Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Kebakaran Toko Oli di Madiun, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Iki Radio – Kebakaran hebat melanda sebuah toko oli di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun pada Rabu (6/5/2026) siang. 

Kobaran api yang mengamuk dengan cepat melahap seluruh bangunan beserta isinya.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.05 WIB. Menurut keterangan, pemilik toko pertama kali melihat kepulan asap tebal yang disusul dengan kobaran api dari bagian dalam bangunan.

Melihat api yang terus membesar, pemilik toko sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. 

Namun, banyaknya material yang mudah terbakar seperti pelumas (oli) dan ban membuat api sulit dikendalikan. 

Pemilik akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun untuk meminta bantuan.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengonfirmasi bahwa personelnya tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 13.28 WIB.

"Tim langsung melakukan upaya pemadaman intensif setibanya di lokasi. Sekitar satu jam penanganan, api baru benar-benar bisa dipadamkan sepenuhnya," ujarnya.

Proses pemadaman diakui tidak berjalan mudah. Andy menjelaskan bahwa karakteristik barang di dalam toko yang didominasi zat cair mudah terbakar menjadi faktor utama api sulit dijinakkan. 

Selain itu, faktor cuaca juga memperburuk keadaan.

“Api cepat membesar karena dipicu oleh angin kencang di lokasi dan banyaknya barang di dalam toko yang memang sangat mudah terbakar (flammable). Hal ini membuat perambatan api menjadi sangat cepat ke seluruh bagian bangunan,” jelasnya lebih lanjut.

Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, petugas menduga kuat bahwa musibah ini dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu instalasi kabel bangunan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini karena pemilik dan warga sekitar berhasil menjauh saat api mulai membesar. 

Namun, secara materiil, kerugian yang diderita sangat besar.

“Bangunan dan seluruh isi toko habis terbakar tanpa sisa. Estimasi kerugian material yang dialami pemilik toko ditaksir mencapai Rp100 juta,” tutup Andy.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(ir)


Kolaborasi Seni dan Pendidikan, Banyuwangi Hidupkan Hardiknas Lewat Kuntulan Ewon

Iki Radio - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berlangsung meriah dan inklusif dengan melibatkan ribuan masyarakat dalam pesta rakyat pendidikan di Taman Blambangan, Sabtu (2/5/2026).

Momentum ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan seni budaya yang menghadirkan pembelajaran kontekstual sekaligus memperkuat karakter peserta didik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menilai perayaan Hardiknas di Banyuwangi sebagai salah satu yang paling semarak di Indonesia. “Ini peringatan Hari Pendidikan Nasional yang paling meriah se-Indonesia,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang mampu menghadirkan peringatan Hardiknas secara khidmat sekaligus menggembirakan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini dalam rangka memajukan dan mencerdaskan bangsa menuju Indonesia yang maju dan bermartabat,” tambahnya.

Daya tarik utama perayaan ini adalah pagelaran seni kolosal “Kuntulan Ewon” yang melibatkan lebih dari 1.100 pelajar lintas jenjang pendidikan. Terdiri dari sekitar 600 pemusik dan 500 penari, pertunjukan tersebut memadukan harmoni gerak, musik, dan vokal yang sarat pesan pendidikan karakter, kebersamaan, dan keberagaman.

Penampilan ini menjadi contoh konkret integrasi pendidikan dengan pelestarian budaya lokal, sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda Banyuwangi untuk menampilkan potensi mereka.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Mendikdasmen turut bergabung bersama para pelajar menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”, yang merefleksikan nilai persahabatan dan semangat belajar yang menyenangkan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini dirancang sebagai kolaborasi lintas sektor, melibatkan pelajar, guru, seniman, dan budayawan dalam satu panggung.

“Hardiknas kami kemas bersama atraksi Kuntulan Ewon sebagai wujud kolaborasi pendidikan dan budaya. Lebih dari seribu pelajar terlibat dalam pertunjukan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya pendidikan yang inklusif dan menghargai keberagaman potensi setiap anak. “Mari kita hargai setiap potensi anak. Mereka memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia,” tuturnya.

Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi menunjukkan bahwa pendidikan dapat dihadirkan secara lebih dekat, menyenangkan, dan partisipatif. Dari ruang kelas hingga ruang publik, semangat belajar, kreativitas, dan kebersamaan menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hardiknas 2026 : KPK Tegaskan Pendidikan Jadi Fondasi Utama Pencegahan Korupsi

Iki Radio - Di tengah upaya penindakan kasus korupsi yang terus berjalan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa kunci utama pemberantasan korupsi justru terletak pada pendidikan. Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai sebagai titik refleksi untuk memperkuat integritas sebagai fondasi dalam sistem pendidikan nasional.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa korupsi tidak hanya lahir dari peluang, tetapi juga dari cara pandang, nilai, dan kebiasaan yang terbentuk sejak dini. “Pendidikan adalah cara paling mendasar untuk memastikan korupsi tidak terus berulang. Dari sanalah nilai dan kebiasaan dibentuk, jauh sebelum seseorang dihadapkan pada godaan kekuasaan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

KPK menempatkan pendidikan sebagai salah satu dari tiga strategi utama pemberantasan korupsi, selain pencegahan dan penindakan. Jika penindakan bekerja di hilir, maka pendidikan berfungsi menjaga hulu agar tetap bersih dari praktik penyimpangan.

Pendekatan ini diwujudkan melalui integrasi Pendidikan Antikorupsi (PAK) di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi. Tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, PAK diarahkan untuk membentuk karakter melalui sembilan nilai integritas, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Langkah tersebut diperkuat dengan peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi untuk perguruan tinggi dan tenaga pengajar pada Maret 2026. Instrumen ini dirancang untuk memastikan standar pengajaran yang lebih merata di berbagai kampus. Hingga saat ini, sekitar 80 persen perguruan tinggi telah mengintegrasikan pendidikan antikorupsi dalam proses pembelajaran.

Selain kurikulum, KPK juga mengembangkan pendekatan berbasis data melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan. Survei ini berfungsi memotret kondisi nyata sektor pendidikan, mengidentifikasi area rawan korupsi, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Ruang belajar seharusnya menjadi tempat paling aman bagi nilai integritas. Jika di sana saja sudah ada kompromi, maka kita sedang menanam masalah sejak awal,” kata Budi.

Untuk itu, KPK mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam SPI Pendidikan 2026 yang berlangsung pada 13 April hingga 31 Juli 2026. Responden terpilih akan menerima undangan resmi melalui pesan WhatsApp tanpa dipungut biaya.

Di luar pendidikan formal, KPK juga menggerakkan pendidikan informal melalui berbagai inisiatif seperti festival film antikorupsi dan kampanye publik. Upaya ini menegaskan bahwa pendidikan integritas tidak terbatas di ruang kelas, tetapi hidup dalam keseharian masyarakat.

KPK meyakini, pendidikan antikorupsi merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak instan, tetapi berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memahami nilai kejujuran, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak setiap bentuk penyimpangan.

Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia yang bersih tidak cukup melalui penindakan, tetapi harus dimulai dari pembentukan karakter sejak dini. Integritas, pada akhirnya, bukan sekadar diajarkan, melainkan ditumbuhkan dan diwariskan sebagai budaya bangsa.

10 Pohon Tumbang, Satu Motor Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang Yang Melanda Kota Madiun

Iki Radio - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Madiun, pada Kamis sore (30/4/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya 10 pohon tumbang di berbagai wilayah, memicu kerusakan material, dan sempat melumpuhkan akses jalan di beberapa titik.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, kerusakan paling parah ada di Kecamatan Manguharjo dengan total delapan titik pohon tumbang. 

Sementara itu, Kecamatan Taman dan Kecamatan Kartoharjo masing-masing mencatat satu titik kejadian.

Salah satu insiden yang cukup menonjol terjadi di kawasan Taman Bantaran. Selain menutup akses jalan utama, pohon yang tumbang di lokasi tersebut juga menimpa kabel Penerangan Jalan Umum (PJU). 

Beban pohon yang besar mengakibatkan tiang PJU ikut roboh.

Di lokasi yang sama, satu unit sepeda motor milik pengunjung yang tengah terparkir dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang pohon.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Yusuf Asmadi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan evakuasi secara terpadu.

