atau hanya tertinggal satu poin dari Jonatan. 

Jonatan kembali menata permainan dan tak mau terburu-buru. Saat penempatan-penempatan koknya diladeni Jonatan, justru Shi Yu Qi yang membuat kesalahan demi kesalahan.

Dari skor 13-12, kedudukan menjadi 18-12. Pertandingan tak segera berakhir. Shi Yu Qi mencoba memberi perlawanan terakhir.

Dengan permainan fokus, Jonatan menambah poin dan menciptakan championship point 20-15. Kegagalan Shi Yu Qi melakukan return service memastikan Jonatan menjadi juara Denmark Open 2025.

Ganda Putra Indonesia Harus Puas Di Posisi Runner Up Denmark Open 2025 

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri gagal meraih gelar juara Denmark Open 2025 setelah kalah melawan wakil Jepang Takuro Hoki / Yugo Kobayashi di final dengan skor 18-21, 21-15, 19-21, Minggu, 19 Oktober 2025. Duel kedua pasangan di Jyske Bank Arena, Orbaekvej itu berakhir sengit selama 1 jam 7 menit.

Fajar / Fikri mampu mengejar dua kali ketertinggalan. Ketika tertinggal empat poin, 6-10, mereka  bisa menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Berikutnya, mereka mampu mengejar ketertinggalan 11-16 dengan mengemas lima poin beruntun sehingga kedudukan sama, 16-16, tetapi tetap gagal memenangi game yang berakhir dengan 21-18. 

Di game kedua, Hoki / Kobayashi mengawali dengan unggul 6-2. Pasangan Jepang ini mampu terus unggul hingga kedudukan menjadi 10-14. Tetapi, seperti game sebelumnya, Fajar / Fikri mampu mengejar berkat empat poin beruntun yang didapat, 14-14 dan lalu 15-15. Setelah kedudukan ini, pasangan Indonesia unggulan ketujuh ini bisa menutup game dengan 21-15.

Pada game ketiga atau penentuan, Fajar / Fikri bisa unggul 5-1, sebelum disamakan oleh lawannya menjadi 9-9 dan sejak itu pertandingan semakin panas ketika Hoki / Kobayashi berbalik unggul hingga kedudukan beralih menjadi 16-19. 

Di angka kritis ini duel bertambah sengit, apalagi pasangan Indonesia ini kembali mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum pasangan Jepang itu menyudahi pertandingan dengan mengemas dua poin beruntun. Pengembalian bola dari Fikri yang tidak bisa menyeberang net mengakhiri perjuangannya bersama Fajar. Mereka kalah 19-21 di game ketiga.

Kekalahan ini membuat Fajar / Fikri gagal meraih gelar keduanya di Denmark Open 2025. Sebelumnya, mereka menjuarai China Open 2025 pada Juli lalu. Ini kali kedua mereka menghadapi kekalahan di final setelah Korea Open 2025 pada akhir September lalu.

Bagi Fajar, kekalahan ini membuatnya urung menambah gelar di Denmark Open setelah menjuarai turnamen Super 750 ini pada edisi 2022 saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Bagi Fikri, ini membuatnya menjadi finalis dalam dua kali di kejuaraan ini setelah pada 2023 ketika bersama Bagas Maulana. 

Top

Krisdayanti Siap Wakili Indonesia Pada Kejuaraan Wushu di China

Iki Radio - Diva ternama Indonesia, sekaligus mantan anggota DPR RI, Krisdayanti, siap mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Wushu Internasional yang diselenggarakan di Emeishan, China pada 14 hingga 20 Oktober 2025.

Keikutsertaan wanita berusia 50 tahun itu dalam kompetisi bergengsi ini terungkap melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Dalam postingan tersebut, Krisdayanti, yang akrab disapa KD, membagikan momen latihan terakhirnya menjelang keberangkatannya ke China.

"Berlatih layaknya bertanding,hari ini kami melakukan simulasi latihan terakhir sebelum berangkat untuk pertandingan international wushu di İmeishan China 14-20 Oktober nanti. Doakan Indonesia juara ,jiayou!!" tulis Krisdayanti pada unggahannya.

Unggahan tersebut juga menampilkan beberapa foto Krisdayanti yang mengenakan jaket kontingen Indonesia, serta kostum atlet wushu yang memeragakan gerakan-gerakan wushu dengan ornamen kipas sebagai senjata.

