Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Perkuat Layanan, PDAM Kabupaten Madiun Fokus Pemeliharaan dan Perluasan Jaringan

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun yang dikenal dengan sebutan PDAM Kabupaten Madiun, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun Imansyah Novianto, menyampaikan, saat ini pihaknya  fokus pada penguatan infrastruktur dan keandalan operasional, terutama dalam menghadapi tantangan penurunan debit air di sejumlah wilayah.

Imansyah Novianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengagendakan program pemeliharaan preventif secara rutin pada sumur-sumur bor milik PDAM.

Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif untuk mengantisipasi gangguan teknis.

"Kami telah mengagendakan pemeliharaan preventif sumur bor, khususnya di wilayah-wilayah yang secara geografis rawan mengalami penurunan debit air. Program ini sudah mulai dilaksanakan secara terjadwal untuk menjaga keandalan operasional pompa dan memastikan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Hingga periode Maret tahun ini, PDAM Kabupaten Madiun mencatatkan performa produksi yang cukup signifikan. Total produksi air dilaporkan telah mencapai lebih dari 3,6 juta m³.

Angka ini didukung oleh optimalisasi sumber air baku aktif yang saat ini menopang kebutuhan layanan bagi lebih dari 56 ribu pelanggan yang tersebar di wilayah Kabupaten Madiun.

Data ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam kapasitas distribusi, seiring dengan upaya PDAM dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air baku dan permintaan masyarakat yang terus meningkat.

Meski cakupan layanan terus meluas, Imansyah mengakui masih terdapat wilayah yang menjadi tantangan tersendiri, salah satunya adalah Kecamatan Kebonsari.  Hingga saat ini, layanan PDAM belum menjangkau wilayah tersebut secara maksimal.

Namun, Imansyah menegaskan bahwa wilayah Kebonsari dan daerah serupa telah masuk dalam peta jalan pengembangan infrastruktur ke depan.

"Khususnya di Wilayah Kecamatan Kebonsari, saat ini kami memang belum bisa memberikan layanan secara penuh. Namun, kami pastikan bahwa PDAM akan terus memperluas jaringan distribusi air bersih. Target utama kami adalah menjangkau rumah tangga di daerah rawan kekeringan serta wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani," imbuhnya.

Upaya perluasan jaringan dan pemeliharaan alat ini merupakan bagian dari visi besar PDAM Kabupaten Madiun, untuk menghadirkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan.

PDAM Kabupaten Madiun menyadari bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan instrumen penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok kabupaten.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan masalah kekeringan di titik-titik rawan dapat teratasi secara permanen, sekaligus meningkatkan taraf hidup warga melalui infrastruktur air minum yang handal dan modern.(ir)

Lantik 22 Pejabat, Wabup Balangan Tekankan Kerja Nyata untuk Masyarakat

Iki Radio - Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan sekadar formalitas, melainkan amanah untuk menghadirkan kinerja nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya usai pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan 19 pejabat Administrator dan Pengawas serta tiga pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, bekerja di lingkungan pemerintahan bukan sekadar mengejar target administrasi, tetapi memastikan setiap program mampu menciptakan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

"Bekerja bukan sebatas untuk mencapai target, tetapi juga memastikan dampak positifnya harus terbentuk, berjalan, dan terasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan dedikasi, tanggung jawab, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dengan baik.

"Kami minta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Balangan untuk benar-benar membuktikan kemampuan dalam menangani tugas-tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing,"imbuhnya.

Wakil Bupati juga berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan semakin baik.

Ngantor di Desa, Bupati Banyuwangi Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan

Iki Radio - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melaksanakan program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) dengan rangkaian kegiatan di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di tiga desa, yakni Kradenan, Purwoharjo, dan Glagahagung, dengan menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat.

Program ini mencakup layanan kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

Kegiatan diawali di Balai Desa Kradenan dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan tenaga medis spesialis. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk layanan penyakit dalam, kebidanan, dan jantung.

“Melalui layanan ini, masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat langsung memperoleh rujukan,” ujar Ipuk.

Ia menegaskan, program tersebut bertujuan mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa tanpa harus ke pusat kota.

Selain kegiatan layanan kesehatan, Ipuk juga mengunjungi warga yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja. Ia meminta agar warga tersebut segera mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

“Pemerintah memastikan pembiayaan ditanggung sesuai ketentuan. Kami berharap yang bersangkutan dapat segera pulih,” katanya.

Di Desa Purwoharjo, Ipuk menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas berupa kursi roda, alat bantu jalan, dan tongkat kepada puluhan penerima. Penyerahan bantuan serupa juga dilakukan di desa lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan potensi ekonomi lokal, seperti budidaya ikan lele serta pengembangan pertanian hidroponik. Pemerintah daerah mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui optimalisasi potensi tersebut.