"Terkait pohon tumbang di beberapa titik, penanganan dilakukan bertahap. Sebagian besar sudah tertangani, terutama yang mengganggu akses jalan," ujar Yusuf saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Proses penanganan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari BPBD Kota Madiun, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Personel TNI dan Relawan.

Evakuasi dilakukan dengan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin, pembersihan material dari badan jalan, serta pengamanan area di sekitar instalasi listrik yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. 

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang, serta jangan memarkir kendaraan di area yang rawan tumbang," tegas Yusuf.

Selain itu, warga juga disarankan untuk aktif melaporkan jika melihat pohon yang sudah rapuh atau berpotensi tumbang di lingkungan sekitar sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(ir)


KLH Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Peluang Ekonomi Karbon di Sulawesi Tenggara

Iki Radio - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong sektor persampahan menjadi peluang strategis pengembangan nilai ekonomi karbon di daerah guna menekan emisi gas rumah kaca sekaligus mempercepat pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di Sulawesi Tenggara.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto, mengatakan persoalan sampah saat ini tidak dapat dipisahkan dari isu perubahan iklim. “Limbah padat domestik berkontribusi besar terhadap emisi, terutama dari praktik open dumping di TPA. Karena itu, pengelolaan sampah perlu dilihat sebagai bagian dari solusi iklim, sekaligus peluang ekonomi melalui skema nilai ekonomi karbon,” ujar Ary dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (30/4/2026)

Ia menjelaskan, timbulan sampah di Sulawesi Tenggara mencapai sekitar 1.394 ton per hari, namun baru sekitar 26 persen yang terkelola. Sisanya masih belum tertangani secara optimal.

Menurut Ary Sudijanto, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan sampah tidak cukup hanya melalui pembangunan fasilitas, tetapi juga membutuhkan penguatan tata kelola dan optimalisasi sistem.

Dari total 167 sarana pengelolaan sampah yang tersedia di Sulawesi Tenggara, hanya 110 fasilitas yang aktif dengan kapasitas sekitar 365 ton per hari.

KLH/BPLH mendorong pendekatan pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga penguatan bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Selain itu, pengelolaan sampah juga diarahkan untuk mendukung ekonomi sirkular dan penurunan emisi karbon.

Ary menambahkan, sektor persampahan ke depan berpotensi menjadi salah satu sumber pembiayaan alternatif bagi pemerintah daerah melalui kebijakan nilai ekonomi karbon. “Melalui kebijakan nilai ekonomi karbon, berbagai inisiatif seperti pemanfaatan biogas di TPA, pengolahan sampah menjadi energi, hingga pemanfaatan biomassa bisa dikembangkan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga peluang ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Fadlansyah berharap forum koordinasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara dapat menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi karbon.

KLH/BPLH optimistis dengan dukungan berbagai pihak, Sulawesi Tenggara dapat mempercepat peningkatan pengelolaan sampah sekaligus memanfaatkan potensi nilai ekonomi karbon secara optimal guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Lantik 22 Pejabat, Wabup Balangan Tekankan Kerja Nyata untuk Masyarakat

Iki Radio - Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan sekadar formalitas, melainkan amanah untuk menghadirkan kinerja nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya usai pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan 19 pejabat Administrator dan Pengawas serta tiga pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, bekerja di lingkungan pemerintahan bukan sekadar mengejar target administrasi, tetapi memastikan setiap program mampu menciptakan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

"Bekerja bukan sebatas untuk mencapai target, tetapi juga memastikan dampak positifnya harus terbentuk, berjalan, dan terasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan dedikasi, tanggung jawab, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dengan baik.

"Kami minta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Balangan untuk benar-benar membuktikan kemampuan dalam menangani tugas-tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing,"imbuhnya.

Wakil Bupati juga berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan semakin baik.

Penampilannya Berubah, Ria Ricis Beri Klarifikasi soal Operasi Hidung: Kecantikan Juga, Kesehatan Juga

Iki Radio - Penampilan Ria Ricis yang berubah menjadi sorotan publik. Sang artis kini memberikan klarifikasi soal operasi hidung, singgung soal kecantikan dan juga kesehatan.


Ria Ricis kini menjadi sorotan setelah penampilan terbarunya dinilai berbeda, terutama pada bagian wajah, yang mana bagian hidung terlihat lebih mancung dan tegas.