Sebelumnya, Krisdayanti mulai menunjukkan ketertarikannya pada wushu sejak pertengahan 2025, meski saat itu ia belum mengungkapkan niat untuk ikut dalam turnamen.

Keikutsertaan Krisdayanti dalam kejuaraan ini menunjukkan keseriusannya dalam menggeluti dunia olahraga wushu.

Semangat dan dedikasinya untuk Indonesia semakin membara, dan publik pun mendoakan agar KD dapat tampil maksimal di ajang tersebut.

"Ternyata atlet wushu👏top diva," ujar seorang netizen.

"Kan keren banget ini tiba-tiba jadi atlet aja dia," ucap netizen lainnya.

"Keren banget Mimi," kata netizen lainnya.

Dyah Ayu Rahmani, ASN Dindik Jatim Raih Perak Renang 100 Meter Gaya Bebas Putri

Iki Radio - Atlet Renang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dyah Ayu Rahmani berhasil meraih medali perak di nomor Women 31-41 100 LC Meter Freestyle dalam Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025 Sumatra Selatan. 

Ia sampai di finish dengan catatan waktu 1:11.53. Peringkat pertama ditempati oleh Yessy Venisia Yosaputra dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan catatan waktu 1:10.03. Sementara peringkat ketiga ada Ajeng Perwito Sari dari Lampung dengan catatan waktu 1:15.37. 

“Alhamdulillah, saya bahagia mendapat medali perak di nomor 100 Meter Gaya Bebas Putri. Ini sudah lebih dari cukup dengan keterbatasan waktu untuk persiapan dan intensitas latihan yang terhitung jarang. Cuma sebulan untuk berlatih, dua kali dalam seminggu,” ungkapnya. di Jakabaring Aquatic Stadium, Selasa (7/10/2025). 

Menurutnya, raihan perak ini sudah memenuhi target. “Insyaallah sudah memenuhi target. Juara 1 ditempati oleh Kemenpora dan dia baru saja sea games. Persaingan tadi cukup ketat di posisi 1, 2, dan 3. Ke depan kita akan mempersiapkan PORNAS KORPRI lebih matang lagi agar bisa juara pertama,” pungkasnya. 

Dyah Ayu Rahmani juga akan bertanding di nomor Women 31-41 50 LC Meter Breaststroke pada tanggal 8 Oktober 2025 dan Women 31-41 50 LC Meter Freestyle pada tanggal 9 Oktober 2025. 

Sebagai informasi, PORNAS XVII KORPRI Tahun 2025 Sumatra Selatan digelar dari tanggal 5 s.d. 11 Oktober 2025. Provinsi Jawa Timur juga ikut berlaga dengan mengirimkan 79 atlet, 14 pelatih, dan 25 ofisial. Jatim mengikuti 10 cabor yaitu Tenis Lapangan, Tenis Meja, Catur, Bulu tangkis, Gateball, Senam KORPRI, Balap Sepeda, Atletik Lari 5k, Renang, dan Bola Basket. 

Resmi Bercerai dari Pratama Arhan, Azizah Salsha: Doain Saja yang Terbaik

Iki Radio - Selebgram Azizah Salsha angkat bicara usai resmi bercerai dari pemain sepak bola Pratama Arhan.

Azizah Salsha di daerah Senopati, Jakarta Selatan

Tak banyak berkomentar mengenai perceraiannya, Azizah hanya meminta doa yang terbaik.

"Doain aja yang terbaik," kata Azizah di daerah Semanggi, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Azizah mengatakan, ia kini tengah fokus dengan kehidupan barunya.

"Lagi sibuk membahagiakan semuanya," ucap Azizah.

Putri anggota DPR Andre Rosiade itu juga enggan menanggapi pertanyaan lebih lanjut dari awak media mengenai perceraiannya.

"Enggak ada (yang mau disampaikan). Terima kasih. Terima kasih banget," tutur Azizah.

Sebagai informasi, Azizah menikah dengan Pratama Arhan pada 20 Agustus 2023 di Tokyo, Jepang.

Setelah dua tahun menjalin hubungan rumah tangga, keduanya pun memutuskan bercerai.

Perjalanan perceraian ini terbilang sangat cepat.