Selain itu, bantuan bibit tanaman juga disalurkan kepada petani dalam upaya mendukung sektor pertanian terpadu.

Program Bunga Desa juga menyasar sektor pendidikan. Bupati meninjau kegiatan pembelajaran di sekolah serta memberikan edukasi kepada tenaga pendidik dan siswa, termasuk terkait kesehatan dan wawasan kebangsaan.

Kegiatan turut dilengkapi dengan sosialisasi mitigasi bencana serta edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah membuka layanan konsultasi bagi perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta pengelola Badan Usaha Milik Desa.

Melalui program ini, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan publik secara terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, pembayaran pajak, perizinan usaha, hingga layanan kesehatan.

Program Bunga Desa diharapkan mampu mempercepat pemerataan pelayanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. (*)

 

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Madiun: "Miskin Struktur, Kaya Fungsi" Menjadi Target Utama

Iki Radio - Teka-teki mengenai pengisian kursi jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Madiun akhirnya terjawab. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, resmi melantik Sigit Budiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026).

Prosesi pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda administratif rutin, namun juga sarat akan makna filosofis dan simbolis yang mencuri perhatian publik.

Ada pemandangan berbeda dalam pelantikan kali ini. Sigit Budiarto mengucap sumpah jabatan di atas hamparan karpet hitam yang ditaburi bunga melati segar. Dalam budaya Jawa, perpaduan ini bukan sekadar estetika.

Warna hitam melambangkan kewibawaan, otoritas, dan kedalaman berpikir seorang pemimpin dalam menghadapi kompleksitas masalah.

Sementara itu, taburan melati menyimbolkan kemurnian niat dan integritas dalam melayani masyarakat.

Perpaduan ini menjadi pengingat bagi Sekda baru bahwa kepemimpinan yang ideal adalah kombinasi antara kecakapan manajerial (otot) dan kemurnian jiwa (hati).

Sementara di halaman Pendopo Muda Graha tampak penuh oleh puluhan karangan bunga dari berbagai instansi, dinas, pejabat vertikal, hingga pelaku usaha. Menariknya, selain papan bunga konvensional, beberapa kolega mengirimkan ucapan selamat dalam bentuk bibit pohon, sebagai simbol harapan akan pertumbuhan dan keberlanjutan pembangunan di bawah administrasi yang baru.

Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa terpilihnya Sigit Budiarto telah melalui prosedur ketat sesuai regulasi Kemendagri. Bupati mengibaratkan peran Sekda layaknya seorang "Dirigen" atau Direktur Utama dalam sebuah orkestra pemerintahan.

"Pak Sekda harus menjadi teladan. Apa yang dikatakan tidak boleh sembarangan, karena akan menjadi teladan bagi seluruh ASN di Kabupaten Madiun," tegas Bupati Hari Wuryanto.

Bupati juga memuji rekam jejak Sigit yang dinilai inovatif, terutama saat membawa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) meraih penghargaan tingkat kementerian.

Usai dilantik, Sigit Budiarto menyatakan akan langsung "tancap gas". Fokus utamanya adalah mewujudkan visi Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Ia mengusung jargon birokrasi "Miskin Struktur, Kaya Fungsi" melalui rencana penggabungan (merger) dinas-dinas yang memiliki tugas bersinggungan demi efisiensi anggaran.

Namun, tantangan besar sudah menanti. Sigit mengungkapkan bahwa pembangunan fisik di Kabupaten Madiun saat ini sedang melambat akibat dampak geopolitik global di Selat Hormuz.

Hal ini memicu lonjakan harga aspal dan beton yang menyebabkan banyak proyek gagal lelang karena harga pasar melampaui Standar Harga Satuan (SHS).

"Kami akan segera berkoordinasi dengan BPK mengenai penyesuaian SHS agar proyek infrastruktur bisa kembali berjalan namun tetap akuntabel," pungkas Sigit.

Selain fokus pada infrastruktur dan efisiensi, Sigit juga akan memprioritaskan pengisian kekosongan jabatan di sejumlah OPD dan peningkatan tipe BPBD untuk memperkuat tata kelola pemerintahan Kabupaten Madiun ke depan.(ir)

 

Slamet Rijadi, S.Sos., M.Pd Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun

 


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun

Slamet Rijadi, S.Sos., M.Pd

Mengucapkan

Selamat & Sukses

Atas Pelantikan

Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si

Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun


Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun

 


Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun

Mengucapkan selamat dan sukses

Pelantikan Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si

Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun

Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Madiun

 


Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun

Mengucapkan

Selamat dan Sukses

Atas Pelantikan

Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si

Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun

close
Pasang Iklan Disini