Hal itu membuat tak sedikit warganet yang mengaku pangling melihat penampilan ibu satu anak tersebut, hingga ada yang menduga Ricis melakukan prosedur operasi plastik. Lantaran tak ingin asumsi publik simpang siur, Ricis akhirnya memberikan klarifikasinya.

Klarifikasi Ria Ricis

Ria Ricis menjelaskan bahwa tindakan yang dijalaninya bukan semata demi estetika. Melainkan juga berkaitan dengan kondisi kesehatan yang sudah cukup lama dialaminya.

"Alhamdulillah kemarin naikin (hidung) sedikit, sekalian karena (sakit) radio frekuensi konka dan polip," ujar Ricis, dikutip dari Tribun Seleb.

Ricis mengatakan jika keluhannya tersebut sudah berlangsung cukup lama. Sehingga melakukan operasi merupakan pilihan yang tepat.

"Udah dari berapa tahun yang lalu ya waktu itu. Dari udah 5 tahun lebih sebenarnya. Susah bernapas, tulang bengkok. Polip, konka," jelasnya.

Lebih lanjut, pemilik nama asli Ria Yunita ini menyebut bahwa kondisi serupa mungkin juga dialami banyak orang. Ia juga mengungkap kondisinya saat ini.

"Tapi aku yakin banyak juga yang merasakan hal serupa gitu."

"Jadi karena masih bengkak banget, orang bilang mata, bibir, apa semua jadi. Tapi ya enggak, hidung doang, cuman memang karena masih bengkak banget, jadi ya ini masih agak berubah-ubah gitulah mukanya. Tapi kata dokternya 2 sampai 3 bulan kempes."

"Kecantikan juga, kesehatan juga. Dan alhamdulillah sekarang dengan hasil, walaupun masih bengkak, tapi alhamdulillah happy juga," jelasnya.

Kini Ria ricis tampil dengan penampilan barunya setelah disebut lakukan operasi. Sang artis kini memberikan klarifikasi soal operasi hidung. Hal itu ia lakukan demi kesehatan dan kecantikan. (*)

 

PT KAI Lakukan Evaluasi Menyeluruh Pascakecelakaan di Bekasi Timur

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia memastikan telah melakukan evaluasi menyeluruh, baik internal maupun eksternal, pascakecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur, termasuk mendukung proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa langkah evaluasi dilakukan untuk memperkuat aspek keselamatan operasional serta meningkatkan koordinasi dengan regulator dan pihak terkait.

“Evaluasi kami lakukan secara internal dan eksternal untuk memastikan peningkatan keselamatan serta mendukung penuh investigasi KNKT yang nantinya akan menyampaikan penyebab dan rekomendasi resmi,” ujarnya kepada pers di lokasi, Rabu (29/4/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban jiwa dan gangguan perjalanan kereta.

Berdasarkan data terbaru, total korban mencapai 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 mengalami luka-luka. Dari jumlah korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara 53 lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

PT KAI turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap seluruh korban luka dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga. Selain itu, PT KAI mengapresiasi perhatian pemerintah, termasuk Presiden dan jajaran kementerian, yang telah memberikan arahan langsung terkait penanganan korban dan pemulihan layanan transportasi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban, seperti Basarnas, TNI, Polri, serta berbagai rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya.

Terkait pemulihan operasional, jalur kereta telah dibuka secara bertahap. "Jalur hilir sudah dapat dilalui kereta jarak jauh sejak dini hari, sementara jalur hulu telah dibersihkan dari puing-puing dengan pembatasan kecepatan sementara 30 km per jam," jelasnya. 

Sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, layanan KRL lintas Cikarang direncanakan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman, dengan frekuensi yang sama seperti sebelumnya.

PT KAI menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap proses pemulihan layanan. “Tidak ada toleransi terhadap penurunan standar keselamatan. Kami memastikan seluruh aspek telah aman sebelum layanan dibuka kembali,” tegas Bobby.

Sebagai bagian dari penanganan pascakejadian, PT KAI juga membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama 14 hari ke depan untuk membantu korban dan keluarga.

PT KAI berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

close
Pasang Iklan Disini