Gugatan yang didaftarkan pada 1 Agustus 2025 dikabulkan oleh hakim pada 25 Agustus 2025 dalam dua kali sidang.

Humas PA Tigaraksa sebelumnya menjelaskan bahwa proses ini dimungkinkan karena putusan dijatuhkan secara verstek, akibat pihak tergugat, Azizah Salsha, tidak pernah hadir di persidangan.

Dipastikan perceraian ini berjalan damai tanpa adanya sengketa tambahan.

Top

Jelang MotoGP, Menpora Erick Jamu Valentino Rossi di Jakarta

Iki Radio - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menjamu legenda balap motor dunia, Valentino Rossi, di Jakarta. Jamuan santap siang berlangsung di salah satu restoran di kawasan Senayan, Selasa (30/9/2025).

Pertemuan Menpora Erick dengan Rossi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Keduanya tampak menikmati hidangan sambil berbincang santai.

Kehadiran Rossi di Indonesia kali ini dengan status sebagai pemilik Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Di Jakarta, Rossi akan menyapa fans dan melakukan serangkaian kegiatan.

"Senang sekali bisa menyambut kehadiran Valentino Rossi, sang juara MotoGP tujuh kali yang datang ke Jakarta," ujar Menpora Erick.

Menpora Erick menyampaikan, momen kedatangan Rossi ke Tanah Air diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi dunia balap motor Indonesia. Disamping itu, legenda dengan julukan The Doctor tersebut sekaligus ingin melihat potensi pebalap muda Indonesia.

"Rossi mengaku sangat senang bisa kembali ke Indonesia dan menyapa para pecinta otomotif nasional. Rossi juga melihat potensi pebalap muda kita untuk bisa berprestasi di masa depan," jelas Menpora Erick.

Valentino Rossi sendiri merupakan eks pembalap MotoGP dengan fans terbanyak di Indonesia. Bahkan meski sudah pensiun, dia tetap mendapatkan sambutan yang luar biasa.

"Kedatangannya (Rossi) membuktikan bahwa para fans balap Indonesia merupakan penggemar yang sangat suportif dan siap mendukung serta meramaikan berbagai ajang balap internasional di Tanah Air," pungkas Menpora Erick.

Ikrar Talak, Pratama Arhan dan Azizah Salsha Resmi Diputus Cerai

Iki Radio - Setelah melewati masa sidang diam-diam, Pratama Arhan dan Azizah Salsha, atau yang akrab disapa Zize dinyatakan telah resmi bercerai. Kabar ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Arhan, yaitu Singgih Romi Gumilang bersama Adinda Dwi Inggradiah, di Pengadilan Agama Tigaraksa pada Senin (29-9-2025) kemarin.


Gugatan cerai Arhan sendiri sebelumnya sudah terdaftar dengan nomor perkara 4274/Pdt.G/2025/PA.Tgrs dan kini putusan tersebut telah sah dengan ikrar talak. Tidak heran kalau publik menjadi penasaran dengan cerita di balik keputusan perpisahan pasangan ini.

1. Resmi cerai secara ikrar

Pratama Arhan dan Azizah Salsha atau Zize akhirnya resmi berpisah lewat ikrar talak yang dibacakan di Pengadilan Agama Tigaraksa. Agenda ikrar talak ini menjadi momen penting yang menandai berakhirnya status pernikahan mereka secara hukum maupun agama.

Namun, Arhan sendiri tidak bisa hadir di persidangan tersebut. Ia diwakili oleh kuasa hukumnya, Singgih Romi Gumilang yang membacakan ikrar talak bait demi bait di hadapan hakim. Singgih menegaskanndengan ikrar talak ini maka rangkaian persidangan telah selesai, begitu pula dengan status rumah tangga Arhan dan Zize.

"Jadi dengan selesainya agenda talak ini, selesai sudah rangkaian persidangan. Dan itu pula berakhir hubungan pernikahan antara pemohon Arhan dan termohon Azizah dengan cerai talak," ujar Singgih dalam wawancara media.


2. Memastikan Zize dalam kondisi siap cerai

Salah satu hal penting dalam proses ikrar talak adalah memastikan pihak istri dalam kondisi suci atau tidak sedang menstruasi. Hal ini sesuai dengan aturan dalam hukum Islam agar talak yang dijatuhkan dianggap sah.

Kuasa hukum Arhan, Singgih, menyampaikan bahwa pada hari ikrar tersebut, Zize memang sudah dipastikan dalam keadaan suci atau siap cerai. Dengan begitu, ikrar talak pun dianggap sah secara agama dan hukum, sehingga keduanya resmi berpisah tanpa ada kendala teknis.

"Yang pasti memastikan pihak termohon dalam keadaan suci, atau tidak dalam keadaan berhalangan, sehingga ikrar talak menjadi salah menurut Islam," ucap Singgih.


3. Sudah tidak ada kecocokan

Penyebab perceraian ini bukan karena isu jarak atau long distance relationship (LDR), melainkan karena komunikasi yang sudah tidak berjalan dengan baik sejak tahun 2024. Menurut kuasa hukum, sudah sekitar setahun keduanya mengalami masalah komunikasi yang sulit diperbaiki.

Meski sempat mencoba memperbaiki hubungan berkali-kali, usaha itu tetap gagal. Kondisi ini membuat Arhan dan Zize akhirnya menyadari bahwa mereka sudah tidak cocok lagi untuk mempertahankan rumah tangga.

"Sebenarnya bukan karna LDR, ya, karna permasalahannya sudah dari sebelum itu. Sudah sekitar setahun komunikasinya tidak baik dan sudah berkali-kali bersama mencoba memperbaiki tapi tidak bisa," ungkap Singgih.


4. Arhan berharap cerai adalah putusan terbaik

Arhan sendiri tidak bisa menghadiri sidang ikrar talak karena kesibukan di klubnya. Seperti diketahui, ia sedang fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan Asia Elite Cup 2 yang akan digelar di Bangkok, Thailand pada 1 Oktober 2025 mendatang.

Lewat kuasa hukum lainnya, yaitu Adinda Dwi Inggardiah, Arhan menyampaikan bahwa ia berharap perceraian ini adalah keputusan terbaik untuk kedua belah pihak. Ia ingin proses ini menjadi jalan yang membawa keduanya ke arah yang lebih baik, meski harus berpisah.

"Ya Arhan hanya berharap ini adalah jalan terbaik buat kedua belah pihak," ungkap Adinda.


5. Tidak ada orang ketiga

Isu orang ketiga sempat ramai diperbincangkan publik. Namun, pihak kuasa hukum Arhan kembali menegaskan bahwa dalam pokok perkara tidak ada pembahasan soal perselingkuhan. Baik Arhan maupun Zize tidak pernah memasukkan masalah orang ketiga sebagai penyebab perceraian.

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa perpisahan keduanya murni karena masalah internal rumah tangga, bukan karena hadirnya pihak lain. Dengan begitu, publik bisa memahami bahwa isu tersebut tidak relevan dengan kasus perceraian ini.

"Dalam pokok permohonan kami tidak mencantumkan perihal tersebut (orang ketiga)," jelas Adinda.


6. Tidak ada tuntutan gono-gini

Kuasa hukum Arhan juga memastikan bahwa tidak ada tuntutan mengenai harta bersama atau gono-gini dalam perceraian Arhan dan Zize. Hal ini karena selama pernikahan mereka, keduanya belum dikaruniai anak dan tidak memiliki permasalahan terkait pembagian harta.

Proses perceraian pun berjalan lebih sederhana karena tidak melibatkan perebutan aset atau hak asuh. Jadi, perceraian ini murni sebatas perpisahan suami-istri tanpa ada tuntutan tambahan apa pun.

"Gono-gini tidak ada di dalam gugatan sama sekali. Jadi memang karena mereka berdua juga belum dikaruniai anak, jadi memang hanya murni perceraian saja," kata Adinda.


7. Menunggu aktra cerai

Meski proses persidangan sudah selesai, status resmi perceraian masih menunggu satu tahap terakhir, yaitu penerbitan akta cerai. Akta ini akan menjadi bukti sah bahwa pernikahan Arhan dan Zize telah berakhir secara hukum negara.

Kuasa hukum menyampaikan bahwa proses ini biasanya hanya tinggal menunggu waktu. Setelah akta cerai keluar, maka secara administratif dan hukum keduanya benar-benar lepas dari status pernikahan.

"Sudah selesai (proses sidang perceraian), hanya akan menunggu untuk penerbitan akta cerainya," tutup Adinda.(*)

close
Pasang Iklan Disini